Awang
Terima kasih atas informasinya , oh jadi di Pearl Harbour ada juga yang sudah memperaktekan . Ngomong ngomong , Anda tahu buku mengenai Sabiro Sakai , penerbang pesawat tempur Jeang yang sangat hebat ? Dulu rasanya jadi CerBer di koran atau majalah , saya lupa.. Si Abah _________________________________________________________________________ > Abah, > > Kamikaze (kata orang luar Jepang, atau "tokubetsu kògeki tai" kata orang > Jepang sendiri yang artinya Satuan Serangan Khusus) memang banyak > dipraktekkan angkatan udara Jepang menutup PD II atau tepatnya sejak > Oktober 1944 ketika Jepang mulai terdesak Sekutu > Amerika-Inggris-Australia. > > Tetapi praktek pertama Kamikaze dilakukan sejak penyerangan Pearl Harbour > 7 Desember 1941 (waktu Hawaii, atau 8 Desember 1941 waktu Jakarta). Saat > itu, pesawat bomber yang dikemudikan Lettu Fusata Iida tertembak dan > tangki bahan bakarnya bocor. Daripada mencari tempat mendarat, Iida > mempercepat laju pesawatnya dan menabrakkan diri ke Kaneohe Naval Air > Station. Sebelum Iida menerbangkan pesawatnya, ia telah mengatakan kepada > teman-temannya bahwa bila pesawatnya tertembak ia akan "harakiri" dengan > cara menabrakkan pesawatnya ke pesawat musuh atau fasilitas musuh lainnya. > > Tidak mengherankan mengapa tentara Jepang berbuat begitu, sebab akarnya > sudah lama sejak zaman Samurai, yang dikenal dengan kode Bushido, atau > banzai charge : lebih baik mati daripada menyerah kepada lawan, dalam mati > pun mereka masih bisa mematikan lawan dengan cara "kamikaze" > > salam, > awang > >> Awang > > Sangat penting temuan Anda , untuk melihat > sejarah perminyakan kita dengan lebih lengkap. > Ada sedikit > komentar dari saya , yaitu mengenai "kimkikaze" . > Seingat > saya , serangan kimikaze ilakukan pada saat Jepang sudah terdesak , jadi > dilakukan oleh penerbang penerbang Jepang pada era akhir PD - II . > Apakah hal itu sudah dilakukan pada awal PD - II , saya kok agak > sangsi. > > > Si Abah > > > -- _______________________________________________ Nganyerikeun hate batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.

