Daerah Bedugul-Bali secara geologinya merupakan sebuah kaldera. Di cekungan kaldera ini, terdapat 3 danau dan tidak memiliki sungai sebagai sumber imbuhannya, secara hipotetik sumber isian danau ini adalah hujan atau airtanah. Dalam konsep hidrologi bisa dikatakan bahwa cekungan Bedugul ini adalah suatu sistem hidrologi yang tertutup. Akan sangat menarik apabila dalam penyusunan konsep eksploitasinya telah dilakukan simulasi bagaimana `gangguan` dari sistem pemanfaatan energi uap ini terhadap sistem hidrologi yang saat ini ada. Kebetulan saya pernah diskusi dengan salahsatu peneliti dari Udayana, bahwa saat ini di Bedugul sedang mengalami masalah sedimentasi yang cukup intensif di Danau Bratan, akibat perubahan tata ruang yang sedang berlangsung (minus PLTPB). Mohon pencerahannya.... Salam, Fajar (8441) PS : Orang Bali benar-benar `eco-friendly`, bangunannya-pun tidak boleh lebih tinggi dari pohon kelapa tertinggi.
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com

