Kalau pendapat saya: 1. Andaikata depth 1950m itu memang transisi zone, dan 2500m itu sudah overpressure pada daerah rapid sedimentation maka ini overpressure zone ini saya anggap dangkal (??). Posisi HC dengan structure trap bagaimana, Pak Bambang?
2. Formasi yg overpressure itu tersingkap dipermukaan. Overpressure ini bisa terjadi karena factor meteoric gravity driven (topography) atau karena kompaksi karena rapid sedimentaion itu. Atau factor lain yg saya belum ketahui. Ini perlu data2 yg lebih lengkap. 3. Kalau ada data sonic, bisa dibuat trend normal dan tidak normal untuk memprediksi transisi-overpessure zone. 4. Overpressure karena factor kedalaman tidak selalu. Kalau mengikuti stratigraphy bisa saja terjadi seperti lateral discontinuity. Pak Bambang, aku nggak mancing2 loh...?? sekian dulu nanti disambung lagi. Cheers, gde > Saya berharap ada yang mau share tentang pore pressure. Di sumur-sumur > offshore yang jaraknya sekitar 25 kilometer didapatkan transition zone > pada kedalaman sekitar 1950 meter (6000 ft). Drilling dihentikan pada > kedalaman 2500 m karena memerlukan lumpur 2.18 sg (18 ppg) untuk drilling > zona overpressure tsb. Formasi yang overpressure di offshore tersebut > sebagian tersingkap ke permukaan di onshore. Bagaimana mengantisipasi > overpressure di onshore ini, pada kedalaman berapa diperkirakan > overpressure, atau karena terekspose ke permukaan sehingga menjadi tidak > overpressure? Sebenarnya zona transisi mengikuti stratigrafi atau > kedalaman? > > Thanks > Pujas > > > --------------------------------- > You snooze, you lose. Get messages ASAP with AutoCheck > in the all-new Yahoo! Mail Beta. ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! CALL FOR PAPERS: send your abstract by 30 March 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 - The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi ---------------------------------------------------------------------

