Tenaga Kerja Nasional Harus Menjadi Key Person
  PROFESIONAL PERMINYAKAN SESALKAN KESEPAKATAN CEPU
   
  Jakarta, 14 Maret 2006
   
  Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) dan Himpunan Ahli geofisika Indonesia 
(HAGI) sebagai profesional perminyakan beranggotakan lebih dari 3000 ahli 
geologi/geofisik baik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan 
mancanegara menyesalkan kesepakatan yang dicapai dalam pengelolaan Blok Cepu. 
Kesepakatan tersebut tidak mencerminkan proporsi yang maksimal untuk tenaga 
ahli Indonesia dalam menduduki posisi kunci. Adanya organisasi General Manager 
dan Deputi serta Manager dan Wakil Manager tidak lazim dikenal di dunia 
perminyakan. Maksimalisasi tenaga kerja Indonesia bukan hanya pada level teknis 
pelaksana namun juga pada semua diperlukan keterlibatan pada level finansial, 
manajerial, dan bidang-bidang penunjang lainnya. Oleh karena itu dukungan semua 
komponen bangsa, terutama Pemerintah dan Rakyat, seharusnya diberikan kepada 
anak bangsa sendiri sebagai preferensi bernegara.
   
  IAGI dan HAGI meminta dan menyerukan agar keputusan penting yang menyangkut 
hajat hidup orang banyak di Republik Indonesia sudah seharusnya berbasiskan 
pendekatan yang adil dan jujur melalui penilaian teknis, pendekatan hukum 
Indonesia yang berlaku dan pemihakan kepada kepentingan bangsa dan rakyat 
Indonesia. Pengelolaan migas Blok Cepu harus mengikuti kaidah aturan hukum 
Indonesia dengan transparan dalam kontrol yang bertanggungjawab.
   
  Pengelolaan blok Cepu oleh potensi nasional (sendiri) akan jauh lebih 
memberikan manfaat dan keuntungan bagi negara dengan biaya operasi dan 
investasi (cost recovery) yang jauh lebih efisien dengan ketentuan dari 
standard Migas. Dari sisi kemampuan teknis tenaga ahli dalam negeri 
eksistensinya cukup diakui di mancanegara, terbukti saat ini ada lebih dari 80 
orang geoscientist Indonesia bekerja di perusahaan minyak Malaysia, ada  
puluhan lainnya yang bekerja Timur Tengah, Eropa dan Amerika Serikat. Anggota 
IAGI dan HAGI yang tercatat bekerja di Pertamina terdiri dari 187 Orang lulusan 
S2 dan S3 dari perguruan tinggi terkemuka Amerika (Colorado, Dallas, College 
Station Texas, Austin, Oklahoma) dan Australia serta 1115 orang S1 lulusan 
perguruan tinggi terkemuka Indonesia dan luar negeri dinilai sangat memenuhi 
untuk menunjang pengembangan Lapangan di Blok Cepu secara teknis.
   
  Dari aspek Leadership/Managerial beberapa Joint Operating Body (JOB) antara 
Pertamina dengan para  partnernya selama ini telah terbukti berkontribusi dalam 
produksi minyak dan gas bumi nasional dimana management dari para JOB tersebut 
didominasi oleh SDM dari Pertamina. Dari sisi financial, kemampuan nasional 
dapat dan mampu diberdayakan karena selama ini Pertamina sebagai persero selalu 
mendatangkan laba dimana laba bersih didominasi berasal dari sektor  hulu. 
Selain itu brand Pertamina dinilai cukup atraktif untuk meng-create project 
financing guna pendanaan proyek-proyek pengembangan lapangan minyak.
   
  Secara geologi dan geofisika, eksplorasi dan pengembangan lapangan minyak di 
Blok Cepu bukanlah sesuatu yang istimewa mengingat petroleum system yang 
identik dengan yang terdapat pada Blok Cepu telah ditemukan dan berproduksi 
seperti pada lapangan Mudi dan Sukowati yang lokasinya berdekatan dengan Blok 
Cepu, dimana dalam penemuan dan pengembangan kedua lapangan tersebut kontribusi 
tenaga ahli Indonesia khususnya dari Pertamina sangat besar. Secara teknis 
pengalaman panjang bangsa Indonesia dalam melakukan pengembangan lapangan 
minyak bukanlah sesuatu yang luar biasa. Melalui kekayaan SDM yang dimiliki, 
Bangsa Indonesia mampu mengelola Blok Cepu dengan pengembangan sesuai target 
yang diharapkan pemerintah
   
  Dalam eksplorasi dan pengembangan lapangan minyak dan gas bumi, tiga hal yang 
perlu diperhatikan yaitu dukungan kemampuan teknis SDM, dukungan aspek 
leadership/manajerial  yang matang dan ditunjang oleh kemampuan financial yang 
memadai. 
   
   
   
  Juru Bicara Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
  Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)
   
  Abdul Mutalib Masdar

                
---------------------------------
Yahoo! Mail
Bring photos to life! New PhotoMail  makes sharing a breeze. 

Kirim email ke