Mas Vicky, mas Ariadi, katanye awal Agustus ini mau ke Yogyakarta, ada symposium international tentang geohazard. Nah, tanggal 4 Agustus 2006, jam 19.30 saya (IAGI DIY-JATENG) ada penyuluhan ke warga se-kampung Seloharjo, Pundong, Bantul, dekat pertemuan K.Opak dengan K.Oyo, yang merupakan daerah gempa terbesar 27 mei lalu. Siapa mau IKUT....., (kalau pas di JOGJA lho..) juga kepada kawan-kewan geosaintis yang ada di Jkt atau di Kuala Lumpur, SILAHKAN...( Jadwal saya penyuluhan gempa&tsunami, setelah saya berada di Cilacap : malam ini, 28 Juli, j.19.30 di Umbulharjo (yogya selatan). tanggal 30 Juli, j.19.30 di Potorono, Banguntapan, Bantul. tanggal 31 Juli, j.19.30 di Mantrijeron, Yogya selatan. tanggal 4 Agustus, j.19.30 di Pundong, dekat K.Opak di Bantul. Laptop dan LCD sudah saya siapkan. Modal ndalang wae, syukur bisa bahasa Jawa. Yang akan kita hadapi, adalah warga KAMPUNG, (yang sering panik jika ada isu-isu).
Silahkan, Salam dari Jogja Agus Hendratno (Hp. 0815.686.8523) --- Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pengalaman Bu Rita, dan Mas Agus ini perlu > disebarkan kepada LSM utk > bekerja sama. Memang permasalahan kebencanaan di > Indonesia ini bukan > hanya masalah fisik namun juga sosial seperti yang > terasa > di'lapangan'. Bahkan Yuwono Soedarsono menguraikan > bagaimana dari sisi > hankam dalam tulisannya "Every Disaster a Challenge" > > rdp > > On 7/27/06, Dwikorita Karnawati > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mas Agus, > > Thanks mas Agus atas great supportnya! > > > > Maaf ya kalau saya bikin capai dan pusing, karena > dalam waktu yang sama saya > > juga harus menjadi relawan untuk SEGERA membantu > PEMDA Sleman dan Gunung > > Kidul untuk menyelamatkan warga yang terancam Rock > Fall and Rock Slides. > > Setelah gempa, banyak tebing-tebing di sepanjang > Peg Selatan > > (Piyungan-Patuk, Prambanan dan Gantiwarno) yang > retak dan beberapa sudah > > meluncurkan bongkah-bongkah batuan sebesar-besar > mobil. Puluhan rumah > > terancam keruntuhan batu-batu tsb dan perlu > dievakuasi. Namun ada tebing > > juga yang akhirnya dapat diatasi, sehingga tidak > perlu relokasi. Karena > > masalah ini juga urgent untuk segera diatasi, maka > saya sangat berterima > > kasih atas kesediaan mas Agus untuk menangani > kasus cilacap. > > Karena saya juga mendengar ada masalah sosial di > Nusa Kamabangan, maka Pak > > Kuncoro (ahli psikologi massa) juga saya mohon > mendampingi mas Agus. > > > > Saya bersyukur, pas Hari Selasa lalu akhirnya Saya > dan Pak Kuncoro bisa > > gabung dengan mas Agus.......justru pas acara > PANAS dengan para nelayan dan > > DPR. Alhamdullillah, akhirnya kita bisa sama-sama > menenangkan para nelayan > > dan anggota DPR setelah dipaparkan mengenai amdal > penambangan. Malah > > sekarang ktia jadi mulai CS dengan mereka. > > > > Banyak pelajaran yang dapat kita peroleh, > khususnya tentang Socio-Geology. > > Sebagai seorang geologist, saya merasa moment ini > benar-benar mendewasakan > > kita semua. > > > > Apabila ada comment dari rekan-rekan iagi/hagi, > sangat kami nantikan untuk > > pencerahan bagi kita semua.Kami merasa bahwa > kemampuan kami masih sangat > > terbatas dalam menghadapi permasalahan sosial yang > dipicu oleh kondisi > > geologi. Namun tanpa disadari kami terpaksa > terjebak dalam permasalahan ini, > > sehingga mau tidak mau kami terpaksa terjun denagn > didampingi para ahli > > sosial. > > > > Sekali lagi makasih atas kebersamaan ini. > > > > Salam, > > rita > > Dwikorita Karnawati > > > > Head of Geological Engineering Department > > Gadjah Mada University > > Host Institution of Asean University Network/SEED > Net > > Jl. Grafika no. 2 Bulaksumur, Yogyakarta 55281 > > INDONESIA > > Phone : 62 274 513 668 > > Fax : 62 274 513 668/ 62 274 883 919 > > email : [EMAIL PROTECTED]; > [EMAIL PROTECTED] > > www.geologi.ugm.ac.id > > > > ----- Original Message ----- > > From: "Agus Hendratno" <[EMAIL PROTECTED]> > > To: <[email protected]> > > Cc: <[email protected]>; "Himpunan Ahli > Geofisika Indonesia HAGI" > > <[EMAIL PROTECTED]>; > <[EMAIL PROTECTED]>; > > <[EMAIL PROTECTED]>; > <[EMAIL PROTECTED]>; > > <[email protected]>; "migas indonesia" > > <[EMAIL PROTECTED]>; > <[EMAIL PROTECTED]>; > > <[email protected]> > > Sent: Sunday, July 23, 2006 10:04 PM > > Subject: Re: [iagi-net-l] Opini Nusa Kambangan > Pecah Jika ada Gempa; Perang > > Geologist vs "LSM" > > > > > > > Dear all > > > Tanggal 21 Juli 2006, pukul 19.00, saya > mendapat telpon bu rita bahwa > > > segera dikirim geologist ke Cilacap untuk > memberikan penjelasan karena ada > > > opini Nusa Kambangan, jika ada gempa besar maka > akan pecah jadi 2 dan > > > rencana demo besar-besaran oleh "sekelompok > masyarakat" untuk menutup > > > penambangan Semen oleh Holcim di Nusa Kambangan, > karena telah > > > mengakibatkan kerusakan dan mengancam > keselamatan Kota Cilacap jika ada > > > Tsunami. Memang, tsunami 17 Juli 2006, lalu > Pulau Nusa Kambangan (NK) > > > telah menyelamatkan Kota Cilacap dari kerusakan, > sehingga yang rusak > > > adalah kampung nelayan di Adipala dan Binangun. > Pada pukul 20.00, saya > > > ditelpon pihak Direksi Holcim di Cilacap, untuk > segera terbang ke Cilacap > > > malam itu juga. Wah, suasana kayak perang saja. > Berangkatlah saya dari > > > Yogya, pada pukul 23.00 dijemput / "diculik" > utusan khusus dari Cilacap. > > > Niat Basmalah, saya siapkan bahan-bahan ceramah > (dalam 2 jam saja) tentang > > > ; Geologi NK, Gempa, Tsunami, dan Lingkungan > Tambang (data Amdal > > > PT Semen Cibinong Tbk di NK oleh UGM, tahun > 1998). Sampai Cilacap pukul > > > 03.30 wib. > > > Tanggal 22 Juli 2006 (sabtu kemarin), pukul > 07.00 wib; saya memberikan > > > sosialisasi / penyuluhan tentang geologi pulau > jawa, NK, gempa dan tsunami > > > kepada jajaran Manajemen dan Direksi PT Holcim > Indonesia Tbk. Pukul 10.00, > > > kuasa hukum Holcim ditelpon ajudan Bupati > Cilacap untuk segera koordinasi > > > dengan Bupati. Suasana malam sabtu hingga sabtu > siang itu, Cilacap sangat > > > SEPI SEKALI, termakan isu ada tsunami besar, > Pulau NK akan Pecah, atau > > > Demo yang besar-besaran oleh kelompok nelayan > kepada Holcim untuk menutup > > > tambang, karena "dianggap" mengganggu keutuhan > NK sebagai benteng kota > > > Cilacap dari hempasan Tsunami. Akhirnya : Kuasa > Hukum Holcim (yang khusus > > > datang mendadak dari Jakarta ke Cilacap) membawa > saya ke Bupati Cilacap. > > > Tanpa birokrasi, langsung lewat pintu belakang > di kantor dinasnya, ketemu. > > > Lalu miting singkat apa yang terjadi pada warga > cilacap yang resah, karena > > > tsunami kemarin, isu gempa, isu pulau NK mau > pecah sehingga kegiatan > > > tambangan batugamping Holcim harus > > > segera ditutup, kalau tidak ada pro dan kontra > di masyarakat cilacap. > > > Bupati agak emosional, tapi kelihatan juga capek > dan kacihan juga. Lalu > > > saya jelaskan singkat tentang : geologi, gempa, > tsunami, dan morfologi > > > kota cilacap, teluk penyu dan kejadian tsunami > kemarin. Apa respon Bupati > > > ?: Ok, itu baik, tapi jangan sekarang. Malah, > jika para pakar geologi > > > entah dari IAGI maupun UGM atau dari mana saja, > ini disampaikan, maka > > > tidak akan masuk dan malah menimbulkan > emosional. Sekarang yang penting, > > > informasi ilmiah kegeologian tersebut supaya > disampaikan pada stake-holder > > > / key person di cilacap. Saya jawab (dalam hati) > : saya tidak bodoh dan > > > sembarangan dalam berceramah, ini kan masih > tanggap darurat, yang > > > dibutuhkan logistik bukan ceramah. Pasca gempa > bantul : tim geologi turun > > > memberikan pencerahan pun setelah 3 minggu > tanggap darurat. Itupun masih > > > perang urat syaraf dengan isu-isu. > > > Akhirnya : saya dipertemukan jajaran pejabat > pemda termasuk geologist2 > > > dari dinas pertambangan dan energi cilacap. Kami > diskusi dengan baik, > > > tentang geologi, gempa, tsunami, dan > pertambangan semen. > > > Kemudian, pukul 13.30, dipertemukan saya dengan > pers (Jawa Pos Group); > > > Banyumas TV, dan 2 LSM (Himpunan Nelayan Seluruh > Indonesia / HNSI) serta > === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

