Pak Sugeng,
Maaf baru dikomentari, saya baru kembali dari sidang OPEC di Wina.
Betul Pak Ajip seorang penggemar otodidak. Cerita-cerita Sunda Pak Ajip enak
diikuti, mengingatkan terus ke kampung halaman. Tetapi Pak Ajip bukan sastrawan
Sunda saja sebab tulisannya dalam bahasa Indonesia sama banyaknya. Dan, ia juga
memberikan penghargaan kepada penggiat sastra Jawa, Bali, dan kabarnya pernah
juga sastra Minang.
Terima kasih untuk oleh2 core dari NE Betara Jabung. Oleh2 serpentinit
Batanta suka saya pamerkan kepada teman2 yang kebetulan mampir ke kantor, dan
membandingkannya dengan serpentinit Ciletuh dan Meratus.
salam,
awang
Sugeng Hartono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pak Awang,
Rupanya Pak Ajip R ini seorang otodidak ya. Setahu saya beliau itu salah
satu sastrawan Kebudayaan Sunda.
Beliau pasti orang yang luar biasa (extra ordinary). Novelnya yang berjudul
Roro Mendut ditulis dengan sangat bagus dan memukau; berbeda
dengan Roro Mendut-nya Romo Mangunwijaya yang "kocak" dan "ngepop".
Novel Pak Ayip yang terakhir (?) berjudul Pengantin, sempat "dikritik" sama
alm Pak Pram (Pramudya Ananta Toer): Coba kalau P.Ajip mengalami pengalaman
(penderitaan) seperti saya, dia tidak bakalan menulis Pengantin... Saya
sendiri belum pernah baca novel ini.
Buku Pak Ajip R ini pasti bagus untuk menambah wawasan.
Salam,
Sugeng
nb.Pak Awang, saya ada oleh-2 sebongkah core dari LTAF atau basement di NE
Betara, Jabung.
---------------------------------
You rock. That's why Blockbuster's offering you one month of Blockbuster Total
Access, No Cost.