Mas Maryanto,
   
  He2..SALAM apakah berjalan juga di semburan Lusi ini ? Saya gak 
memperhatikannya, tetapi sehabis rekahan2 linier itu langsung yang radial di 
luarnya membarikade. Kelihatannya sih tak periodik kelipatan 7, 70, atau 700 
meter. Lokasi semburan2 pertama yang jelas membentuk kelurusan BD-TL, tetapi 
juga acak jarak-jaraknya.
   
  salam SALAM,
  awang

"Maryanto (Maryant)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  
...di setip....
Di dekat lokasi semburan ada dua rekahan linier berpotongan berarah
BD-TL dan U-S. Lalu ke arah luar pada radius sekitar 500-750 meter dari
titik semburan ada dua barikade sistem rekahan radial (dalam dan luar)
yang dua-duanya mempunyai blok turun di sisi Banjar Panji.... 
...di setip....

Mas Awang,
Dengan jarak 500-750 m itu, apakah tak kelihatan (lagi lainnya) sesar
relatif sejajar, dan berjarak pereodik sekitar 700 m itu ?
Apakah jarak lokasi-lokasi semburan sekitar 70 m ?
Lalu apakah rekahan tegel pereodik sekitar 7 m ?

Pernah saya sebut, dalam satu basin, misal basin basemen Zenocoic CE
Java, ternyata jarak gunung-gunung adalah 50-75 km ( saya sebut ~ 70
km). Ini mulai dari Pojok Tiga, Slamet, Dieng,..., Ijen. Pereode jarak
gunung, maka bagian pinggir basin lebih pendek (~50 km), dan terpanjang
di tengahnya (~75 km). Pereodik lainnya, di difinisi Gelombang ARIF.

Salam,
Maryanto.

-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, September 19, 2006 12:55 AM
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Geothermal BPJ

Oki,

Pengukuran micro-gravity di wilayah ini telah selesai, di wilayah
berlumpur pengukuran menggunakan hover craft oleh tim ITS dan ITB-
pernah disiarkan di TV. Saya pernah melihat hasil penafsiran
micro-gravity itu oleh Pak Tachyudin Taib dan Pak Wawan Kadir (ITB).

Kalau penafsirannya benar, hm..sangat mengkhawatirkan untuk collapse
wilayah Banjar Panji ini. Rekahan linier dan radial dua-duanya ada. Di
dekat lokasi semburan ada dua rekahan linier berpotongan berarah BD-TL
dan U-S. Lalu ke arah luar pada radius sekitar 500-750 meter dari titik
semburan ada dua barikade sistem rekahan radial (dalam dan luar) yang
dua-duanya mempunyai blok turun di sisi Banjar Panji. Bisa dibilang
bahwa Banjar Panji dikurung oleh rekahan-rekahan radial dengan Banjar
Panji di sisi yang turun.

Titik-titik stasiun GPS telah ditempatkan di beberapa lokasi rekahan
luar, dan lokasi-lokasi ini telah mencatat penurunan 5-26 cm dengan arah
vektor penurunan semuanya menuju titik Banjar Panji. Ini sangat
mengesankan bahwa lokasi Banjar Panji yang akan paling merosot nantinya
dan berkurang ke pinggir-pinggirnya. Ini belum termasuk amblesan
terakhir yang 4 meter itu.

Kalau cratering collapse benar2 terjadi (biasa terjadi di mud volcano
yang sedang bererupsi), maka berdasarkan data mikro-graviti bisa
ditaksir areal collapse sekitar 1 juta meter2 atau 100 ha (ini hitungan
saya saja), jalan tol jelas akan kena. Amblesan kecil dan besar telah
terjadi, ini indikasi kuat gejala collapse.

Bahaya..., tetapi kok lokasi-lokasi tiga relief well itu di wilayah
downblock dari rekahan radial - wilayah yang akan collapse lebih dulu
kalau terjadi cratering. Saya tak mengerti apa ada koordinasi antara
tim-tim penanggulangan ini, atau jalan sendiri-sendiri, geologists dan
geophysicists menyimpulkan begini, drilling engineers menyimpulkan yang
lain..?

Ah, terlalu banyak melihat data, jadi kuatir begini nih... 

salam,
awang

oki musakti wrote:
Pola rekahannya gimana ya? linear atau radial ?
Kalau crestal collapse kan mestinya agak-agak radial, tapi yang saya
baca-baca koq katanya rekahannya (at least waktu si lumpur baru nyembur)
berpola linear....?

Salam
Oki

Awang Harun Satyana wrote:
Secara kebetulan, saya baru saja ketemu Pak Edy Sunardi (tim IAGI untuk
LUSI) yang mampir ke kantor. Jadi saya tanyakan berapa temperatur
semburan uap, air dan lumpur itu sekarang. Kata Pak Edy, pengukuran
terakhir minggu lalu 120 degC (!).

Tentang amblesan, kata Pak Edy, 4 meter di sekitar titik semburan dan
memakan wilayah 2 x 2 km (4 km2), hanya semakin menjauh dari pusat
semburan amblesan semakin kecil. Bagaimana dengan jalan tol, saya tanya,
dijawab : sudah ada retakan-retakan selebar 1 meter. Wah...!

Cratering collapse sedang terjadikah...?!

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, September 18, 2006 11:09 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Geothermal BPJ

Persis seerti yg aku tulis di weblog tentang menenggelamkan lokasi
pemboran bpj, satu persatu apa yg sudah dipelajari dari sebuah evolusi
gunung lumpur terjadi.
hampir semua gejala-gejala itu bermunculan.

Pak Basuki (ketua TimNas) tentunya sudah menyadari apa yg bakal terjadi
bahkan relief well saat ini terancam batal karena lokasinya sudah
menghawatirkan.

rdp

On 9/18/06, [EMAIL PROTECTED] wrote:
> wah ini sih artinya apa yang ditakutkan pak Awang jangan jangan
terjadi
> .... permukaan tanahnya mulai ambles ....
>
>

---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
Mulia No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------


---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
Mulia No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------




---------------------------------
Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out. 


---------------------------------
Get your own web address for just $1.99/1st yr. We'll help. Yahoo! Small
Business.


---------------------------------------------------------------------
----- PIT IAGI ke 35 di Pekanbaru
----- Call For Papers until 26 May 2006
----- Submit to: [EMAIL PROTECTED]
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------



                
---------------------------------
How low will we go? Check out Yahoo! Messenger’s low  PC-to-Phone call rates.

Kirim email ke