Kalau di Pantai utara ( Jepara ) sana ada namanya Krupuk Tayamum , yaitu krupuk yang goreng hanya pakai pasir laut yg putih yang memang banyak ditemukan dipinggir pantai. Mungkin karena daerah pesantren maka ada istilah Tayamum tadi ,omong omong ttg pohon kelapa tsb , dulu kalau dikampung kampung minyak goreng itu dari kelapa yang dibuat sbg industri rumah tangga , bahkan sisa / ampas minyak kelapa tsb bisa dijual tersendiri yg rasanya gurih gurih empuk ( dibeberapa daerah dinamakan Blondo ) , seiring dg masuknya industri Sawit maka minyak kelapa ini semakin surut, apalagi konsumsi kelapa mudanya jauh lbh banyak , kalau dulu harga kelapa tua lbh mahal dari kelapa muda sekarang kebalikKarena sekarang Sawit diperebutkan untuk makanan dan bahan bakar / biodisel maka harganya jadi tinggi , sekarang mulai lagi orang cari cari kelapa untuk minyak goreng.kalau di Jawa untuk mengambil kelapa itu dg memanjat , maka kalau di Sumbar tugas memanjat ini dilakukan oleh monyet. Salam
ISM , apalagi Puasa gini harganya berlipat lipat ISM > pak awang, > > kalo krupuk uyel di jatim (mungkin sama dg krupuk mlarat > tsb), > digoreng tanpa minyak sama sekali, hanya dg pasir. sekarang > masih > banyak ditemukan di kediri, madiun, dan sekitarnya. > > sekedar info tambahan dan salam, > syaiful > > On Tue, Sep 2, 2008 at 8:26 AM, Awang Satyana > <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >> Pak Rovicky, >> >> Tidak termasuk kelapa sawit, tetapi kelapa klasik. Kelapa >> yang saya maksud adalah Cocos nucifera, sedangkan kelapa >> sawit adalah Elaeis guineensis atau Elaeis oleifera, jelas >> spesies yang berbeda. >> >> Kalau kelapa sawit, Indonesia punya 364 juta hektare lahan >> sawit (data terbaru 2008), termasuk yang paling luas di >> dunia. Kalau jalan2 ke Sumatra bagian timur, entah itu di >> Cekungan Sumatra Utara, Sumatra Tengah, atau Sumatra >> Selatan, di atasnya banyak minyak sawit dari kelapa sawit >> di bawahnya minyak bumi... >> >> Tetapi, tak jarang perkebunan sawit punya masalah dengan >> kontraktor perminyakan, masalah pembebasan lahan sawit >> untuk mendirikan menara bor. Teman2 Medco kerap menghadapi >> masalah seperti itu. >> >> Sekarang, sawit bisa jadi biodiesel, sementara minyak tanah >> tak bisa jadi minyak goreng. Tetapi dulu waktu kecil saya >> di kampung suka makan krupuk mlarat - krupuk yang katanya >> digoreng dengan minyak tanah campur pasir... >> >> Salam, >> awang >> >> -----Original Message----- >> From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED] >> Sent: Tuesday, September 02, 2008 8:04 C++ >> To: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia; >> [email protected] Subject: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] >> OOT : Tragis Rayuan Pulau Kelapa >> >> Mengapa Indonesia bukan pengekspor dan menguasai pasaran >> minyak kelapa ? Mungkin karena dikonsumsi sendiri. Di >> Indonesia masayarakatnya gemar goreng-gorengan. >> Apakah pohon kelapa disini juga kelapa sawit ? Kalao orang >> jawa >> biasanya ngga ngenali kelapa sawit tetapi lebih tau kelapa >> biasa (yg kalau dijemur menjadi kopra sebagai bahan minyak >> goreng) cmiiw >> >> RDP >> >> >> > > > > -- > Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist > Mobile: 62-812-9372808 > Emails: > [EMAIL PROTECTED] (business) > [EMAIL PROTECTED] > > Technical Manager of > Exploration Think Tank Indonesia (ETTI) > > --------------------------------------------------------------------------------> > PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) > * acara utama: 27-28 Agustus 2008 > * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 > * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 > * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 > * abstrak / makalah dikirimkan ke: > www.grdc.esdm.go.id/aplod > username: iagi2008 > password: masukdanaplod > > --------------------------------------------------------------------------------> > PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: > * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 > * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung > AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! > > -----------------------------------------------------------------------------> > To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: > http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net > Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > ---------------------------------------------------------------------> > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to > information posted on its mailing lists, whether posted by > IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be > liable for any, including but not limited to direct or > indirect damages, or damages of any kind whatsoever, > resulting from loss of use, data or profits, arising out of > or in connection with the use of any information posted on > IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id -------------------------------------------------------------------------------- PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) * acara utama: 27-28 Agustus 2008 * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 * abstrak / makalah dikirimkan ke: www.grdc.esdm.go.id/aplod username: iagi2008 password: masukdanaplod -------------------------------------------------------------------------------- PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

