Apakah you punya peta lokasi dari sumur2 AS-506 dan AS-508, serta seepages
dan danau minyak, atau lebih bagus lagi koordinat-nya?
----- Original Message -----
From: "Awang Harun Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, September 19, 2007 8:41 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] Pembuang Basin
Pak Koesoema,
Dalam dua tahun terakhir ini Pembuang Basin ada yang melirik lagi. Dalam
beberapa kesempatan saya pernah berdiskusi dengan geologists yang sedang
mencoba "mematangkan" cekungan ini. Semangatnya boleh juga, walaupun
terus terang risikonya tinggi. Tetapi, apa yang mereka sebut sebagai
Pembuang Basin, dalam pandangan saya itu masih lereng barat Barito
Basin.
Dari peta geologi permukaan, di sebelah selatan baratdaya Palangkaraya
ada Formasi Dahor (Pliosen) tersingkap memanjang SBD-UTL; padahal di
sekitarnya adalah endapan Kuarter. Di bawahnya berarti ada tinggian
basement memanjang SBD-UTL. Inilah yang diyakini sebagai batas antara
Barito Basin ke sebelah timur, dan Pembuang Basin ke sebelah barat.
Kebetulan juga, pembagian cekungan yang ada membatasi Pembuang Basin
dari SBD Palangkaraya ke arah barat sampai sekitar Pangkalanbun dan
Sungai pembuang.
Awal tahun 1990-an, Huffco beroperasi di antara lereng barat Barito
Basin dan bagian timur Pembuang Basin. Tak sampai lima tahun, mereka
mengembalikan wilayahnya secara total sebab tak ada yang bisa dibor. Tak
ada struktur, tak ada kitchen. Ada seismik, tetapi belum masuk ke
wilayah proper Pembuang Basin. Sedimen Pembuang Basin sangat tipis.
Apakah ia layak disebut cekungan sedimen, bisa kita lihat lagi. Karena
jauh dari pusat tektonik dan sebagai intra-cratonic basin yang stabil,
tak ada struktur berkembang. Juga, karena sedimennya tipis, tak ada
kematangan yang cukup untuk generasi hidrokarbon.
Proper Pembuang Basin (dari Palangkaraya ke sebelah barat sampai Sungai
Pembuang berdasarkan pembagian sekarang) berisiko besar. Data gravity
menunjukkan itu tinggian. Tak ada data seismik, data seismik yang ada
hanya di sebelah timur Palangkaraya yang masih masuk ke lereng barat
Barito Basin. Proper Pembuang Basin belum pernah dibor.
Tetapi, di Tanjung Malatayur, hampir 50 km sebelah barat Banjarmasin,
atau di batas timur Pembuang Basin/batas barat Barito Basin; terdapat
seepages minyak dan dilaporkan masyarakat di sana bahwa Belanda pernah
mengebor dua sumur di sana (AS-506 dan AS-508). Dan di Desa Tanjung
Kramat, masih sekitar sini juga, terdapat suatu tempat yang penduduknya
menyebut "danau minyak". Di wilayah Desa ini banyak alur2 sungai kering
(creek) yang dari celah2 lumpur dasar sungainya mengeluarkan minyak. Di
sekitar Pulangpisau di aliran Sungai Kahayan ditemukan juga gas
seepages.
Yang saya sebutkan di atas sebenarnya sudah masuk ke domain paling barat
dari Barito Basin. Kalau benar itu semuanya seepages (kelihatannya iya,
sebab di foto2nya dibakar dan menyala); maka ternyata jauh benar jarak
migrasi hidrokarbon bisa sampai ke batas antara Pembuang Basin dan
Barito Basin; sebab di dekatnya tak ada dalaman setempat yang bisa
menggenerasikan hidrokarbon.
Proper Pembuang Basin (dari Palangkaray-Sungai Pembuang) sedimennya dari
timur ke barat makin menipis, dan betul bahwa di beberapa tempat granit
Schwaner tersingkap, juga beberapa volcanic outcrop yang lebih muda.
Belanda pun tak pernah mengerjakan wilayah ini selain pemetaan permukaan
secara setempat2.
Mengenai Pembuang Basin adalah mythos, saya menemukan publikasi2 yang
tak sepakat menarik batas antara Pembuang dan Barito basins. Yang saya
sebutkan di atas (Palangkaraya ke SBD) sebagai batas timur Pembuang itu
berdasarkan publikasi resmi pembagian cekungan (IAGI, 1985) yang harus
kita lihat lagi. Publikasi lama awal tahun 1970an menaruh batas bahwa
batas timur Pembuang Basin adalah Sungai Pembuang (jauh lebih ke barat
daripada Palangkaraya). Kalau kita menentukan berapa tebal miinimum
sedimen suatu cekungan, dan telah kita tentukan di mana sebenarnya batas
Pembuang Basin; lalu Cekungan Pembuang tak lolos passing grade ini, ya
mungkin Pembuang Basin mesti kita "buang" dari inventory cekungan2
sedimen di Indonesia.
Sumur yang Pak Koesoema sebutkan di offshore selatan Barito itu masih
benar2 di terusan Barito Basin ke selatan (Tabanio-1, Ashland 1971,
dry).
Salam,
awang
-----Original Message-----
From: R.P. Koesoemadinata [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, September 19, 2007 5:20 C++
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Pembuang Basin
Sdr. Awang:
Apakah anda mengetahui mengenai Pembuang Basin di Kalimantan Tengah?
Cekungan ini selalu muncul pada peta2 cekungan Indonesia, termasuk peta
Hamilton, IAGI, Pertamina dsb. Setahu saya pada daerah aliran Pembuang
sudah
tersingkap batuan granit (saya pernah menyuruh orang survey geologi di
sana
pada tahun 90-han). Apakah sebenarnya ada "real data" yang menyatakan
adanya
cekungan sediment disana seperti seismic, gravity, aeromagnetic? Ada
seorang
geologist yang menasehati suatu perusahaan mengambil block disana dengan
joint study yang bersikukuh bahwa di cekungan ini "Belanda" pernah
membor
dan mendapatkan minyak bahkan hulu casingnya masih ada. Yang saya tahu
memang offshore ada pemboran di tahun 70-an, tetapi jauh ke selatan (di
ujung utara Muriah trough)
Barangkali Pembuang Basin ini adalah mythos belaka?
Wassalam
RPK
----------------------------------------------------------------------------
JOINT CONVENTION BALI 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall
IAGI be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data
or profits, arising out of or in connection with the use of any information
posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
----------------------------------------------------------------------------
JOINT CONVENTION BALI 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI be
liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or
damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits,
arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI
mailing list.
---------------------------------------------------------------------