Mas Maryanto, Kalo boleh usul, E nya untuk Email-email dari sesepuh IAGI di miling list Atau malah Embah Maridjan ??
-----Original Message----- From: Maryanto (Maryant) [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, 14 June 2006 3:59 PM To: [email protected]; Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI) Subject: [iagi-net-l] RE: REDI Merapi Syukurlah, keaktifan Merapi sudah menurun terus, malah sudah di turunkan statusnya dari AWAS menjadi SIAGA (mulaiSelasa jam 11:00 kemarin )yang cocok dengan prediksiku 2 hari lalu, rangkain prediksi 3 bulan terakhir. Lega, banyak penduduk sudah bisa pulang kampong, aktifitas mau pulih, setelah 2 bulan dagdigdug. Nadanya Merapi mau istirahat sekitar 2 th. Sajennya cukup manjur. Berapa biaya memasang 1000 seismometer ( untuk tiap 70 km sepanjang sirkum pacific-medeteran 70'an ribu km ) ? Atau 100 buah untuk di Indonesia yang 7.000'an km ? Siklus yang di buat untuk Mereapi ini di sebut : Siklus REDI ("Recorded volcano Eruption, Development, and Implication) Merapi. Kami ucapkan terimakasih kepada R: Ratdomo Purbo (BPPTK), (E-nya tuk siapa ya ?), D: SubanDriyo (BPPTK), I: Indyo Pratomo (P3G). Semoga bisa untuk prediksi gunung lain sirkum Pacific-Medeteran atau "lindu" (eh Large Intensity Natural Disaster Underground"). Sajen-nya juga jompa-jampi ramalan lalu kami memakai kembang dari 7 daratan, di ambil dari 7 mataangin, bertapa gag sampai 7 hari 7 malam (he..he..he..). Kembang itu berupa "flower structure of SYUKUR (Structural plate or mass Yielded by Unrest convection as Key Unifying fragmented plate or mass Reference"). Ini membuat 10 folding atau faulting atau atau massa densisty rendah di setiap level berjarak sekitar 7 x 10^n meter, untuk n setidaknya 3 s/d 7. (bisa n dari -20 hingga +28). Pergerakan arus di bumi membuat 7 arus angin itu sebagai "planetary cyclone" pada bumi 7 lapis, menggerakkan 7 megalempeng, dengan siklus Gelombang SALAM. Salam, Maryanto. -----Original Message----- From: Maryanto (Maryant) Sent: Monday, June 12, 2006 1:16 PM To: '[email protected]'; 'Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI)' Subject: RE: REDI Merapi Syukurlah, Merapi sudah bernada melemah keaktifannya. Jum'at lalu, adalah terbesar "wedus gembel" di 2006, arah selatan maks 5 km . Ya begitulah rangkuman diskusi dengan Mas Subandriyo, BPPTK Minggu. "Erupsi" terbesar itu timbulkan kawah di Jum'at sore. Hari berikutnya, perlu isi kawah untuk melelehkan lagi. Ini juga bernada Merapi mau istirahat walau puncak purnama, tgl 15 komariah, malah Minggu malem Senin semalam. Minggu kemarin pun lebih sedikit jumlah "wedhus gembel"nya. Cocoklah dugaan Pak Leo dengan nada melemahnya Merapi kini. Ternyata Pak Leo juga Mas Vicky dah pikirkan hubungan kegempaan ini versus siklus bulan, dan mungkin malah jauh dari sebelum aku, 3 th lalu. Pak Yatno pun komentar bagus-bagus. Deviasi prediksi 3 hari dengan model gaya bulan ini tuk Merapi nadanya. Lava perhari masa erupsi kini amat tinggi, sekitar 3 kali dari erupsi rata-rata perhari 100 th terakhir, nadanya berkorelasi dengan adanya gempa Jogja, dan tak ada "erupsi" besar di Merapi. Model ini, sepertinya anjurkan pasang geophone tiap mikrolempeng (~ 70 km), untuk pantau gempa dan tahu lokasi 1 Magnitude dan lebih besar. Kini dengan 34 seismometer nadanya belum bisa pantau skala magnitude itu. iya ? Ini yang mungkin akan berikan info "tremor early warning" gempa besar. Yang kuyakini, tremor akan ada sebelum gempa besar. Tentu itu berguna untuk tentukan kapan gempanya. Semoga, kedepan semakin mantab prediksinya. Wassalam, Maryanto. --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: This message and any attachments may contain privileged information. Any unauthorised use of this message by any person may lead to legal consequences. Any views expressed in this message are those of the individual sender and may not necessarily reflect the views of PT Kaltim Prima Coal. --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

