Harusnya ya sudah tho Abah, karena (yang saya tahu), ide Kartini kan
antara lain meningkatkan peluang wanita menikmati pendidikan yang lebih
baik, dgn pemikiran wanita adalah garda depan dalam mendidik anak-anaknya.

Ibu berpendidikan akan menghasilkan didikan yang akan beda dengan yang
memakai pola ala kadarnya. Kalau nurut saya siih...., setelah kuliah terus
menekuni profesi rumah-tangga ya sudah memenuhi ide Kartini lah (ya asal
sudah cukup hitungan pensiunnya kalau si bapaknya harus tiba-tiba
"pergi").

Nuhun, BP


>    Awang
>
>    Sekarang kalau Anda amati bangsa kita apakah dia masih layap layap
> apa masih tidur juga ?????????????
>    Ngomomg - ngomong Hari Kartini , selalu ada pertanyaan dihati saya :
> " Apakah wanita yang memilih menjadi ibu/isteri yang menjalankan
> tugas-nya dirumah belum atau tidak sesuai dengan semangat Kartini?".
> Tah , kumaha pendapat Parvita dan Kartini IAGI lainnya ?
>
>    Si - Abah




---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id

Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)

Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti

IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke