Saya tidak punya data apa-apa, bagaimana ya saya
> mendapatkan data-data ini? Maklum, aku ini kan cuma Pak Guru.
====================================
Pak Guru itu harus di Gugu dan di Tiru.... ( didengarkan dan di contoh )

ISM

----- Original Message ----- 
From: <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, August 16, 2006 11:26 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Bila Lumpur di buang ke sungai / laut - was Re:
[iagi-net-l] BERIKUT ARTIKEL TENTANG KERUGIAN AKIBAT LUMPUR PANAS:


> Rekan-rekan IAGI-net,
>
> Kawan-kawan dari teknik sipil menanyakan, dalam rangka desain penanganan
> lumpur sidoarjo, kapan lumpur ini akan berhenti. Saya bilang ini bisa
dijawab
> dengan simulasi numerik. Yang diperlukan adalah geometri akifer, boundary
> condition, initial condition dan rate of discharge agar dapat mencari
solusi
> persamaan diferensialnya. Saya tidak punya data apa-apa, bagaimana ya saya
> mendapatkan data-data ini? Maklum, aku ini kan cuma Pak Guru.
>
> Horas,
>
> Lambok
>
>
> > daripada dibuang ke laut, mending dijual aja ke singapura, buat
reklamasi
> > pantai mereka biar lebih luas...
> > disalurkan ke pantai ...langsung  dibuang dan dibersihkan dari airnya,
> > dibawa lumpurnya  ke singapura pakai kapal.
> >
> > Tapi jangan sampai terjadi klaim zee, karena pantainya yang meluas.
> >
> > Regards
> >
> > Kartiko-Samodro
> > Telp : 3852
> >
> >
> >
> > |---------+----------------------------->
> > |         |           wahyu budi        |
> > |         |           <wahyubudisetyawan|
> > |         |           @yahoo.com>       |
> > |         |                             |
> > |         |           15/08/2006 07:31  |
> > |         |           PM                |
> > |         |           Please respond to |
> > |         |           iagi-net          |
> > |         |                             |
> > |---------+----------------------------->
> >
>---------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------|
> >   |
> >                                       | |       To:
> > [email protected]
> >                     | |       cc:
> >                                                             | |
> > Subject:  [iagi-net-l] Bila Lumpur di buang ke sungai / laut - was Re:
> > [iagi-net-l] BERIKUT ARTIKEL      | |        TENTANG KERUGIAN AKIBAT
> > LUMPUR PANAS:
> >      |
> >
>---------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------|
> >
> >
> >
> >
> > Ide untuk membuang lumpur porong ke laut mulai
> > memuncak. Ada pihak yang setuju dan ada pihak yang
> > tidak setuju.
> >
> > Secara geologis, pembuangan lumpur tersebut ke sungai
> > atau laut tidak menjadi masalah, karena itu hanya
> > sedimen biasa. Tetapi kita perlu melihat hal lain,
> > yaitu penduduk atau masyarakat yang hajat hidupnya
> > berkaitan dengan sumberdaya hayati di pantai dan
> > perairan pesisir atau laut.
> >
> > Secara sederhana, bila lumpur itu dibuang ke laut yang
> > terjadi adalah munculnya kekeruhan yang sangat tinggi
> > di perairan pantai atau pasisir. Hal ini dapat
> > dipandang sebagai pencemaran oleh muatan sedimen.
> > Dampak negatif dari hal itu secara ekonomi bagi
> > nelayan atau petani tambak adalah:
> >
> > 1. Tambak tidak dapat dioperasikan, karena tambak
> > membutuhkan air laut yang baik. Kita perlu menghitung
> > berapa luas tambak yang akan terpengaruh dan nilainya.
> >
> > 2. Kekeruhan perairan yang tinggi menyebabkan tempat
> > hidup ikan rusak dan ikan-ikan akan lari menjauh. Dari
> > sisi nelayan, hal ini berarti kerusakan daerah
> > penangkapan ikan mereka. Akibatnya, para nelayan harus
> > mencari ikan ke daerah yang lebih jauh lagi (yang
> > berarti tambahan biaya operasional). Kita perlu
> > menghitung dimana dan berapa luas daerah penangkapan
> > ikan yang akan terpengaruh.
> >
> > Hal yang penting dilakukan sebelum membuang lumpur itu
> > ke laut atau sungai adalah mempelajari hal berikut:
> >
> > 1. Pola arus dan gelombang, yang akan menentukan arah
> > penyebaran dari lumpur tersebut setelah masuk ke laut.
> > Dari sini bisa diperoleh gambaran daerah-daerah yang
> > akan terkena dampak.
> >
> > 2. Mempelajari "residence time" dari lumpur tersebut
> > bila masuk ke perairan. Hal ini penting untuk
> > memperhitungkan berapa lama lumpur tersebut akan
> > menghilang dari kolom air, dan untuk memperkirakan
> > "lamanya penderitaan" para nelayan yang harus
> > ditanggung atau diberi kompensasi.
> >
> > 3. Dari sisi ekologi, perlu dipelajari berapa lama
> > waktu yang dibutuhkan untuk recovery kerusakan
> > ekosistem yang terjadi.
> >
> > Selanjutnya, hal terpenting dari semua itu adalah:
> > membicarakan semua itu dengan masyarakat nelayan di
> > daerah yang mungkin akan terkena dampak. Tentang apa
> > yang akan dilakukan, bagaimana dampaknya, dan
> > bagaimana kompensasi yang diberikan selama kondisi
> > lingkungan belum pulih. Ini berarti harus ada yang mau
> > menanggung dan memberi kompensasi terganggunya
> > pencaharian para nelayan, sampai semuanya normal
> > kembali.
> >
> > Analisa neraca untuk rugi antara membuang lumpur ke
> > laut dan tidak membuangnya ke laut perlu dilakukan
> > secara transparan. Sehingga tidak ada pihak yang
> > merasa teraniaya.
> >
> > Salam,
> > WBS
> >
> >
> > --- Amir Al Amin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> >
> >> kenapa tidak dibuang di sungai saja ya..? toh ini
> >> sedimen biasa, bukan tailing.
> >>
> >> LSM lingkungan saja yang paling keras menentang.
> >> Daripada tumpah
> >> kemana-mana , apa tidak membuat kerusakan lebih
> >> luas.
> >>
> >> Berikutnya lapangan ini bisa diekplorasi lagi.
> >> Kalau sampai bangkrut, terus dibeli asing dengan
> >> harga murah.
> >> Inikah yang diinginkan LSM 2 itu?
> >>
> >> salam,
> >>
> >> ***********************************
> >> Amir Al Amin
> >> Operation/ Wellsite Geologist
> >> (62)811592902
> >> amir13120[at]yahoo.com
> >> amir.al.amin[at]gmail.com
> >> ************************************
> >>
> >>
> > ---------------------------------------------------------------------
> >> -----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> >> -----  Call For Papers until 26 May 2006
> >>
> >> -----  Submit to:
> >> [EMAIL PROTECTED]
> >>
> > ---------------------------------------------------------------------
> >> To unsubscribe, send email to:
> >> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> >> To subscribe, send email to:
> >> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> >> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> >> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> >> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> >> No. Rek: 123 0085005314
> >> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> >> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> >> No. Rekening: 255-1088580
> >> A/n: Shinta Damayanti
> >> IAGI-net Archive 1:
> >> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> >> IAGI-net Archive 2:
> >> http://groups.yahoo.com/group/iagi
> >>
> > ---------------------------------------------------------------------
> >>
> >>
> >
> >
> > __________________________________________________
> > Do You Yahoo!?
> > Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around
> > http://mail.yahoo.com
> >
>
> --------------------------------------------------------------------- ----
-
> > PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> > -----  Call For Papers until 26 May 2006
> > -----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> > --------------------------------------------------------------------- To
> > unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > No. Rek: 123 0085005314
> > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > ---------------------------------------------------------------------
> >
> >
> >
> >
> >
>
> --------------------------------------------------------------------- ----
-
> > PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> > -----  Call For Papers until 26 May 2006
> > -----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> > --------------------------------------------------------------------- To
> > unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> > No. Rek: 123 0085005314
> > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> > Bank BCA KCP. Manara Mulia
> > No. Rekening: 255-1088580
> > A/n: Shinta Damayanti
> > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> > ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> -----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
> -----  Call For Papers until 26 May 2006
> -----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke