Shofi,
Pertamina kini tidak bermain hanya di wilayah offshore, mereka pemegang saham
di beberapa blok offshore di sekitar Makassar Strait, bahkan lautdalam. Di
blok-blok itu Pertamina memang bukan operatornya. Tetapi sebagai operator,
Pertamina telah beberapa kali mengebor sumur di offshore (sekitar Bunyu) dan
Sulawesi Timur.
Perlu diingat bahwa lahan2 Pertamina adalah lahan2 tradisional yang berakar
dari sejarah industri migas di Indonesia yang dari 1885-1966 bermain hanya di
offshore, jadi sangat wajar mengapa Pertamina besar di on shore. Untuk
diketahui saja, masih besar lahan on shore Pertamina yang belum cukup
terksplorasi dengan baik (misalnya Jawa Barat selatan), dan kita pun baru
menyaksikan penemuan2 Pertamina bahwa di lahan2 tradisional pun masih prospek,
masih ada temuan2 baru yang menggembirakan (Sopa, Suban Baru, Gunung Kemala,
Karang Enggal, dll.).
salam,
awang
Shofiyuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Just curious aja sih, kenapa selama ini Pertamina hanya bermain di wilayah
onshore saja. Apakah Pertamina menganggap masalah pengeboran dan
pengembangan oil and gas di lepas pantai merupakan hal yang mahal? apakah
merupakan kelangkaan SDM nya? Atau apakah onshore selalu jauh lebih
menjanjikan dibanding offshore? atau masalah yang laen?
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.