Setelah sedikit tahu kondisi geologi di Porong, maka dari awal saya sudah
tidak yakin semburan lumpur tersebut dapat segera teratasi. Maaf..., karena
saya geologis yang birokrat, sehingga seandainya tidak ada kasus tersebut,
barangkali saya juga tidak akan lebih tahu tentang kondisi geologi setempat.
Kalau sekarang banyak pihak mulai tidak yakin akan keberhasilan skenario2 *
mbumpeti* semburan lumpur...., itu wajar. ..... Saya jadi ingat kata dosen
saya dulu, tugas seorang ahli geologi kan... *meyakinkan orang lain dimana
dirinya sendiri tidak yakin*. Ha... ha... ha...

Banyak paranormal saat ini pada menanam pusaka, ajimat, sesaji dll, seolah
beradu cepat dengan skenario kedua (relief well). Mereka kesana dalam rangka
ikut meramaikan sayembara yang diadakan oleh seorang Kades setempat. Hebat
kan... seorang Kades saja mampu melihat semburan lumpur bukan hanya sebagai
bencana, tapi juga peluang. Siapa tahu dia nanti bisa ikut Pilkada yang akan
datang. Paranormal menanam ajimat, sesaji dan pusaka, teman2 kita menanam
pipa2, tapi yang lebih penting kita jangan sampai menanam bom waktu yang
akan menjadi bencana yang lebih besar bagi anak-cucu. Amien.

Wassalam.

On 9/12/06, Prasiddha Hestu Narendra <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Yang ditunggu-tunggu akhirnya keluar juga.........

http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=7404
Keppres Terbit

Pemerintah pesimistis bahwa pengeboran tiga relief well dapat menghentikan
semburan lumpur di kawasan eksplorasi Lapindo Brantas. Untuk itu, dalam
sepekan ini, pemerintah menyiapkan rencana cadangan bila semburan lumpur
tidak dapat disumbat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro di
kantor
wakil presiden tadi malam mengatakan, kasus semburan lumpur di Sidoarjo di
luar perkiraan pemerintah. Bila awalnya pemerintah yakin semburan lumpur
dapat diatasi dalam tiga bulan, saat ini keyakinan itu mulai luntur.

"Karena itu, kami tugaskan tim nasional untuk menyiapkan contigency plan.
Senin depan (18/9) timnas mempresentasikan langkah-langkah yang bakal
diambil di kantor gubernur Jatim," kata Purnomo.

Ketua Timnas Penanganan Semburan Lumpur di Sidoarjo Basuki Hadimuljono
mengakui, kecil kemungkinan semburan lumpur dapat dihentikan dengan
pengeboran tiga relief well. Dia mengatakan, tidak mudah menemukan rekahan
di perut bumi selebar 12 inci pada kedalaman tiga kilometer di bawah
permukaan tanah.(sat/roz/noe)


---------------------------------------------------------------------
-----  PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
-----  Call For Papers until 26 May 2006
-----  Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


Kirim email ke