Atau jadi Pengusaha Batubata dari lumpur sidoarjo........... Yang membutuhkan sumber energi bermacam macam , Industri, Rumah tangga , Listrik , Transportasi Masing masing sumber energi tentunya mempunyai keterbatasan keterbatasan sendiri, dan energi fosil ( migas) mempunyai fleksibiltas yang paling besar. Oleh karena itu Pemerintah kelihatannya juga cukup realistik dalam kebijakan penggunaannya dr masing masing sumber energi , dimana dalam Inpres 5/2006 hanya menargetkan BBN ( bahan bakar Nabati ) cukup 5 % sama dg Geothermal sampai tahun 2025 dalam energi mix. dan BBM dan gas /Migas masih 50 % . padahal konsumsi energi Nasional terus meningkat, jadi ya eksplorasi masih kencang terus. Minyakjarakbanyak digunakan untuk Biodesel , dimana kebutuhan untuk Bahan Bakar desel sendiri kira kira 27 juta kiloliter,dg pertumbuhan permintaan 6%/thn , berapa banyak nantinya di tahun 2025, padahal hampir 35 % nya msih diimpor. ITB dg Pertamina dan Rekayasa Industri akan membangun pabrikminyak biodesel dari jarakdi Jawa barat dg kapasitas 15.000 l/hrdg menanam jarak kira kira 2500 Ha..Ada beberapa sistem untuk menanam jarak ini , seperti menanam langsung dg biji, Sistem Stek, Cloning , Modifikasi Akar ,Modifikasi Biji dan Kultur Jaringan .
Ismail Zaini Subject: Re: [iagi-net-l] energi alternatif > Pan udah pernah dibahas, bahwa kapasitas produksi jarak, hampir tidak mungkin mengganti 100% konsumsi bbm saat ini. Kalo gak salah itung, satu mobil perlu 1 ha lahan untuk konsumsi 5-10 l/hari. Bisa menggantikan 50% aja udah pol hebat. Yang mobil hibrid ternyata juga masih belum bisa meninggalkan bbm.Yang Hidrogen juga ternyata bahan dasar utama masih berasal dari hidrokarbon. Setidaknya menunggu sampai minyak benar-benar habis, belum akan sepenuhnya tergantikan. Paling tidak aman sampai pensiun lah..heheh. > > Daripada jadi petani jarak mending jadi pedagang besi tua aja, pan nanti banyak mobil rongsok yang gak bisa jalan kalo bbm gak ada lagi. > > Salam > > Prasiddha Hestu Narendra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > saat ini pemerintah sedang menyiapkan rancangan utk mendorong adanya energi > alteratif berupa biodisel dari tanaman jarak, setelah sebelumnya pemerintah > begitu getol dengan program briket batubara. Tetapi briket batubara > ternyata kurang diminati oleh konsumen, dan lagi batubara masih termasuk > sumber energi tak terbaharukan. > investasi biodisel berupa penyiapan lahan sekitar 2 juta ha dan dana > mencapai sekitar 200 trilyun rupiah yg didapatkan dari konsorsium beberapa > bank dalam negri, investasi asing dari malaysia, singapura dan china. > > Kemarin di TV ada tayangan bahwa di Inggris sudah mulai di pasarkan sepeda > motor dgn bahan bakar higrogen, cara pengisiannya mudah dan bisa sumber > energinya atau semacam akinya bisa dicopot untuk keperluan lain misal > penerangan lampu. Asyiknya lagi polusi yg dihasilkan berupa air yg bisa > dikonsumsi, oksigen dan panas. Shg sangat ramah lingkungan. Harganya $ > 6.000,- dan bisa ditekan lagi jika sudah produksi massal. > Sementara di Swedia sudah mulai dikeluarkan insentif yg menarik bagi > kendaraan yg menggunakan biodiesel, salah satunya parkir gratis, pajak dll. > Hebatnya lagi biodiesel tersebut berasal dari sampah rumah tangga. Memang > harga mobilnya lebih tinggi tetapi setelah dihitung dg insentif yg didapat > costnya jadi cukup menarik. > > Nah bagaimana kira2 energi fosil sbg penghasil petro dolar beberapa tahun > kedepan? > He..he...saya ndak bisa membayangkan para geocientist nanti jadi petani > jarak beberapa puluh tahun kedepan............. > > salam, > PR > > > --------------------------------------------------------------------- > ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru > ----- Call For Papers until 26 May 2006 > ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] > --------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > > > > > --------------------------------- > Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates starting at 1ยข/min. --------------------------------------------------------------------- ----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru ----- Call For Papers until 26 May 2006 ----- Submit to: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

