Gejala penguatan akibat adanya "tanah lunak" (Merapi volcanic
sediments) diatas "tanah keras" (Basement of the sediment above) di
Jogja juga diperkirakan Iwan seperti yg ditulis wikan dibawah itu. Aku
belum tahu ini uji hipotesa Irwan ini, apakah terdeteksi juga pada
pengamatan "buntut gempa" kemarin. Gimana Wan ? Apakah kira-kira perlu
dipetakan dengan sesimik daerah2 yg rusak parah ini ?

Geophysicist di migas mungkin mengenal reverberation juga dari
gelombang yg memantul2. Dalam seismologi eksplorasi
seringkali/biasanya merusak signal, dan sulit 'diperbaiki'.

btw, besok pagi aku mau nengok Jogeja. Mungkin bisa lihat sendiri
seperti apa kerusakan dan akibat gempa ini. Skalian nengok ortu juga
skalian ikutan seminar Geohazard di UGM. Barangkali nanti ada yg bisa
di sharing utk bahan diskusi bareng2.

rdp

Wikan wrote :
Dalam kasus lain, gempa di Mexico City terjadi jauh dari episentrum
(>200 miles dari zona subduksi Cocos plate). Yang menarik adalah
terjadinya massive destruction pada suatu urban area (luas sekitar 15
km2). Blok tersebut dinyatakan sebagai sebuah area danau purba yang
sebelumnya (700 tahun lalu) oleh penakluk Spanyol dilakukan reklamasi
pada kota channel purba Tenochtitlan. Akibat reklamasi tersebut, blok
tersebut berdiri pada kondisi tanah yang lunak dan tidak stabil.
Gelombang gempa yang kemudian terjadi, diinterpretasikan terperangkap
dalam cekungan bekas danau tersebut dan disimulasikan beresonansi pada
bidang dasar danau sehingga menggoyang seluruh tubuh material pengisi
danau purba dan blok bangunan di atasnya. Pembangunan gedung-gedung
beton yang rentan terhadap goyangan di lokasi tersebut, akibat buruknya
penataan ruang kota tanpa studi potensi kerawanan gempa, menyebabkan
kerusakan dan korban jiwa yang sangat besar.

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] ---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke