mas Miftah, Asumsi saya dengan sumur delineasi berarti zone relatif masih virgin, belum pernah diproduksi. Saya tidak banyak tahu CSB, tapi kalau sand nya tebal-tebal, apa tidak lebih murah bila dilakukan RFT untuk membedakan fluid berdasarkan pressure gradient atau MDT dengan OFA/LFA?
Salam, Herry ----- Original Message ---- From: Miftah Mazied <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Thursday, 14 June, 2007 11:03:10 AM Subject: [iagi-net-l] Tanya magnetic resonance Dear IAGI-Net, Mohon bantuannya, Kami akan mengebor satu sumur delineasi di sekitar Central Sumatra . Problem kami adalah sulitnya membedakan zona oil dan air yang sangat fresh karena keduanya menghasilkan bacaan resistivity yang sama-sama tinggi. Bos saya mengusulkan running NMR untuk menyelesaikan masalah ini , tapi saya agak ragu karena kami tidak punya data capillary pressure atau Swirr dari core untuk mengkalibrasi nilai T2 cutoff nya. Pertanyaan saya adalah apakah tanpa kalibrasi T2 cuttof, akurasi fluids identification yang dilakukan oleh tool ini bisa dipercaya? Terimakasih sebelumnya, Miftah Mazied ___________________________________________________________ Yahoo! Mail is the world's favourite email. Don't settle for less, sign up for your free account today http://uk.rd.yahoo.com/evt=44106/*http://uk.docs.yahoo.com/mail/winter07.html

