> Mar,
Wah sistim penghargaan kpd Anak yang Anda lakukan bagus sekali , sayang aku mau nyontek sudah kelewat waktunya. Mungkin aku aplikasikan buat cucu ya , (kalau masih duwe duit) hehehe. BTW , menghidupkan komisi ini tetap saya anggap penting sebagai bagian dari satu organisasi profesi. Kalau kita lihat AAPG misalnya banyak sekali macam penghargaan yang mereka berikan dan sudah sangat melembaga. Si-Abah ____________________________________________________________________ Si- Abah ______________________________________________________________________ > Abah, > > Ya katanya, ucapan tulus, akan menjadi penghargaan, dan bisa > menyenangkan hati. > > Sudah banyak kok IAGI melakukan penghargaan-nya. Banyak sekali. Ya, apa > saja bisa di perbaiki. Kalau saja ku di tanyakan usulan, ya misalnya, > juara convention tak hanya nomer satu saja (selama ini yang saya lihat), > namun misalnya, hingga juara tujuh. Nadanya, presenter tak begitu perlu > uangnya (kalau saja uang menjadi agag kendala). Ini ku duga akan memacu > penulisan, isi penelitian, tambahan rasa terimakasih panitya, untuk > kemajuan Indonesia mengejar level ke tingkat dunia. > > Menghargai: filosof Mas Awang malah sudah mulai mendaftar nama-nama > penulis geologi Indonesia. Itu ya penghargaan : Multatuli, van Bemmelen, > Soetarjo Sigit, Katili, Hamilton, Hutchison, dll., hingga Sukamto. Lalu > pernah di sebut atau nanti di tulis: Verbeck, Junghun, Louis Pasteur, > Boscca., RP Koesoemadinata. Ku dah tulis 100 orang di akronim-ku, ada > nanti juga raja Senopati, Sultan Agung, HB IX, dll. > > Saya suka menggunakan hadiah, hindari jauh-jauh "punishment". Tak sadar, > tiap angka (nilai ulangan) 7 ku hargai 10 ribu rupiah, dan angka lebih > tinggi dengan rupiah yang meninggi lagi, dan tambahan kalau juara klas, > apalagi lebih tinggi rangkingnya, anak saya menjadi selalu riang, dan > merasa rugi kalau tak belajar (dan mengatakan belum pernah ku marahi > malah di umur 20 th ini, kecuali hanya sekali ku cubit kecil karena > gawat: panas demam berdarahpun mau seminggu Study Tour). Kadang hingga > ku bangun tengah malam, dia malah belum berhenti belajar dari sore. > Uangnyapun, yang bisa 500 rb se-rapotan, 6 kali setahun, hingga 10 th > terakhir, ya di sayang-sayang. (Padahal, kalau gag bagus nilainyapun, ya > uangku untuk dia juga). > > Salah ya Abah begitu itu ? > > Salam, > Maryanto. > > ________________________________ > > From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] > Sent: Thursday, May 03, 2007 12:37 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [iagi-net-l] Earth Day 2007 - Reward and Acknowledgement > > > > Sdr. Maryanto > > Selamat atas prakarsanya memberikan penghargaan , karena sampai saat ini > IAGI > belum mampu untuk memberikan /melakukan hal serupa. > Semoga PP - IAGi merasa "tersentak" dan segera menyusun kembali Komisi > Penghargaan dan Kehormatan , yang salah satu tugasnya adalah meberikan > pehargaan kepada ahli geologi dan siapa saja yang memberikan kontribusi > yang besar kepada geologi Indonesia dan IAGI. > > Kok susah menghargai jasa orang lain ????? > > Si-Abah > > ______________________________________________________________________ > >> >> Salam, >> >> Netter IAGI dan HAGI, >> >> Menunjang Hari Bumi 2007, perkenankanlah kami memberi penghargaan >> "Rewards and Acknowledgement" kepada : >> >> Prof. Dr. Ir. H. R.P. >> Koesoemadinata. >> >> Atas jasa memelihara bumi, alam, memanfaat potensi untuk ke semua > bangsa >> dan umat, sebagai kalifah alam. >> >> Arif (mengetahui, berilmu, saleh, bijaksana). Mengajarkan ilmu alam, >> menjadi "founding father" semua jurusan Geology Indonesia, termasuk >> masih selalu aktif di IAGI.net. Membagi ilmu ke banyak murid (sehingga >> bergaji jutaan per bulan per murid untuk kesejahteraan murid-murid, >> keluarga orang tua, saudara, sahabat, yatim-piatu, kesejahteraan > rakyat >> Indonesia atas billion barel minyak, tambang-tambang lain, menekan >> hazard). Amal untuk hari nanti. Menulis buku, sejak 1950'an hingga > kini, >> deskriptif alam, dari propertis laut hingga gunung, evolusi tektonik, >> evolusi sedimen, ukuran butir, nama-nama bendanya, dll, semua cekungan >> di Indonesia hingga pelosok dunia, menjadi buku pegangan > "earthsientist" >> (geologist, geophysicist, geodetis, geografis, paleontologist, > sejarah, >> bahasa, sastra, hukum, economist, dll.), di bawa ke segala penjuru >> seluruh pelosok dunia, dan murid tersebar ke segala pelosok dunia yang >> di maui. Doktor, cumlaude Colorado School of Mines, tercepat di dunia >> (2.5 th). Menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. >> >> Kami memberi momento kecil senilai Rp. 1.000.000,00 (satu juta > rupiah). >> (Agar lebih bisa memilih, dengan kerendahan hati, kami mohon nomer >> rekening untuk transfer). >> >> Wassalam wr. wb. >> Maryanto >> Murid, merangkap 7 jabatan "SALAM Foundation". >> >> >> >> >

