OK juga tuh, nimbrung,
Saya ingin kerja dimanapun, hanya untuk menganjal perut, menyekolahkan
anak-anak yang masih kecil. Itu pun Kagak direspon dan Kagak Dapet-2.
Begitukah ? gambaran umat
secara filosof. seperti pela nduk bicara dengan gajah ?.
Kalau Depnaker hanya ngurus pembantu dan upah UMP, apa Migas ngurus atau
perlu pekerja ?. Kita sebaiknya tidak hanya jadi bicara prof to prof. Gimana
ngembaliin subsidi pemerintah untuk pendidikan yang kata sangat tinggi,
apalagi di PTN. IAGI mungkin punya solusi.
Bagi yang ke LN biarin aja, rezki mereka kok.
Yang perlu dibahas. Berapa lulusan Geologist di Indonesia, katakanlah 10 PT
x 50 orang, sudah 500 orang / tahun, tambah lagi yang pulang dari pendidikan
LN berapa ?.. Belum lagi alumni yang kerja diluar Geologi (karena tidak LAKU
di proyek geologi) katakanlah 80 %, Apa tidak masih kurang juga. Bila bicara
dan cari yang fully profesional menurut selera ?. Apa yang nyari juga sudah
prof ?.
----- Original Message -----
From: "sidauruk" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, May 28, 2007 4:45 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Pembedaan Gaji Bagi Profesional Asing dan WNI di
Tanah Air Picu Brain Drain
Urun rembug,
Saya ingin bekerja di negeri sendiri, gaji standard
expat, sekolahin anak di international school dan cas
cis cus bahasa sono tapi......itu yang sedang saya
cari....
Q : Sebenarnya "ingin" digaji seperti expat atau
"butuh" digaji secara expat ada bedanya gak ya.
Peace,
Yunita
--- Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Maaf berat, ini khayalan saja, mudah mudahan gak
cocok ..... sekali lagi ini
khayalan ...
Orang optimis: brain drain itu bagus untuk
menunjukkan bahwa kita mampu jadi
expat dengan kualitas dunia, dapat uang dan
fasilitas layaknya expat, bisa
menyekolahkan anak dengan standar international dan
cas cis cus pake bahasa
inggris
Orang netral1: siapapun punya hak untuk memilih kalo
pilihan itu ada dan itu
mungkin terbaik buat mereka, dari segi financial dan
non financial. sekarang
saya memilih untuk tetap disini.
Orang netral2: kerja dimana aja sama kok, uang bukan
segalanya, saya cukup
bahagia dengan apa yang saya dapat. Tidak selamanya
mereka bahagia hidup
sebagai expat.
anda?
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the
29th IATMI Annual Convention and Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------