Bukannya justru yang deepwater deposit lebih gampang explore nya? yang shelf dan fluvial lebih complicated karena banyak nya factor yang mempengaruhi depsotional system, dan bervariasi nya lithology yang dihasilkan. kalau explotation di deepwater environment mungkin memang lebih besar biayanya.
let's go for deep water exploration..... fbs ----- Original Message ---- From: Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Sunday, September 16, 2007 7:46:35 PM Subject: [iagi-net-l] Cekungan Migas Indonesia Makin Sulit Dieksplorasi Jumat, 07/09/2007 16:23 WIB Cekungan Migas Indonesia Makin Sulit Dieksplorasi Alih Istik Wahyuni - detikfinance Jakarta - Jangan harap bisa menambang minyak dan gas dengan mudah lagi di Indonesia. Cekungan migas yang tertinggal sekarang adalah cekungan dengan tingkat kesulitan yang tinggi. Risikonya mencapai 40 persen. Kepala Dinas Studi Eksplorasi Divisi Kajian dan Pengembangan Bidang Perencanaan BP Migas menjelaskan, cekungan migas yang tergolong mudah di Indonesia saat ini sudah habis. Ia menjelaskannya dalam diskusi tentang eksplorasi migas di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat (7/9/2007). Konsekuensinya, untuk menggarap cekungan migas dengan tingkat risiko yang tinggi itu dibutuhkan biaya yang jauh lebih besar. Kalau menggarap cekungan migas di suatu lapangan yang mudah hanya butuh sekitar US$ 3-5 juta, maka untuk lapangan yang sulit seperti di laut dalam butuh US$ 20 juta. "Seperti kalau kita makan kacang, kan yang diambil yang besar-besar dulu," katanya. Cekungan migas yang tergolong mudah dikembangkan adalah lapangan Minas dan Duri. Itupun sudah hampir habis cadangannya. Namun Indonesia tak sendirian, negara-negara Timur Tengah pun kini mulai kehabisan cekungan-cekungan migas yang mudah dieksplorasi dan eksploitasi. Anditya menjelaskan, sulitnya pengembangan suatu cekungan antara lain karena cadangan minyak terus bergerak. Saat ini Indonesia memiliki 15 cekungan yang sudah berproduksi, 9 cekungan yang sudah ditemukan cadangan tapi belum berproduksi, 14 cekungan sudah dibor tapi tidak tidak ada cadangan, dan 22 cekungan yang belum dibor. (lih/ir) ---------------------------------------------------------------------------- JOINT CONVENTION BALI 2007 The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

