Cuma membayangkan kalau tulisan Pak Awang bisa disertai gambar dan diupload
ke blog seperti Om Rovicky, pasti akan sangat menarik untuk dibaca.

On 9/19/07, Awang Harun Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
>
> Pak Koesoema,
>
> Dalam dua tahun terakhir ini Pembuang Basin ada yang melirik lagi. Dalam
> beberapa kesempatan saya pernah berdiskusi dengan geologists yang sedang
> mencoba "mematangkan" cekungan ini. Semangatnya boleh juga, walaupun
> terus terang risikonya tinggi. Tetapi, apa yang mereka sebut sebagai
> Pembuang Basin, dalam pandangan saya itu masih lereng barat Barito
> Basin.
>
> Dari peta geologi permukaan, di sebelah selatan baratdaya Palangkaraya
> ada Formasi Dahor (Pliosen) tersingkap memanjang SBD-UTL; padahal di
> sekitarnya adalah endapan Kuarter. Di bawahnya berarti ada tinggian
> basement memanjang SBD-UTL. Inilah yang diyakini sebagai batas antara
> Barito Basin ke sebelah timur, dan Pembuang Basin ke sebelah barat.
> Kebetulan juga, pembagian cekungan yang ada membatasi Pembuang Basin
> dari SBD Palangkaraya ke arah barat sampai sekitar Pangkalanbun dan
> Sungai pembuang.
>
> Awal tahun 1990-an, Huffco beroperasi di antara lereng barat Barito
> Basin dan bagian timur Pembuang Basin. Tak sampai lima tahun, mereka
> mengembalikan wilayahnya secara total sebab tak ada yang bisa dibor. Tak
> ada struktur, tak ada kitchen. Ada seismik, tetapi belum masuk ke
> wilayah proper Pembuang Basin. Sedimen Pembuang Basin sangat tipis.
> Apakah ia layak disebut cekungan sedimen, bisa kita lihat lagi. Karena
> jauh dari pusat tektonik dan sebagai intra-cratonic basin yang stabil,
> tak ada struktur berkembang. Juga, karena sedimennya tipis, tak ada
> kematangan yang cukup untuk generasi hidrokarbon.
>
> Proper Pembuang Basin (dari Palangkaraya ke sebelah barat sampai Sungai
> Pembuang berdasarkan pembagian sekarang) berisiko besar. Data gravity
> menunjukkan itu tinggian. Tak ada data seismik, data seismik yang ada
> hanya di sebelah timur Palangkaraya yang masih masuk ke lereng barat
> Barito Basin. Proper Pembuang Basin belum pernah dibor.
>
> Tetapi, di Tanjung Malatayur, hampir 50 km sebelah barat Banjarmasin,
> atau di batas timur Pembuang Basin/batas barat Barito Basin; terdapat
> seepages minyak dan dilaporkan masyarakat di sana bahwa Belanda pernah
> mengebor dua sumur di sana (AS-506 dan AS-508). Dan di Desa Tanjung
> Kramat, masih sekitar sini juga, terdapat suatu tempat yang penduduknya
> menyebut "danau minyak". Di wilayah Desa ini banyak alur2 sungai kering
> (creek) yang dari celah2 lumpur dasar sungainya mengeluarkan minyak. Di
> sekitar Pulangpisau di aliran Sungai Kahayan ditemukan juga gas
> seepages.
>
> Yang saya sebutkan di atas sebenarnya sudah masuk ke domain paling barat
> dari Barito Basin. Kalau benar itu semuanya seepages (kelihatannya iya,
> sebab di foto2nya dibakar dan menyala); maka ternyata jauh benar jarak
> migrasi hidrokarbon bisa sampai ke batas antara Pembuang Basin dan
> Barito Basin; sebab di dekatnya tak ada dalaman setempat yang bisa
> menggenerasikan hidrokarbon.
>
> Proper Pembuang Basin (dari Palangkaray-Sungai Pembuang) sedimennya dari
> timur ke barat makin menipis, dan betul bahwa di beberapa tempat granit
> Schwaner tersingkap, juga beberapa volcanic outcrop yang lebih muda.
> Belanda pun tak pernah mengerjakan wilayah ini selain pemetaan permukaan
> secara setempat2.
>
> Mengenai Pembuang Basin adalah mythos, saya menemukan publikasi2 yang
> tak sepakat menarik batas antara Pembuang dan Barito basins. Yang saya
> sebutkan di atas (Palangkaraya ke SBD) sebagai batas timur Pembuang itu
> berdasarkan publikasi resmi pembagian cekungan (IAGI, 1985) yang harus
> kita lihat lagi. Publikasi lama awal tahun 1970an menaruh batas bahwa
> batas timur Pembuang Basin adalah Sungai Pembuang (jauh lebih ke barat
> daripada Palangkaraya). Kalau kita menentukan berapa tebal miinimum
> sedimen suatu cekungan, dan telah kita tentukan di mana sebenarnya batas
> Pembuang Basin; lalu Cekungan Pembuang tak lolos passing grade ini, ya
> mungkin Pembuang Basin mesti kita "buang" dari inventory cekungan2
> sedimen di Indonesia.
>
> Sumur yang Pak Koesoema sebutkan di offshore selatan Barito itu masih
> benar2 di terusan Barito Basin ke selatan (Tabanio-1, Ashland 1971,
> dry).
>
> Salam,
> awang
>
> -----Original Message-----
> From: R.P. Koesoemadinata [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Sent: Wednesday, September 19, 2007 5:20 C++
> To: [email protected]
> Subject: [iagi-net-l] Pembuang Basin
>
> Sdr. Awang:
> Apakah anda mengetahui mengenai Pembuang Basin di Kalimantan Tengah?
> Cekungan ini selalu muncul pada peta2 cekungan Indonesia, termasuk peta
> Hamilton, IAGI, Pertamina dsb. Setahu saya pada daerah aliran Pembuang
> sudah
> tersingkap batuan granit (saya pernah menyuruh orang survey geologi di
> sana
> pada tahun 90-han). Apakah sebenarnya ada "real data" yang menyatakan
> adanya
> cekungan sediment disana seperti seismic, gravity, aeromagnetic? Ada
> seorang
> geologist yang menasehati suatu perusahaan mengambil block disana dengan
> joint study yang bersikukuh bahwa di cekungan ini "Belanda" pernah
> membor
> dan mendapatkan minyak bahkan hulu casingnya masih ada. Yang saya tahu
> memang offshore ada pemboran di tahun 70-an, tetapi jauh ke selatan (di
> ujung utara Muriah trough)
> Barangkali Pembuang Basin ini adalah mythos belaka?
> Wassalam
> RPK
>
>
>
>
> ----------------------------------------------------------------------------
> JOINT CONVENTION BALI 2007
> The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and
> Exhibition,
> Bali Convention Center, 13-16 November 2007
>
> ----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
> shall IAGI be liable for any, including but not limited to direct or
> indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of
> use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any
> information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>

Kirim email ke