Pak cahyo, Mungkin secara sederhana pemilihannya sbb:
- core head yang conventional atau low invasion?
Tentunya low invasion jauh lebih baik dari segi kualitas coring nantinya, 
pertimbangannya hanya dari segi cost.
- inner core barel yang allumunium atau fiberglass?
Fiberglass mempunyai sifat low friction tapi kurang resistent terhadap T 
dan P, allumunium sebaliknya. So, kalau kita punya well yang High T dan 
high P, tentunya allumunium jadi pilihan.
- handling on surface yang resin atau gypsum?
Untuk unconsolidated, cara terbaik adalah dengan inject gypsum.  Bisa juga 
dengan foam, tp akan sangat sulit memisahkannya dng batuan di lab. Kalau 
utk consolidated cukup dengan resin.

Jadi pemilihan sangat tergantung dari segi jenis batuan dan kondisi 
lapangan.

Mungkin teman2 yg lain  bisa menambahkan.





"Cahyo L.A." <[EMAIL PROTECTED]>
12/10/2006 11:04 AM
Please respond to iagi-net

 
        To:     [email protected]
        cc: 
        Subject:        Re: [iagi-net-l] Coring @ Directional Well






rekan-rekan dan pak Romdoni,

bisa dijelasin lebih lanjut tentang kelebihan dan kekurangannya? dan kapan
kita menggunakan?

- core head yang conventional atau low invasion

- inner core barel yang allumunium atau fiberglass

- handling on surface yang resin atau gypsum



terima kasih, soalnya saya juga lagi belajar



Cahyo LA



 Pada tanggal 06/12/08, [EMAIL PROTECTED] 
<[EMAIL PROTECTED]
> menulis:
>
>
>
> Wah menarik nich, karena saya juga belum pernah melakukan directional
> coring.
>
> Apakah adahal teknis tertentu, sehingga harus coring dengan directional
> well type? kecuali memang disengaja agar coring BHA tegak lurus dengan
> kemiringan formasinya.  Karena dengan directional, pasti akan mengurangi
> true thickness dari reservoir yang akan di coring.
> Mungkin menurut saya, secara operational tidak akan ada bedanya antara
> vertical dan directional coring, hanya drilling parameter saja yang 
harus
> lebih diperhatikan.
> Hal2 yang harus diperhatikan;
> - jenis mud (WBM or OBM),
> - core head (conventional or low invasion)
> - inner core barel (allumunium atau fiberglass)
> - handling on surface (resin or gypsum)
> Semua akan sangat tergantung pada BHT dan jenis formasi yang akan di
> coring (apakah temasuk consolidated atau unconsolidated), dan yang
> terpenting juga, analisis apa saja yang akan dilakukan di laboratorium.
>
> Rasio? nanti sharing yach hasilnya.
>
>
> Best Regards,
> ROMDONI
> Operation Geologist
> Eni Indonesia
>
> Phone: 021-52997254
> HP: 081381877717
> Email: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
> "Barkah, Raden (rbarkah)" <[EMAIL PROTECTED]>
> 12/08/2006 11:00 AM
> Please respond to iagi-net
>
>
>        To:     <[email protected]>
>        cc:
>        Subject:        [iagi-net-l] Coring @ Directional Well
>
>
>
>
>
>
> Dear Iagi-netter yth,
> Mohon sharing pengalaman dari rekans semua.
> Kita ada rencana untuk melakukan pengambilan core (coring) pada sumur
> direksional (kemungkinan slanted/J type tapi bisa juga S type),
> dgn kemiringan sudut +/- 15-20 deg. Kira-kira apa saja yang perlu
> diperhatikan agar recovery core tsb sesuai harapan (> 80%)?
> Dan meminimalisasi kendala yg mungkin terjadi saat operasionalnya?
> Berapa ya sukses rasio-nya dibanding vertical well.
>
> Terima kasih
>
> kind regards,
>
> Rai Barkah
> yglagibelajarcoring
>
>
>
>


Kirim email ke