> Awang Terima kasih atas jawaban-nya, apapun kesulitan dalam mengimplementasikan hal diatas (CBM dan SGM /Shale gas metahana bukan Susu gula minyak), juga termasuk CTL , yang penting kita sependapat adalah bahwa kita memiliki susuatu untuk dikembangkan. Ekonomis atau tidak itu perlu pembuktian.
Nah , apakah mau menunggu lagi expert dari luar , dan kita kemudian hanya menjadi "counterparts" alias penonton sebagaimana biasa terjadi dalam proyek "loan" dari LN, yang ujung ujung-nya komponen terbesar dari loan , merekalah yang lebih menikmati. Saya hal memperhatikan satu yang agak menyedihkan , yaitu kurangnya berperan rekan rekan di BALITBANG ESDM , apakah saya salah ? Ataukah mereka memakai pepatah "silent is deep". Bukankah hal ini merupakan tantangan bagi mereka , ataukah mereka sudah menjadi birokrat sejati daripada Peneliti ? Akh , maaf saya koko jadi menggerutu . Si-Abah. __________________________________________________________________________ Jawaban sangat awal saja Abah : > > Biaya terutama untuk recovery gasnya baik dari shale-gas dan CBM, akan > lebih mahal recovery gas dari CBM (terutama untuk dewatering-nya; fract > dengan nitrogen foam atau slick water pada shale-gas kelihatannya lebih > murah). > > Buat Indonesia, karena kandidat shale kaya organik tebal langka, maka > kelihatannya CBM lebih prospektif. Kasus yang ada adalah shale yang > umurnya karbon, mungkin kita bisa berpaling ke shale2 tebal Aifam Group > yang Permo-Karbon di Indonesia Timur yang jelas sudah terbukti kaya > organik. Atau shales Kembelangan Group yang Jurassic yang pasti kaya juga > ala Kimmeridgan shales. Di Indonesia Barat, minimal kelihatannya dan jauh > lebih muda. > > Salam, > awang > > -----Original Message----- > From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Thursday, April 06, 2006 1:52 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] Shale-Gas Play : Exploring and Producing Gas > from Source Rocks > >> > Awang > > Bagaimana perbandingan biaya antara Gas from Source Rocks dan > Coal Bed Methane ? > Secara geologi kira kira mana yang lebih prospektif untuk Indonesia ? > > Si-Abah > > __________________________________________________________________________ > > Belakangan, konsep eksplorasi dan memproduksi gas dari serpih yang >> berkualitas sebagai batuan induk ramai dikerjakan perusahaan2 pemain gas >> di wilayah midcontinent US. Tak perlu lagi mencari reservoir >> batupasir/karbonat/basement yang berindikasi mengandung gas, cari saja >> langsung batuan induknya (serpih) bor, retakkan (fract), dan produksikan >> gasnya. >> >> Metode ini sebenarnya sudah terbukti sejak 1998, saat gas >> diproduksikan >> dari Barnett shale (berumur Karbon) di cekungan Fort Worth north-central >> Texas. Pekerjaan2 tujuh tahun terakhir menunjukkan bahwa potensinya >> terus mengembang, bahkan ada yang memprediksikan bahwa gas produksi gas >> dari Barnett shale bisa melampaui produksi gas dari lapangan gas >> terbesar di US, Hugoton Field. Sebanyak 1 TCFG telah diproduksikan dari >> Barnett shale ini sampai akhir 2005 kemarin ("AAPG Explorer" edisi >> Februari 2006). Devon Energy, pemain gas terbesar di US midcontinent >> telah mengebor sebanyak 2000 sumur produksi untuk menguras gas di >> Barnett shale. >> >> Apakah hanya di Fort Worth Basin ? Tidak, belakangan ditemukan pula >> shale-gas play di Fayetteville shale di Arkoma Basin (Arkansas-Oklahoma) >> yang seumur dengan Barnett shale. Sebanyak 80 sumur telah dibor >> operator2 gas di wilayah ini dan umumnya menemukan gas. Tebal shale >> bervariasi dari 50-75 ft di Arkansas, 300 ft di bagian timur Arkoma, >> sampai melebihi 1000 ft di wilayah Mississippi Embayment. >> >> Apa syarat-syarat utama play ini ? Shale harus punya kualitas source >> rock yang baik, gas-generative capacity yang baik, harus matang, >> fracturability yang tinggi-bedded (agar mudah di-frac), horizontal >> drilling. Maka evaluasi geologi-geokimia yang baik, teknik horizontal >> drilling dengan geo-steering yang baik, dan production dengan frac >> technology adalah mutlak diperlukan. >> >> Frac technology dalam hal ini sama saja dengan meniru proses alamiah >> ekspulsi gas dari shale yang memang melalui microfracturing di fissile >> zones serpih kaya organik tersebut. Maka semakin fissile shale itu >> semakin baik. >> >> Kalau suatu saat ditemukan shale dengan log GR off-scale dan high >> resistive, jangan dilewatkan, itu berpotensi shale-gas play. Tak perlu >> reservoir, tak perlu perangkap, hanya perlu shale yang kaya organik, >> matang, bor horizontal dan frac ! >> >> salam, >> awang >> >> >> --------------------------------- >> Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great >> rates starting at 1¢/min. > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > -- > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG Free Edition. > Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/302 - Release Date: 4/5/2006 > > > -- > No virus found in this outgoing message. > Checked by AVG Free Edition. > Version: 7.1.385 / Virus Database: 268.3.5/302 - Release Date: 4/5/2006 > > > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

