Dear Pak Oki,

Dalam kesempatan kunjungan ke Rotary Club Bandung Dago tahun 2004, mang Okim
pernah nyinggung tentang temuan artefak ini. Sambutan sangat antusias datang
dari
seorang anggota senior yang kebetulan berasal dari Ponorogo. Kebetulan di
ruang
meeting ada wartawan Pikiran Rakyat. Maka keesokan harinya muncullah berita
tentang
temuan tersebut di koran terbesar di Jabar ini. Cilakanya, berita yang
ditulis memberikan
kesan seolah mang Okim melakukan penggalian arkeologis. Runyem deeh, ancaman
hukumannya berat kaan. Untunglah mang Okim sudah nyimpen laporan mang Okim
dan
surat balasan dari Kem. BudPar. Untuk saat ini sampai Juli 2007, mang Okim
lebih
baik tak membicarakannya di lingkungan Rotary , nanti dikira ada vested
interest alias
mumpung.

Di lingkungan Departemen ESDM sebetulnya ada pejabat eselon 1 yang asli
Ponorogo.
Beliau antusias dengan batumulia yang mang Okim garap. Tetapi manakala mang
Okim
pancing dengan temuan artifak yang lebih 10.000 an,ternyata pancingannya tak
mengena.
Mungkin karena mang Okim saja yang tak bisa menerangkannya.

Mang Okim angkat topi untuk Bapak Ka.Badan Geologi yang selain telah
mensponsori
penerbitan buku ke 4 KRCB tentang geowisata kawasan Bandung ( Budi
Brahmantyo cs),
beliau pernah juga menyinggung kemungkinan memamerkan artefak tersebut di
Museum
di lobby Museum Geologi Bandung selama 3 bulan penuh dengan tema : New
Discovery ).
Huebaaat deeh .

Salam batumulia, mang Okim.




----- Original Message -----
From: "oki musakti" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, January 29, 2007 1:20 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] TEMUAN ARTEFAK : ADA SARAN ???


> Buat panitia Join(t) Convention. Ada yang mau menangkap umpan cantik ini
gak...?
>
>   Di Rotary sendiri gimana Mang? Sudah pernahkah hal ini di ekspose?
Siapa tahu Rotary atau organisasi-organisasi internasional sejenisnya (Ford
foundation, dll saya gak tahu) bisa jadi sponsor atau minimal fasilitator
untuk proyek ini.
>
>   Sekedar usulan
>   Oki
>
> [EMAIL PROTECTED] wrote:
>   Pak Oki,
>
> Idenya bagus deh, kalau organizing committee setuju, nanti kami
persiapkan. Satu etalase cukup, bisa pinjam ke anggota MBI di Denpasar.
>
> Thanks and regards, mang Okim
> Sent from my BlackBerry® wireless device
>
> -----Original Message-----
> From: oki musakti
>
> Date: Sun, 28 Jan 2007 04:13:40
> To:[email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] TEMUAN ARTEFAK : ADA SARAN ???
>
> Mang Okim,
> Bagaimana kalau beberapa artefak tersebut oleh mang Okim, mas Budi dll
dibawa ke Bali untuk di pertunjukkan di joint convention.
>
> Mungkin bisa meningkatkan interest dan awareness dikalangan geosainstis
Indonesia pada disiplin geo-arkeologi dan penyelamatan artefak2 bersejarah.
Apalagi kalau beberapa paper mengenai hal ini juga bisa dipresentasikan.
>
>
> Salam
> Oki (gak pakai 'm')
>
> miko wrote:
> Pak Rovicky,
>
> Ide penyimpanan benda prasejarah di ruang maya tentunya sangat bagus. Hal
ini rasanya telah dilakukan oleh Museum Geologi Bandung. Hanya kalau bisa
memamerkannya langsung ke masyarakat yang tak punya akses ke ruang maya,
tentunya akan lebih bagus lagi. Masalah tempat ? Walahaula ..........
> kalau Tuhan menghendaki, maka tak ada hal yang tak mungkin.
>
> Sebetulnya sangat sayang kalau ribuan artefak karnelian berkualitas
batumulia yang berkaitan dengan peradaban manusia Paleolitikum sampai
Neolitikum tersebut tersimpan terus di peti (seperti halnya benda2 tinggalan
manusia pra-sejarah dari Situs Gua Pawon hasil temuan KRCB dan Balai
Arkeologi Bandung). Inilah yang jadi pikiran mang Okim dan rekan2 di KRCB .
>
> Salam batumulia, mang Okim
>
>
>
>
> Sent from my BlackBerry® wireless device
>
> -----Original Message-----
> From: "Rovicky Dwi Putrohari"
>
> Date: Sun, 28 Jan 2007 09:57:28
> To:[email protected]
> Subject: Re: [iagi-net-l] TEMUAN ARTEFAK : ADA SARAN ???
>
>
> > Mang Okim pernah diberi kesempatan melihat koleksi artefak di Museum
Geologi termasuk yang dari Kali Baksoko / von Konigswald. Sebagian besar
koleksi tersebut masih tersimpan rapih di laci2 tertutup dalam ruang
penyimpanan koleksi , tidak dipamerkan. Masalahnya tentu tempat.
> >
>
> Kalimat Mak Okim diatas sebenernya sudah sering terdengar di kalangan
> "musium-ist" ... wah ini isitilah ngawunya librarians. Bagi mereka yg
> berkecimpung atau konsen dengan barang2 yg perlu dilestarikan tentunya
> "tempat", space atau ruang sering menjadi kendala untuk menyimpan.
> Termasuk kita juga, bagaimana sulitnya menyimpan barang2 kenangan
> semasa SMA dulu, foto, buku2 kecil, catatan, bahkan mungkin surat
> cinta pertama yg ditulis di kertas merah jambu ... wupst.
>
> Perlukah menyimpan barang2 kunoi begini? ya tentu saja buat kita
> perlu. Sebenarnya bukan hanya kita yang konsen dengan milik kita saja.
> Barang langka merupakan hasil budaya. Budaya pun bisa dicuri. Sebagai
> contoj kongkrit Malaysia sedang mengumpulan hasil kebudayaan bangsa
> melayu bahkan Jawa untuk di klaim sebagai budaya Malaysia. Batik sudah
> beberapa dipatenkan di Malaysia,
>
> Sayangnya menyimpan barang lama-lama akan menumpuk. Ruang almaripun
> tak cukup. Sehingga kita memerlukan ruang khusus menyimpan "koleksi"
> kita. Salah satu ruang koleksi yaitu gedung musium tetapi gedung ini
> terbatas. Nah ruang yang masih luas hanyalah ruang maya ... "virtual
> space".
>
> Mungkin saatnya kita menympan "barang-barang" artefak2 seperti ini
> dalam ruang maya. Semua parameter fisis diukur, geometri juga diukur,
> didiskripsikan dan disimpan dalam ruang maya utk disebar luasakan.
>
> rdp
>
> ---------------------------------------------------------------------
> siap melancong dan presentasi di Bali pada tahun 2007 ini???
> ayo bersiap untuk PIT Bersama HAGI-IAGI dan asosiasi2 lainnya di Pulau
Dewata!!!
> semarakkan dengan makalah-makalah yang berkualitas internasional...
> ---------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small Business.
>
>
>
> ---------------------------------
> Finding fabulous fares is fun.
> Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and
hotel bargains.

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI & the 36th IAGI Annual Convention 
and Exhibition, 
Patra Bali, 19 - 22 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke