Sandrya emang moi dah....!?
Karena ini sudah mengalami 5x periode tektonik dan batuannya sejenis
metamorf plus sumur yg akan dibor didaerah thrust faults maka harapan
fracture density mantab, fracture spacing-nya mantabbb....jadi dalam 300m
itu paling tidak ada 80% fracture network.
Dry, kalau porosity 3% itu anggapannya dari fracture maka itu hal yg biasa
karena biasanya fracture porosity jarang lebih dari 2%.
Yakini dulu porosity kamu punya itu matrix poro atau fracture poro, atau
keduanya. Jgn lupa plan kedepan-nya yaitu 'core', siapa tahu ada fracture
yg tidak bisa dideteksi Image tool. Oceh dech.....gimana euy kesebelasan
Madrid keok tuch..??

Cheers,
Gde

> Terima kasih sebelumnya Pak Agus, Pak Shofi dan Pak Gde serta rekan2 yg
> lainnya atas masukannya.
>
> Mungkin perlu sedikit saya jelaskan masalahnya.
> Target formation adalah Quartzite reservoirs yg berumur ordovician.
> Formasi ini telah mengalami kurang lebih 5 kali periode structure. Mudah
> terlihat oleh 3D seismic main faults (in general thrust faults) dan trend
> natural fracture (kata: pak Gde) dibantu dengan software Fraca. Porosity
> sangat rendah sekali: 3%. Oleh sebab itu kita menginginkan utk mem-bor
> sumur
> yg kurang lebih mendekati fracture network. Paling tidak kalau pun dari
> natural fracture tak mengalir, akan dilakukan fracturation setelah itu.
> Satu sumur berhasil dibor pas didekat fracture network dan hasilnya cukup
> bagus. Namun karena lemahnya kontrol BOP (kata: pak shofi), blow out lah
> yg
> terjadi.
>
> Untuk menghindari problem yg telah terjadi dan konon dengan UBD bisa
> membantu mengurangi biaya pengeboran, mengurangi Skin well bore,
> meningkatkan produksi dengan meminimumkan formaiton damange, untuk itu
> akan
> dicoba pilot wells UBD.
>
> Dari quartzite formation yg tebalnya kurang lebih 300m, kita tak bisa
> menentukan dimana letak jelasnya bagian yg paling fracture atau berapa
> persenkah dia. Harus dilakukan dulu fracture model (dari logs imagery +
> analog field + seismic). Paling tidak apabila satu sumur berhasil di
> lakukan
> interpretasi fracture dari log, akan dianalogikan ke sumur lain dimana
> kira2
> yg berpotensial.
>
> Yang diharapkan adalah: disamping engineering data terpenuhi (reducing
> skin,
> improvement productivity) juga geological informasinya dari model fracture
> bisa kita buat.
>
> Dari masukan semua rekan2, bisa saya sim

----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke