Sebenernya ini bukan hasil sebuah kuesioner pilihan tetapi hasil dari pertanyaan "wartawan" yang jawabannya akhirnya berupa kalimat-kalimat terpecah-pecah. Akhirnya Pak Hari Primadi mengelompokkan jawaban-jawaban itu menjadi 14 items. Dari 14 itulah aku sederhanakan supaya lebih mudah dimaknai lebih sederhana. Menjadi 4 kelompok kelas, ini mungkin subjektif. Btw, memang akan lebih menarik lagi kalau pertanyaan senada diberikan ke pekerja-pekerja di negeri lain, misal Middle east, Amerika, dan Eropa.
Survey senada (pakai ngomong-ngomong doank) saya buat beberapa tahun lalu memang fulus masih mendominasi. Tetapi itu terjadi pada awal-awal mereka disini. Termasuk ketika saya awal disini. Hanya saja setelah disini lebih dari 5 tahun, ternyata alasan itu bergeser. Mungkin inilah penjelasan yang lebih logis dari hasil "survey versi wartawan"nya IATMI-KL :) Yah barangkali masih juga sesuai teori Maslow ... Awal berlari keluarnya mungkin fulus, setelah fulus diperoleh karir-lah yang dicari ... Padahal sudah tahu kalau sebagai pekerja kontrak, karier sudah boleh dikata nonsense :) rdp 2008/4/8 sanggam hutabarat <[EMAIL PROTECTED]>: > Vick > > Salut untuk "Gallup" surveynya ringan karena olah statistiknya enggak > heboh.Beberapa pertanyaan survei itu jelas bersifat > inter-korelasi/multi-regresi dan 'terlalu' umum, pilahannya bertendensi > subjektif, tapi tetap enak dikomentari dan menarik koq. > > Yang 'jelas' 'kami' di ME karena fulus dan fasilitas bukan karier (paling > tidak berdasarkan ucapan verbal kebanyakan teman2 waktu perkenalan diri), yg > faktor signifikan lain cukup khas yaitu dekat dgn kota suci Mekah dan > Medinah. Hubungannya dengan Nasionalis/me..wah mudah2an kami akan bahas > mendekati 17 Agustus ini..hhehe. Mungkin agar bergeser jawabannya bila > pertanyaan dikemukakan berdasarkan kelompok umur dan year of > experiences...kerasa lha yg hampir dan lewat 50th udah pasti kumpulin fulus > the no. 1 factor...gitu yang aku tau di ME ini. > > salam hangat > sgm hutabarat > == > > > > > Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Apakah nasionalisme sudah menjadi barang jadul ? > > "Mengapa tertarik ke Malaysia, mengapa tidak ke Uni Eropa atau ke AS? Apa > keuntungan/ kemudahan bekerja di Malaysia?? Apa keinginan atau harapan > terhadap Indonesia sebagai tanah air, terutama dari pemerintah dimana > ternyata banyak sekali ahli-ahli Indonesia yang memilih bekerja di luar > negeri dan membangun negara orang lain karena mendapat imbalan ekonomi yang > sangat menyejahterakan dibandingkan dengan membangun negeri sendiri ? > > Diatas itu merupakan pertanyaan seorang "wartawan" yang suka menggelitik > rasa nasionalisme para pekerja migas di Luar negeri (khususnya Malaysia). > > Nah apa jawaban mereka yg saat ini bekerja di LN ini ? benarkah mereka > menginginkan materi saja ? > > Silahkan simak disini : > http://rovicky.wordpress.com/2008/04/08/nasionalisme-barang-jadul/ > > Rovicky DP > -- > http://tempe.wordpress.com/ > No one can monopolize the truth ! > > > > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com -- http://tempe.wordpress.com/ No one can monopolize the truth ! -------------------------------------------------------------------------------- PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) * acara utama: 27-28 Agustus 2008 * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 * abstrak / makalah dikirimkan ke: www.grdc.esdm.go.id/aplod username: iagi2008 password: masukdanaplod -------------------------------------------------------------------------------- PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

