Gimana mau beli yg non-subsidi, lha wong nulis namanya yg bener aja nggak tahu je , namanya kan Pertamax, bukan Petramax ...?
2008/4/29 Ismail Zaini <[EMAIL PROTECTED]>: > Kalau memang untuk kebaikan bersama mengapa tidak , biar tidak kaget mulai > sekarang sudah membiasakan beli dg harga non subsidi ( beli Petramax ) . > masak masih mau disubsidi trus terussan.. > > ISM > ========================= > BPH Migas: Cabut Subsidi BBM Mobil Pribadi > Pembatasan konsumsi BBM akan dilakukan bertahap. > > > JAKARTA--Badan Pengatur Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH > Migas) mengusulkan pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM) bagi > kendaraan pribadi. Usulan itu merupakan salah satu dari empat skenario yang > disiapkan pemerintah terkait program pembatasan konsumsi BBM bersubsidi. > > "Subsidi BBM hanya diberikan untuk kendaraan umum," kata anggota komite > BPH Migas, Adi Subagyo, kepada Republika, Ahad (27/4). Pertimbangannya, > ungkap Adi, pengguna kendaraan umum adalah masyarakat yang berpenghasilan > pas-pasan. Dengan alasan itu, hanya kendaraan umum yang akan ditempel smart > card. > > Smart card akan menjadi tanda pengenal bahwa kendaraan tersebut berhak > membeli BBM bersubsidi yang dijual di SPBU. Kendaraan pribadi, lanjut Adi, > masih bisa mengonsumsi premium atau solar yang dijual di SPBU dengan harga > nonsubsidi. > > Harga premium dan solar nonsubsidi ini akan ditetapkan tersendiri oleh > pemerintah. "Harganya mungkin dipatok lebih tinggi sedikit dari harga > subsidi, tapi masih di bawah harga bahan bakar jenis Pertamax atau Pertamax > Plus." > > Saat ini, premium bersubsidi dijual di SPBU pada harga Rp 4.500 per liter, > solar bersubsidi Rp 4.300 per liter, dan harga Pertamax serta Pertamax Plus > di atas Rp 8.500 per liter. > > Empat skenario pembatasan konsumsi BBM bersubsidi yang tengah digodok > pemerintah adalah pembatasan konsumsi berdasarkan kapasitas mesin (CC), > tahun keluaran kendaraan, berdasarkan peruntukannya (kendaraan umum atau > pribadi), dan kelompok kendaraan yang samar-samar. > > BPH Migas mengusulkan prioritas utama pembatasan konsumsi BBM berdasarkan > peruntukan atau skenario ketiga. Prioritas berikutnya adalah skenario kedua > atau berdasarkan tahun keluaran kendaraan. > > Untuk skenario ini, BPH Migas mengusulkan kendaraan pribadi roda empat > keluaran lima tahun terakhir tak mendapat subsidi BBM. "Tapi, untuk sepeda > motor keluaran lima tahun terakhir, tetap memperoleh subsidi." > > Di tempat terpisah, Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro, mengatakan, > pemerintah belum memutuskan opsi mana yang akan dipilih. Kendati demikian, > pembatasan konsumsi BBM bersubsidi akan dilakukan secara bertahap. > Pembatasan BBM menggunakan smart card itu tak bisa dilaksanakan sekaligus di > seluruh wilayah Indonesia. "Kita akan cari daerah yang bisa diterapkan smart > card," katanya, kemarin. > > Pengamat perminyakan, Kurtubi, menilai program penghematan BBM melalui > smart card kurang efektif. Dia lebih setuju jika pemerintah memilih > menaikkan harga BBM bersubsidi. > > Sebabnya, harga minyak mentah dunia bakal terus naik. Dalam kondisi ini, > jika harga BBM bersubisidi tak dinaikkan, pemerintah akan menanggung biaya > subsidi BBM yang luar biasa besar. "Tidak mustahil harga minyak mentah dunia > pada akhir tahun mencapai 150 dolar AS per barel," katanya, akhir pekan > lalu. > > Ekonom Indef, Aviliani, mengingatkan pemerintah agar segera memutuskan > soal harga BBM bersubsidi paling lambat Juni 2008. "Harus ada kesimpulan > dari pemerintah," katanya. Meskipun kebijakan tak populis, kenaikan harga > BBM dinilai berdampak positif bagi kesinambungan perekonomian nasional. > "Kisaran kenaikan 20-30 persen itu sudah paling maksimal." dia/ant > > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event > shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the > use of any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > >

