Mengebor Banjar Panji-1 adalah ide baru atau usaha baru Lapindo menambah target eksplorasi-produksinya, mengebor lebih dalam sampai ke "Kujung" sebab selama ini mereka hanya memproduksi gas dari Wunut sands jauh di atas.
Pak Awang Yth, Saya jadi ingat waktu ngobrol sama John Bates soal gas yang diproduksi dari wunut sand. Kalo ngga salah dulu dia bilang kalo target utama dari sumurnya sebenarnya adalah karbonat reef juga. Tapi karena closurenya sudah jebol maka gas nya mengisi wunut sand yang ada di atas karbonat reef ini. Pertanyaan saya, apakah memang dari dulu wunut sand ini jadi target utama? Ataukah ditemukan secara tidak sengaja karena closure dari reef yang sudah jebol? Yang saya tahu, sumur dukuh dulu dibor dengan concept yang salah satunya ya berharap closure dari reef yang jebol sehingga diharapkan akan mengisi lidah/paciran sand yang diatasnya. Soal formasi batuan akan mempengaruhi vegetasi di atasnya, saya sudah mencoba mempraktekannya. Waktu jalan2 ke Sampang dengan Greg Harris saya sempat ngobrol dengan dia soal pohon jati yang ada di sekitar pulau Madura. Saya bilang kalo di atasnya ada pohon jati maka besar kemungkinan batuan di bawahnya adalah batu gamping. Rupanya dia tidak percaya, dan ternyata setelah mendekat ke beberapa daerah yang banyak pohon jati, terbukti batuan bawahnya batu gamping. Waktu di Tulakan-Lorog-Pacitan pun demikian. Beberapa daerah yang banyak pohon jati terbukti batuan bawahnya adalah batu gamping wonosari. Tetapi di salah satu sudut kota Tulakan dimana tidak banyak ditemukan pohon jati diatasnya dan malah menjadi lahan buat singkong terbukti batuan dibawahnya adalah formasi jaten yang estuarin. Sedangkan daerah2 yang berbukit dan tidak banyak pohon jatinya terbukti sebagai terobosan volkanik andesit seperti Gunung Sepang contohnya. Rupanya alam juga banyak membantu, tergantung dari kitanya bagaimana melihatnya...... -doddy-

