Abah yang budiman di Jakarta,
Wah, sudah menjadi tugas profesi seorang guru,
menceritakan sesuai dengan data dan pengalaman saja
dengan bahasa yang berbeda-beda, karena audens-nya
juga berbeda. Kadang, saya berpikir bahwa ngomong
kepada bapak-bapak anggota dewan yang terhormat di
gedung yang terhormat, koq mempunyai pemahaman yang
sama dengan simbah-simbah di pinggir K.Opak (yang jauh
dari Koran, yang jauh dari internet; yang radio&TV-nya
rusak karena keruntuhan rumah yang roboh oleh gempa)
ketika menanggapi berbagai isu tentang : akan ada
gempa besar, tsunami, pulau Jawa mau pecah, Jogja mau
amblong, juga ada senjata gempa dll. Itulah yang
sehari-hari ke depan akan kita hadapi.

Beberapa bahan sosialisasi geologi, gempa dan juga
tsunami, sebagian sudah ditangan kawan-kawan geologist
di Jakarta (yang juga aktivis IAGI-net: Mas Saipul
ETTI), khusus untuk kasus Gempa 27 Mei di Jogja.
barusan : Geologist dari BPMIGAS (Mas Sulis Hastuti),
juga sudah mengcopy file-file yang kami kumpulkan
tentang Sadar Gempa dan Sadar Gunungapi, yang juga
dibawa ke Jakarta untuk Sosialiasi ke Guru-Guru SMP. 
Mohon maaf apa yang disebut Abah di IAGI-net itu Pak
Assegaf GL-Trisakti? Kalau ya, saya mah sering ketemu
kalau di kegiatan PP-IAGI. Kan terakhir ketemu di
Komisi 7 DPR-RI saat PP-IAGI dengar pendapat dengan
DPR-RI. Saat IAGI di Sby kamarin saya tidak melihat
Abah.
Kemarin baru dari Jakarta, menghadiri
SEG-IPA-HAGI-IATMI-IAGI, 15-16 Agustus 2006 di JCC. 
Ada yang uniq, tadi malam - dinihari, Jogja dilanda
gempa lagi pukul 00.45, dengan 3.7 SR, terasa agak
lama. Oleh BMG Jogja : pusat Gempa ada di Jogja Utara,
kedalaman 10 km. Blaik...., yang sebelumnya menurut
SMS warga ke Hp saya sudah 3 malam terdengar suara
"glung" di Kalasan-Berbah (utara Bandara Adisucipto),
lalu ada getaran secara pelan-pelan, rumah juga ada
yang retak-retak di Kalasan tersebut.
Diantara sms yang masuk itu :
Mas Agus, hasil sosialisasi kawan-kawan geologi, gempa
tadi malam, banyak warga Gowongan sebagian besar SIAGA
keluar rumah dengan pakai Helm dan siap Senter. Karena
gempanya agak lama, kami takut ada robohan lagi. Tapi
warga yang panik pada tanya warga yang tenang : Koq
tenang-tenang saja malah pake Helm dan bawa senter
to..?
Aku pikir : tadi malam itu kayak simulasi jika ada
gempa.., padahal adaa gempa sungguhan (dangkal lagi)
dan agak lama goyangannya. 
Nah, tirakatan kemarin cukup banyak kawan-kawan
geologist di DIY yang turun melakukan sosialisasi
tentang gempa. Muga-muga sangat mengena edukasi ini
dan mampu menghadirkan geologi di tengah-tengah
masyarakat. Amin

Salam semua
Agus Hendratno (Geologi UGM)

--- [EMAIL PROTECTED] wrote:

> >
> 
>   Mas Agoes
> 
>   Apa kabar , saya membaca perjuangan Anda bersama
> Rita dalam sosilaisasi
>   ,mengenai gempa , saya sangat terkesan !!!!!!!!
>   Semoga il,u Anda dapat disebarkan seluas-lausanya
> sehingga penduduk
>   NKRI bertambah mengerti .
>   Ngomong ngomong pengen ernar saya ketemu , apa
> kita pernah ketemu ndak
>   ya .
>   Kalau ke Jakarta dan ada waktu luang boleh dong
> kita ngobrol.
> 
>   Si- Abah
> 
>
__________________________________________________________________________
> 
> 
> 
>   Pak Yatno dan mang Okim,
> >
> > betul juga ya.., njuk apa itu kira-kira dari sisi
> ilmu
> > mineralogi dan petrologi. Memang bagi para pemburu
> > batuan antik, ada "giok" yang didalamnya ada
> gambar
> > naga saja, penginnya itu disebut giok dan dijual
> > mahal. Saya pernah mendampingi : si pemburu "giok"
> > yang wujudnya meja; juga ada polisi dan pembawa
> uang
> > (ratusan juta kaleee...., di tahun 2005 lalu).
> Saya
> > lihat, "giok" tsb keruh, dilapisi kaca, jadi susah
> > juga dilihat dalamnya. Lalu saya ndak berani
> memberi
> > komentar.
> > Memang dikalangan "broker" batu mulia ada istilah
> > tersendiri untuk mengelabuhi calon pembeli. Lha..,
> > untuk melihat saja..(si calon pembeli dikenakan
> dana :
> > 7jt), jika ndak jadi traksaksi, maka 7jt tadi
> hilang.
> > lhah..kepriben kiye. Brokernya yang sering
> > diuntungkan...
> >
> > Agus Hendratno
> > Geologi UGM
> >
> > --- [EMAIL PROTECTED] wrote:
> >
> >> >
> >>   Mang Okim Mas Yuwono
> >>
> >>   Jadi Batuan hijau yang dinamakan zamrud Cikotok
> >> itu apa sebenar-nya,
> >>   paling tidak menurut term petrologi?
> >>   Maaf baru joint lagi baru jakan jalan di RSPP
> >> selama seminggu.
> >>
> >>   Si - Abah
> >>
> >>
> >>
> >
>
________________________________________________________________________
> >>
> >>   terimakasih, pak yatno. untungnya, saya bukan
> >> termasuk penyuka/pemakai
> >> > batu
> >> > mulia, meskipun senang saja melihat2nya.
> >> >
> >> > salam,
> >> > syaiful
> >> >
> >> >
> >> > On 8/15/06, Y S Yuwono <[EMAIL PROTECTED]>
> >> wrote:
> >> >>
> >> >> Rekan Saipul yth.
> >> >> Tidak semudah itu utk "mengungkap kebenaran"
> dari
> >> temuan Mas Okim.
> >> >> Karena
> >> >> di
> >> >> dalam dunia gemstone ada semacam kode etik
> juga,
> >> terutama di kalangan
> >> >> sesama
> >> >> pebisnis. Dalam hal ini Mas Okim bertindak
> >> sebagai sesama pebisnis, lain
> >> >> dengan saya yang selain ilmuwan petrologi juga
> >> sebagai penggemar
> >> >> gemstone,
> >> >> bisa lebih "bebas" ngomong. Bukan di Indonesia
> >> saja orang sering salah
> >> >> beli
> >> >> batu mulia, di negeri maju pun bahkan kolektor
> >> kakapnya juga sering
> >> >> salah.
> >> >> Harga batu yang murah setelah berpindah
> pemilik
> >> beberapa kali bisa
> >> >> melambung
> >> >> tinggi karena ketidak tahuan dari pembeli ybs.
> >> >> Salam gemstone dan sekali lagi hati-2 membeli
> >> "barang seni" termasuk
> >> >> batu
> >> >> mulia.
> >> >> Yatno
> >> >> ----- Original Message -----
> >> >> From: "mohammad syaiful"
> >> <[EMAIL PROTECTED]>
> >> >> To: <[email protected]>
> >> >> Sent: Saturday, August 12, 2006 5:36 PM
> >> >> Subject: Re: [iagi-net-l] CERPEN TENTANG
> ZAMRUD
> >> CIKOTOK
> >> >>
> >> >>
> >> >> > terimakasih mang okim, cerpen yg sangat
> >> bermanfaat.
> >> >> > namun, tahun 1993 tsb, tampaknya mang okim
> >> belum 'merdeka' utk
> >> >> mengungkap
> >> >> > 'kebenaran'. entah karena latar-belakang sbg
> >> orang jawa (sama dg
> >> >> saya),
> >> >> yg
> >> >> > 'meredam' utk memberitahukan 'kebenaran'
> tsb.
> >> jangan2, kenalan mang
> >> >> okim
> >> >> > sendirilah yg justru menemukan 'lokasi
> zamrud
> >> cikotok' dan mencoba
> >> >> menguji
> >> >> > mang okim. asumsinya, kalau orang sejago
> mang
> >> okim ternyata tidak tahu
> >> >> > 'kebenaran' tsb, apalagi orang2 awam
> termasuk
> >> para penggede yg sudah
> >> >> > membeli
> >> >> > dan lainnya akan membeli 'berlian' tsb.
> >> >> >
> >> >> > memang ada banyak yg dapat dipelajari dan
> >> bermanfaat dari mang okim,
> >> >> baik
> >> >> > cerita2nya maupun mang okim sendiri.
> >> terimakasih dan selamat berakhir
> >> >> > pekan.
> >> >> > semoga mang okim diberikan kesehatan dan
> umur
> >> yg berkah. semoga tidak
> >> >> > sekedar 61 tahun seperti halnya negeri kita
> >> tercinta, tetapi lebih
> >> >> baik
> >> >> > lagi
> >> >> > isi dan rakyatnya.
> >> >> >
> >> >> > salam,
> >> >> > syaiful
> >> >> >
> >> >> >
> >> >> > On 8/13/06, sujatmiko <[EMAIL PROTECTED]>
> >> wrote:
> >> >> >>
> >> >> >> Rekan-rekan Gems-Lovers yang budiman,
> >> >> >>
> >> >> >> Mang Okim punya cerpen tentang Zamrud
> Cikotok
> >> yang semoga dapat
> >> >> melupakan
> >> >> >> sejenak ketegangan kita semua atas
> peristiwa
> >> Lapindo Brantas yang
> >> >> >> ceritanya
> >> >> >> tak kunjung reda.
> >> >> >>
> >> >> >> Suatu hari di tahun 1993, mang Okim
> diundang
> >> selametan  oleh  kenalan
> >> >> >> mang
> >> >> >> Okim, sepasang suami isteri, yang baru
> selesai
> >> >> >> merenovasi  galeri  perhiasannya  di
> kawasan
> >> Cikini, Jakarta. Di
> >> >> >> galerinya
> >> >> >> yang berfungsi juga sebagai kantor,
> terlihat
> >> lemari-lemari  antik
> >> >> berisi
> >> >> >> perhiasan  batumulia yang diikat dengan
> bahan
> >> emas dan platina dengan
> >> >> >> ornamen berlian. Desainnya benar-benar
> kelas
> 
=== message truncated ===


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006             
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]    
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke