USGS telah mengeluarkan moment tensor solutionnya (global CMT moment tensor solution) yang menunjukkan pematahan gempa Bengkulu 12 September 2007 dominan thrusting dengan sedikit komponen strike-slip faulting pada strike 123 NE dan dip 79 degree. Strike ini sejajar dengan Mentawai Fault. Dipnya yang hampir tegak menunjukkan bahwa thrusting ini mengakar kepada strike-slip master fault Mentawai yang memang tegak (karena strike slip). Ini semacam hubungan flower structuring. Bisa dikatakan bahwa komponen thrusting gempa ini merupakan minor surface manifestation dari Mentawai Fault. Bisa diselidiki lebih lanjut apakah karena thrusting ini merupakan komplemen strike-slip, maka tsunami tak terjadi. Kalau saja tak ada kait-mengaitnya dengan strike-slip fault yang lebih besar; maka sangat meyakinkan tsunami bisa terjadi salam, awang
Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Gempa sebesar itu mesti banyak gempa susulannya. Itu pula yang menjadi alasan mengapa penduduk di Bengkulu dan sekitarnya tidak mau segera kembali ke rumahnya masing-masing karena masih dirasakan bumi bergoyang-goyang, lebih memilih tidur di bawah tenda di tempat agak tinggi. USGS juga telah mengoreksi datanya bahwa gempa Bengkulu in berkekuatan 8,2 Mw (ekivalen sih dengan 7.9 Mb dan 7.9 SR), dan berpusat di kedalaman 30 km. BMG telah mencabut peringatan dininya pada pukul 20.10 WIB tadi atau dua jam setelah gempa utama terjadi (18.10 WIB). Memang dilaporkan tidak terjadi tsunami di pantai2 Bengkulu-Padang. Juga tak dilaporkan ada tsunami di wilayah2 lain di Asia Tenggara, Asia Selatan, maupun Australia berdasarkan radio El Shinta,VOA, dan BBC dari pukul 20.30 sampai 23.00 WIB. Mengapa tak ada tsunami ? Kelihatannya ada satu syarat yang tidak dipenuhi, yaitu pola pematahan batuannya bukan thrusting, tetapi oblique strike-slip dan normal. Tetapi ini harus dicek lagi atas momen tensor solution (focal mechanism)-nya. Sayangnya, USGS belum menampilkan data momen tensor solution-nya, yang ada hanya historic momen tensor solution untuk gempa2 lama yang bervariasi dari thrusting, normal fault, dan strike-slip (thrust dominan). Saya coba menafsirkan first arrival P-wave-nya dari sekitar 50 seismogram yang ditampilkan USGS -kelihatannya tak menunjukkan dominasi thrusting, tetapi normal faulting. Kemudian, mengingat bahwa lokasi pusat gempa di splay Mentawai Fault yang merupakan pasangan Sumatra Fault dan sama2 dextral faulting, maka kemungkinan pematahan batuan dominan secara strike-slip faulting. Strike-slip faulting tak menyebabkan tsunami berarti. Secara tektonik, gempa Bengkulu ini terjadi di prisma akresi terangkat yang membentuk pulau2 Simeulue-Nias-Mentawai-Enggano, tepat pada splay Mentawai Fault - sesar yang memisahkan prisma akresi Sumatra dengan forearc basement Sumatra. Lokasi ini sejalur dengan lokasi gempa Aceh 26 Desember 2004. Mengapa gempa Aceh menimbukan tsunami sedangkan gempa Bengkulu ini tidak ? Jawabannya terletak pada pematahan batuan kedua gempa itu. Gempa Aceh terjadi di percabangan sesar (horse tail) Mentawai Fault yang membentuk restraining bend, sehingga wilayah ini kompresif dan saat ditekan oleh konvergensi lempeng akan cenderung thrusting. Sementara itu, gempa Bengkulu ini benar2 terjadi di strike-slip fault Mentawai yang peluang2 terbentuknya thrusting tidak terlalu besar. salam, awang Rovicky Dwi Putrohari wrote: Baru saja aku menuliskan di Blog ternyata gempanya masih susul menyusul, saat ini dengan kekuatan 6 M http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/Maps/10/100_-5.php RDP > > > ***************************************************************** > > > TSUNAMI WATCH INFORMATION (TWI) IS PROVIDED TO THE COUNTRIES OF > > > THE INDIAN OCEAN REGION FROM JMA IN COOPERATION WITH PTWC OF US > > > ON AN INTERIM BASIS PRIOR TO THE ESTABLISHMENT OF THE TSUNAMI > > > EARLY WARNING SYSTEM IN THE REGION. TWI SHOULD BE REGARDED AS A > > > REFERENCE MATERIAL FOR THE DISASTER PREVENTION AUTHORITIES OF THE > > > RECIPIENT COUNTRIES TO ISSUE TSUNAMI WARNINGS ON THEIR OWN > > > INITIATIVE AND RESPONSIBILITY. > > > ***************************************************************** > > > > > > > > > _______________________________________________ > > Joint Convention Bali 2007 > > HAGI - IAGI - IATMI > > > > Secretariat : > > ETTI (Exploration Think Tank Indonesia) > > Jln. Tebet Barat Dalam III no.2-B > > Jakarta 12810 Indonesia > > Phone +62-21-8356276 > > Fax +62-21-83784140 > > _______________________________________________ > > The Indonesian Assosiation Of Geophysicists mailing list. > > [EMAIL PROTECTED] > > www.hagi.or.id > > > > > > -- > http://rovicky.wordpress.com/ -- http://rovicky.wordpress.com/ --------------------------------- Check out the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos. --------------------------------- Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more.

