>

  Indro

  Heureuy teh sehat , tapi kalau kontrak - nya sudah KKS (PSC /KPS
  kalo baheula mah)  dianggap keneh TAC eta mah sanes heureuy tapi TUNDUH !
  Eh tong bendu- nya , kan sayah oge cuman heureuy, heheheheheh.

  Si-Abah

___________________________________________________________________________


  Rame....Hebring....Bodor....Seruh !!!
> Itu Komentar dari Komunitas Tukang Heureuy Indonesia ttg Cepu Block yang
> baru saja operatorshipnya selama 30 tahun mendatang dikangkangi Exxon
> Mobil.
> Puas dan pada saat bersamaan lieur kita mendapatkan asupan gizi yang
> berlimpah dari berbagai sumber dan pakar yang mahfum abiz tentang blok
> cepu,
> mulai dari asosiasi arek si anak teler, asosiasi tukang gali lubang,
> asosiasi tukang batu, asosiasi tukang dpr, asosiasi tukang nego,asosiasi
> tukang jubir, asosiasi tukang kepdes, asosiasi tukang regulasi, dan
> asosiasi
> rame-rame kita sehat...
>
> Kita lupa..it was done deal, G to G deal yang dipayungi kesepakatan dan
> kontrak yang mengikat adalah mainan yang bukan main-main ( walaupun masih
> ada kemungkinan para ahli kita yang Tob Abiz bisa melihat celah hukum yang
> ilegal). Sekarang apa sih yang masih mungkin dilakukan ???? Simple atau
> kata
> hebringnya sih buat saya yang awam bukan sesuatu yang istimewa (
> inga...inga...kita punya sdm yang mumpuni !!!)
>
> Buktikan pada pemerintah, exxon, dan rakyat seperti saya yang suka bodor
> bahwa Pertamina sebagai partner mampu dan mau baik secara teknik dan
> management untuk duduk sama tinggi dengan operator sesuai dengan jiwa JOA
> ( 50-50  then becoming 45-45-10 from 15 % share). Gue yakin Pertamina
> mampu
> !!
> Artinya, setiap usulan baik teknis maupun non teknis pertamina sebagai
> partner sejajar harus membuktikan punya kelas dan profesionalisme yang
> tinggi.
> Usulan teknis dan non teknis harus datang dari keduabelah fihak dan
> disetujui keduabelah fihak (OPCOM) sebelum dilempar ke sang regulator  BP
> Migas.
> Contoh kongkrit adalah Exxon budgeting yang ramai riuh dibahas karena
> sangat
> amat mahal dan berujung ke cost recovery yang harus ditanggung rakyat
> nagri
> ini.
> Pertamina sebagai partner sejajar  adalah harapan kita untuk memberi
> pelajaran secara profesional pada exxon bagaimana SOP tetap high standard,
> tapi juga costnya reasonable ( see pembahasan ttg Seismic Survey Cost dan
> Drilling Cost dari Exxon mobil).
> Persetujuan Work Program and Budget dari kedua belah fihak adalah FILTER
> pertama untuk test case. Filter kedua dan filter yang paling powerful
> datang
> dari BP Migas sebagai regulator beneran ( artinya kalau memang ngga
> reasonable WP & B nya ya hajar saja bleh !!!).
> Kalau semua mau, mampu, dan berhati bersih, Insya Allah, siapapun
> operatornya hasil dari Blok Cepu ini bisa sesuai dengan UUD pasal 33 tea.
> Saya rakyat yang suka bodor akan senang, para anggota profesi yang
> profesional akan puas, Exxon, Pertamina, dan Pemerintah akan dipuji.....
>
> Itu next yang pertama dan menurut saya yang awam ttg blok ini, Insya
> Allah,
> dengan pola fikir Positif hasilnya juga positif.
> Next yang kedua...ini agak ribet tapi simple dan bodor karena harus saya
> awali dengan pertanyaan pada rumput yang ngga goyang...
>
> - Apakah dalam mendapatkan suatu blok yang TAC seperti Cepu secara legal
> harus melalui TENDER ???? Legalkah kalau tidak melalui tender ??? Kalau
> tidak legal ada celah hukum yang kasarnya seperti kasus maling dan
> penadah.
> - Kalau Case diatas  Legal, nextnya Apakah dalam kontrak TAC Cepu berlaku
> kontrak TAC normal seperti yang lainnya ??? Contohnya zona produksi yang
> boleh di exploitasi. Karena kalau ada batasan zona produksi ( Field di
> Blok
> ini aslinya berproduksi dari shallow reservoir formasi ngrayong keatas),
> legalitas explorasi dan exploitasi zona reservoir dibawah ngrayong ilegal
> ( banyu urip dan teman-temannya).
>
> Mungkin masih banyak lagi yang bisa digali dari segi legalitas oleh para
> pakar asosiasi profesional di nagri ini dan ujungnya bisa membawa kasus
> ini
> ke Arbitrase Internasional. Saya yang awam hukum ini percaya Exxon sangat
> ngeri dan taat dengan yang namanya legalitas ( apalagi untuk proyek yang
> sharenya kurang dr 7.5 %).Pan Ribet tapi simple.
>
> Harapan dari Asosiasi Tukang Heureuy Indonesia sih berikan yang terbaik
> untuk rakyat nagri ini diawali dengan niat baik, dijalankan dengan
> profesionalisme yang tinngi, dan Insya Allah kita semua akan menikmati
> hasilnya dengan senyum dan kebanggaan sebagai anak nagri.
>
> Tariiiiiiiiiiiiiiikkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk mang........
>
> dadeu,
> member ATHI, tapi paling bangga jadi member 1001buku.......see
> http://groups.yahoo.com/group/1001buku/  yang punya kegiatan mulia
> mulungin
> buku  untuk mencerdaskan anak nagri dari limbah buku milik siapapun yang
> mo
> dibuang ataupun mo disumbangin tapi bingung harus lewat mana...
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
>
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke