Tengah asyik mengetik di depan komputer pukul 00.05 WIB malam ini (09 Agustus 
2007), saya merasakan ruangan bergoyang. Gempa ! Pintu bergetar, permukaan air 
di aqua galon bergoncang seperti ombak, pintu segera saya buka, siap2 kalau 
mesti keluar rumah, keluarga yang saat itu sedang lelap tertidur saya 
bangunkan. Kekuatan gempa yang saya rasakan sekitar III-IV MMI. Tak sampai 1 
menit, gempa tak dirasakan lagi. Mudah2an ini bukan foreshock.
   
  Inilah data dari USGS :
  Earthquake Details
            Magnitude
    7.5
      Date-Time
    ·  Wednesday, August 8, 2007 at 17:04:58 (UTC)
= Coordinated Universal Time 
  ·  Thursday, August 9, 2007 at 12:04:58 AM 
= local time at epicenter Time of Earthquake in other Time Zones 
      Location
    5.968°S, 107.655°E
      Depth
    289.2 km (179.7 miles)
      Region
    JAVA, INDONESIA
      Distances
    100 km (65 miles) E of JAKARTA, Java, Indonesia
110 km (70 miles) N of Bandung, Java, Indonesia
135 km (80 miles) NW of Cirebon, Java, Indonesia
140 km (85 miles) NE of Sukabumi, Java, Indonesia
      Location Uncertainty
    horizontal +/- 8 km (5.0 miles); depth +/- 11.2 km (7.0 miles)
      Parameters
    Nst=170, Nph=170, Dmin=545.1 km, Rmss=1.18 sec, Gp= 36°,
M-type=moment magnitude (Mw), Version=7 

   
  Bisa dilihat bahwa ini gempa yang kuat, untung berasal dari kedalaman 
menengah-dalam (hampir 300 km). Kalau dangkal (< 60 km), dengan kekuatan 7.0 
SR, bisa dibayangkan bagaimana kerusakan yang akan terjadi di jalur pantura 
Jawa Barat-Jawa Tengah termasuk kota2 besar macam 
Jakarta-Cirebon-Pekalongan-Semarang. Gempa, menurut laporan2 yang masuk ke 
BMG,dilaporkan dirasakan dari Padang-Bali.
   
  Data momen tensor solution dari NEIC USGS menunjukkan bahwa pematahan akibat 
gempa ini berupa strike-slip faulting dengan komponen thrust berarah strike 323 
deg NE dan dip 28 dip.
   
  Berdasarkan plate tectonic setting Jawa  dan Indonesia Barat, pusat gempa ini 
terjadi jauh di bawah kerak kontinen Laut Jawa di wilayah astenosfer pada zone 
gempa miring Wadati-Benioff di kedalaman 290 km. Berdasarkan histori kejadian 
gempa, episentrum2 gempa di wilayah ini akan berasal dari kedalaman sekitar 300 
km atau lebih.
   
  Berdasarkan peta kontur kedalaman zone Wadati-Benioff, pusat2 gempa di 
wilayah pantura Jawa sampai ke Laut Jawa akan lebih dalam daripada 250 km, 
untuk dapat menimbulkan kerusakan yang besar di kota2 besar di wilayah pantura, 
maka gempa harus sekuat seperti yang menggoncang Aceh dan sekitarnya Desember 
2004 (8.9 SR). Semoga tak akan pernah terjadi.
   
  salam,
  awang 
  (09 Agustus 2007, pukul 01.50 WIB)
   
   

       
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally,  mobile search that gives answers, not web links. 

Kirim email ke