Sepertinya sih begitu pak Tony. Reservoir tsb pertama kali diproduksi
sekitar tahun 89-90an dengan initial pressure sekitar 1200 psia.
Pressurenya sekarang tinggal 400-450 psia. Yang paling bikin susah
sekarang adalah penentuan OWC yg rata2 sudah tilting & berbeda2 di setiap
small closure. Dalam mencari remaining reserve-nya mungkin hanya bisa
dibantu dengan simulasi reservoir ya?? ato ada cara lain??
regards,
roby nurzaman
"tony soelistyo" <[EMAIL PROTECTED]>
05/16/2006 06:08 PM
Please respond to iagi-net
To: [email protected]
cc:
Subject: Re: [iagi-net-l] Reservoir Drive Mechanism >>
pengaruh permeability
Pak Roby,
mungkin penjelasan Pak Nengah soal perbandingan volume HC dan
water/akifer
(apapun jenis-nya) bisa menjelaskan mengapa reservoir dgn kedalaman >3700
feet di cekungan sekitar selat sunda menunjukkan fenomena "water drive"
meskipun kondisi strukturnya diinterpretasikan sebagai struktur yang
tertutup (i.e. isolated system). Bisa jadi karena rasio volume water : HC
itu besar sekali. Unik tetapi bisa terjadi khan. Lebih jauh, dgn mengacu
pada konsep diatas, mestinya suatu masa nanti reservoir tersebut akan
menunjukkan "depletion" akibat produksi jika akifernya tertutup (besar
tapi
tertutup, makanya saya sebut unik), nah kalau boleh berbagi info, sudah
berapa lama reservoir tersebut diproduksi, Pak ?
salam,
tony
On 5/16/06, [EMAIL PROTECTED] <
[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> setahu saya water drive / bukan tidak ditentukan dari jenis airnya...mau
> dari surface / dari connate water, tapi cenderung adalah kestabilan
> pressure setelah diproduksi.
> mis : setelah diplot ternyata kita melihat bahwa pressure yang harusnya
> memiliki trend turun yang tinggi ternyata malah memiliki trend yang
> stabil, maka bisa kita katakan ada drive lain yang menjaga pressure di
> situ.
>
> Regards
>
> Kartiko-Samodro
> Telp : 3852
>
>
>
> |---------+---------------------------->
> | | "Soerya Adhi" |
> | | <[EMAIL PROTECTED]|
> | | l.com> |
> | | |
> | | 16/05/2006 10:27 |
> | | AM |
> | | Please respond to|
> | | iagi-net |
> | | |
> |---------+---------------------------->
>
>
>---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
> |
> |
> | To: [email protected]
> |
> |
> cc:
> |
> | Subject: Re: [iagi-net-l] Reservoir Drive Mechanism >> pengaruh
> permeability |
>
>
>---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------|
>
>
>
>
> Yang namanya water source itu kan gak mesti dari surface.
> Water yang terperangkap yang kemudian jadi formation water juga bisa
> menjadi
> water source.
> Sebelum ada HC migration, kan reservoir terisi air dulu.....
>
> Hanya sekedar mengingatkan, bahwa geologi melibatkan cara berpikir yang
> komprehensif, jadi bukan hanya dari satu sisi...
>
> -soerya-
>
>
> On 15/05/06, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> >
> > nah justru itu mas pertanyaannya, kok bisa reservoir2 yg secara
geologi
> > tidak memiliki access ke surface (tidak ada fault yg sampai ke
surface,
> > geometri reservoir yg pinch out, seal yg sangat bagus) memiliki water
> > drive mechanism?? karena itu saya berkesimpulan seperti itu. Karena
> > overburden / proses sedimentasi yg cepat memungkinkan formation water
> utk
> > terperangkap didalam pori batuan sehingga tekanan formasi cukup besar
> utk
> > mengalirkan minyak dengan cepat. Apa sih yg gak mungkin, teori plate
> > tectonic saja dianggap teori aneh kan sebelumnya?
> >
> > regards,
> > roby nurzaman
> >
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> ----- Call For Papers until 26 May 2006
> ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>