Saya pikir balikpapan tidak miskin air,,,,
Aquifer belt sepanjang pantai timur kalimantan dari bontang sampai bpn asal
bisa dimanfaatkan dengan baik
pasti mencukupi kebutuhan air khususnya di musim kemarau....
Buktinya di sekitar gunung sari ada satu sumur bor yang selalu dipadati
mobil tanki air ketika musim kemarau tiba.
Saat ini setahu saya pemda sedang melakukan penambahan sumur bor di lebih
dari 5 titik untuk mengatasi krisis air....

Solusi lain barangkali menyalurkan air dari sungai mahakam (dan sungai2
besar lainnya).
Mungkin ini bisa dikatagorikan sebagai resources yang 'tidak terbatas'.
Tentunya salah satu kendalanya adalah biaya instalasi pipa sepanjang
ratusan km dari samarinda ke bpn,,,,

ras


[EMAIL PROTECTED] menulis:  Mas Agus....

water cut...kalau sumurnya sudah tidak berproduksi (no hc )  dan fieldnya
sudah ditinggalkan , mungkin  ya...bisa dipakai....
tapi apa lalu punya biaya untuk perforasi (karena umumnya fresh water zone
itu ditutup) , maintain well, water treatment  ..lalu penyaluran air ke
lingkungan sekitarnya...
kalau ngebor khusus untuk air dengan kedalaman 3000 m kayaknya enggak ada
yang mau deh...

problem air di balikpapan cenderung karena pemanfaatan air tadah hujan
sebagai sumber pdam....jadi kalau enggak hujan ya enggak ada air...
sedang air tanah cenderung banyak Fenya sehingga pemrosesannya butuh biaya
yang lebih besar....

Sekarang ada aturan tidak langsung bahwa perumahan harus punya instalasi
water treatment sendiri karena pdam tidak mampu menyediakannya

Kalau emang punya duit dan "mau"..kaltim kan dipinggir laut....bikin aja
instalasi kayak di arab sana....

emang balikpapan itu kaya minyak tapi miskin air...

Regards

Kartiko-Samodro
Telp : 3852



This e-mail (including any attached documents) is intended only for the
recipient(s) named above.  It may contain confidential or legally
privileged information and should not be copied or disclosed to, or
otherwise used by, any other person. If you are not a named recipient,
please contact the sender and delete the e-mail from your system.


---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
Komisi Sedimentologi (FOSI) : Ratna Asharina 
(Ratna.Asharina[at]santos.com)-http://fosi.iagi.or.id
Komisi SDM/Pendidikan : Edy Sunardi(sunardi[at]melsa.net.id)
Komisi Karst : Hanang Samodra(hanang[at]grdc.dpe.go.id)
Komisi Sertifikasi : M. Suryowibowo(soeryo[at]bp.com)
Komisi OTODA : Ridwan Djamaluddin(ridwan[at]bppt.go.id atau [EMAIL PROTECTED]), 
Arif Zardi Dahlius(zardi[at]bdg.centrin.net.id)
Komisi Database Geologi : Aria A. Mulhadiono(anugraha[at]centrin.net.id)
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke