Saya kagum atas keteguhan dari Sdr. Awang ini dalam mempertahankan pendapat
ilmiahnya. Ini mengingatkan saya pada A.A. Meyerhoff, salah seorang editor
AAPG tahun 70-han yang sangat terkenal sebagai geoscientist kaliber dunia,
yang sampai akhir hayatnya (di tahun 90-an?) tidak dapat menerima teori
Plate-tectonics, walaupun lebih dari 90 % (bahkan mungkin lebih dari 99%)
geoscientist di seluruh dunia telah menerima plate-tectonics sebagai suatu
fakta ilmiah atau kenyataan. Beliau bahkan sempat mempublikasikan suatu
teori tandingan berjudul "Surge Tectonics" (yang dapat menerangkan
gejala-gejala tektonik dunia yang kelihatannya hanya dapat dijelaskan dengan
plate-tectonics) yang setelah ditolak oleh editor2 di majalah-majalah ilmiah
terkemuka di dunia akhirnya diterbitkan pula oleh Journal of SE Asia
Geosciences.
Apakah sebenarnya yang dinamakan kebenaran ilmiah? Walaupun science berusaha
untuk mencapai kebenaran hakiki, namun pada hakekatnya kebenaran ilmiah
adalah sesaat tergantung pada data-data hasil pengamatan yang ada pada waktu
itu. Ini sudah masuk pada realm Philosophy of Science. Sebagaimana dikatakan
Karl Popper, seorang science philosopher/historian, semua teori ilmiah akan
tumbang pada sesuatu waktu dan akan digantikan oleh teori baru, karena
science yang sehat harus selalu berusaha apa yang dia namakan sebagai
'falsification' Pelaku science harus terus menerus selalu berusaha
menjatuhkan/menyalahkan (falsification) teori yang berlaku. Thomas S. Kuhn,
(1962) seorang ahli fisika dan history of science terkenal dengan dengan
bukunya "The Structure of Scientific Revolutions" dan pencetus istilah
"paradigm" juga mengemukakan hal yang serupa, bahkan pada perioda apa yang
dinamakannya sebagai 'normal science' terdapat selain teori tetapi juga
suatu paradigm suatu set cara-cara dan metoda2 yang diterima oleh masyarakat
ilmiah sebagai kebenaran.
Dengan demikian dalam science apa yang dianggap benar itu adalah teori
ataupun 'fakta' yang dapat diterima oleh majoritas masyarakat ilmiah, bukan
absolute truth. Jadi suatu teori atau gejala yang terus menerus muncul dan
digunakan serta dikutip dalam publikasi ilmiah itulah yang dianggap benar
karena telah diterima oleh masyarakat. Banyak teori yang menarik seperti
kepunahan masal yang disebabkan benturan meteor atau juga disebut
'neo-catastrophism' kelihatannya belum terlihat dalam majalah-majalah ilmiah
seperti AAPG, GSA, Geological Society, dan kelihatannya belum diterima oleh
masyarakat ilmiah walaupun sudah banyak ditayangkan di National Geographic
dan Discovery Channel. Juga Sequence Stratigraphy yang di industri migas ini
sudah seolah-olah merupakan fakta yang diterima secara umum di tahun 80-an,
namun masih banyak kalangan masyarakat akademis yang masih belum
menerimanya, sebagaimana tercermin dalam International Stratigraphic Guide
yang diterbitkan oleh International Stratigraphic Commision pada tahun 94,
di mana Sequence Stratigraphy belum dicantumkan sebagai salah satu kategori
satuan stratigrafi (Entah kalau sekarang)
Jadi suatu kebenaran ilmiah adalah sesuatu yang dapat diterima oleh
majoritas masyarakat ilmiah pada suatu saat. Maka metoda jajak pendapat
(voting) di antara para ahli adalah sah-sah saja untuk mengetahui pendapat
yang didukung oleh majoritas sekelompok pakar yang terkemuka. (Ini
mengingatkan saya pada debat Obama vs McCain, moderator perdebatan ini tidak
memutuskan siapa yang memang, tetapi polling (jajak pendapat) dari berbagai
media yang menunjukkan berapa persen dari pemirsa yang menyatakan Obama
menang dan berapa persen yang menyatakan McCain menang). Dalam hal
perdebatan ilmiah tentu saja tidak bisa polling dilakukan terhadap khalayak
ramai yang awam akan ilmu yang diperdebatkan, tentu harus terhadap pakar
yang mengikutinya. Sebaliknya saya kira suatu keputusan yang dikeluarkan
oleh suatu instansi atau hasil suatu seminar sekelompok pakar yang
terpilih/pantia perumus tidak dapat serta merta dinyatakan sebagai kebenaran
ilmiah. Boleh jadi kesimpulan/keputusan itu sebetulnya tidak dapat diterima
oleh majoritas masyarakat ilmiah yang mengikuti seminar itu. Suatu teori
untuk dapat diterima oleh majoritas masyarakat ilmiah sering memerlukan
waktu yang lama. Sebagai contoh teori plate-tectonics yang sekarang dianggap
bukan lagi teori tetapi sebagai fakta ilmiah, konon katanya memerlukan waktu
50 tahun. Mungkin saja dalam waktu yang akan datang ada metoda yang dapat
memperlihatkan keadaan bawah tanah Lusi sesudah ternjadi semburan lumpur
yang memperlihatkan bahwa lumpur itu naik ke atas melalui sesar dan bukan
melalui lubang bor, sehingga teori-nya Sdr. Awang dapat diterima oleh
'overwhelming majority' masyarakat ilmiah dalam forum AAPG yang sama 30
tahun mendatang. Tetapi Sdr. Awang tidak mau menunggu sampai 30 tahun lagi,
mungkin harus cari forum internasional lagi tahun depan, di Jepang
barangkali?
Ada juga yang berpendapat bahwa 42 orang itu tidak dapat mewakili majoritas
para ahli di dunia, atau moderator-nya curang dan berat sebelah, dan oleh
karenanya yang pro bencana alam memboikotnya dengan abstain.Tetapi
kelihatannya ada juga yang tidak ikut boikot dan mengacungkan tangannya.
Adanya kreativitas secarara spontan atas response penonton itu juga
menunjukkan tidak ada rekayasa. Kalau begitu ya kita tunggu saja terjadinya
perdebatan terus menerus pada forum internasional di berbagai negara di
tahun-tahun mendatang sehingga semua yang berkepentingan puas (yang tidak
mungkin tercapai). Mungkin akan memakan waktu 50 tahun juga. Sementara itu
kita bisa juga memperhatikan berapa paper di majalah2 geosciences yang
terkemuka yang akan merujuk pada paper-nya Davies atau papernya Mazzini. Di
lain fihak saya yakin bahwa text-books yang akan datang mengenai drilling
akan merujuk pada Lusi ini sebagai studi kasus apa akibatnya kalau prosedur
tidak diikuti. Saya ucapkan kepada Sdr. Awang selamat berjuang mencari
kebenaran
----- Original Message -----
From: "Awang Satyana" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, October 30, 2008 2:34 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Bikin njenggirat kedua di hari ini --> STOP
PRESS!! Hasil Seminar AAPG di Cape Town --
Wah Pak Koesoema, saya tak pernah menganggap serius hasil voting ini, maka
saya tak merasa kecil hati, sedih pun tidak sama sekali. Bahkan saya tak
memilih apa-apa saat voting dilakukan sebab saya tak setuju dengan voting
dalam hal ini. Saya hanya miris dengan dramatisasi hasil voting ini di
Indonesia, seolah itu keputusan resmi AAPG dan seolah itu suatu keputusan
kebenaran. Saya tak akan menunggu 30 tahun lagi untuk mengajukan apa yang
saya yakini. Kemarin-kemarin pun sudah saya ajukan. Kebenaran ilmiah bukan
dominasi pemihaknya tentu. Telah banyak kita punya contoh tentang ini dalam
sains.
salam,
awang
--- On Wed, 10/29/08, R.P.Koesoemadinata <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: R.P.Koesoemadinata <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Bikin njenggirat kedua di hari ini --> STOP
PRESS!! Hasil Seminar AAPG di Cape Town --
To: [email protected]
Date: Wednesday, October 29, 2008, 11:38 PM
Betul sekali pendapat ini. Siapa tahu 10, 20 atau 50 tahun yang akan datang
didapatkan data baru mengenai Lusi ini sehingga pendapat yang sekarang
didukung hanya oleh 3 orang ini ternyata mendapatkan dukungan dari lebih
dari 50 orang ahli berkaliber dunia dalam forum yang sama. Tidak ada
kebenaran absolut dalam science sebagai mana dikemukakan science
philosopher/historian Karl Popper itu. Namun itulah keadaan sekarang
berdasarkan data-data yang ada: 42 lawan 3. Jadi jangan kecil hati Sdr.
Awang, silahkan menunggu 30 tahun lagi.
Wassalam
RPK
----- Original Message -----
From: "Ade Kadarusman" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, October 29, 2008 6:59 PM
Subject: RE: [iagi-net-l] Bikin njenggirat kedua di hari ini --> STOP
PRESS!! Hasil Seminar AAPG di Cape Town --
Weleh-weleh, kebenaran ilmiah ditentukan oleh suatu voting,
jadi yang hadir disana bukan geoscientist tetapi politikus yang memaksakan
kebenaran politik...waduh maklum mendekati suhu pemilu baik di US maupuan di
negri kita sendiri
Saya jadi teringat kembali dogma suatu 'hakekat suatu kebenaran
ilmiah/scientifik', seorang Science Philosopher adalah Karl Popper
(Denmark), yang pengikutnya dikenal, sebagai kaum Popperian. Salah satu
hakekat sciences yang terkenal dari Popper adalah `falsification principle`.
prinsip ini menyatakan setiap teori harus diusahakan terus untuk disanggah
atau disalahkan. Jika teori ini lolos dari usaha-usaha research untuk
menyanggahnya, maka teori ini akan bertahan dan dianggap sudah mencapai
kebenaran mutlak. Kebenaran absolute hanya milik yang Maha Kuasa.
Namun penganut prinsip ini berpendapat bahwa semua teori bagaimana kokohnya
pun pada suatu waktu akan tumbang pula dengan penemuan-penemuan fakta baru.
Disini dapat dikatakan bahwa science (kebenaran ilmiah) tidak mungkin
mencapai kebenaran absolut dan kebenaran science hanya bersifat sementara,
selama tidak ada fakta yang menyalahkannya atau menyanggahnya.
Biarkan waktu dan penemuan-penemuan baru atau fakta baru yang akan menjawab
kebenaran ilmiah suatu lumpur Lapindo, dua tahun, sepuluh tahun atau ratusan
tahun bukan masalah mana yang benar dan mana yang salah.
paling penting adalah menyelamapkan manusia-manusia yang terkena dampak dari
lumpur Lapindo atau Lumpur Sidoarjo ini
Salam dari Sorowako
Ade Kadarusman
--- On Wed, 10/29/08, Surya Sudana <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
From: Surya Sudana <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: RE: [iagi-net-l] Bikin njenggirat kedua di hari ini --> STOP
PRESS!! Hasil Seminar AAPG di Cape Town --
To: [email protected], "Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia"
<[EMAIL PROTECTED]>, "migas indonesia"
<[EMAIL PROTECTED]>,
[EMAIL PROTECTED], "Serba_KL Serba_KL"
<[EMAIL PROTECTED]>,
[EMAIL PROTECTED]
Date: Wednesday, October 29, 2008, 10:55 AM
Saya kira yg pinter nglawak Cuma bangsa kita saja...ternyata "LONDHO"
juga lebih pinter bikin dagelan ya....
Lha kalo dr 74 ahli itu terdiri dr 5 orang geologist & 69 drilling
engineer,
Trus diadakan voting....heee...mas Thukul kalah lucu dg lawakan
ini..Tapi yg paling aneh ya spt kata Rovicky, sebuah keputusan science
ditentukan dg voting...opo tumon ??
-----Original Message-----
From: Rovicky Dwi Putrohari [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, October 29, 2008 4:05 PM
To: [email protected]; Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia; migas
indonesia; [EMAIL PROTECTED]; Serba_KL Serba_KL;
[EMAIL PROTECTED]
Subject: [iagi-net-l] Bikin njenggirat kedua di hari ini --> STOP
PRESS!! Hasil Seminar AAPG di Cape Town --
2008/10/29 Mohammmad Yasin Abdulfatah <[EMAIL PROTECTED]>:
Harusnya gmn pakdhe..? ada 74 ahli dan semuanya berdebat.. apa yang
menang harus yang paling sangar? ato yang dibacking aparat? atau
diselesaikan tanpa ada kesimpulan?
hmmm
Sains itu bukan sebuah keputusan.
Science itu sebuah pendapat atau opini.
Yang sifatnya dinamis bisa berubah-ubah. Ini kan mirip pertanyaan
apakah cahaya itu materi atau gelombang ? Sampai kapanpun keduanya
akan solid dan valid, karena bersifat situasional.
Ini yang saya sayangkan, sebuah organisasi ilmuwan mendunia AAPG
mengintervensi sebuah keputusan ilmiah, lak jadi aneh.
Apakah GW akibat manusia ataukah akibat proses alami. Itu saja
dibiarkan berjalan sendiri. Masing-masing secara ilmiah boleh saja
menganggap pendapatnya benar.
Kalau saja AAPG ini badan hukum dunia, okey lah.
Kalau saja AAPG ini lembaga arbritase, boleh lah.
But, AAPG ini sebuah organisasi ilmiah !
Kalau keputusan yang diambil oleh DPR ataupun oleh lembaga
pemerintahan ya silahkan pakai voting.
RDP
"AAPG active member"
On 10/29/08, Rovicky Dwi Putrohari <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> - Yang setuju LUSI akibat bencana alam (mud volcano) --> 3
orang.
> - Yang setuju LUSI akibat kesalahan pemboran --> 42 orang.
> - Yang campuran antara 2 opini di atas --> 13 orang.
> - Yang masih merasa belum tuntas diskusinya --> 16 orang.
Yang bikin aku njenggirat kedua hari ini adalah sebuah diskusi ilmiah
yang memutuskan fenomena alam dengan cara VOTING !!!
Howgh !!
RDP
--
Dongeng hari ini :
http://rovicky.wordpress.com/2008/10/29/eksekusi-dan-kontribusi-bukan-se
kedar-diskusi/
>
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya.
IATMI-KL : [EMAIL PROTECTED]
Cerita santai : [EMAIL PROTECTED]
Postingan bebas selama tak menyerang SARA : [EMAIL PROTECTED]
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
--
Dongeng hari ini :
http://rovicky.wordpress.com/2008/10/29/eksekusi-dan-kontribusi-bukan-se
kedar-diskusi/
------------------------------------------------------------------------
--------
serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL
pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...
------------------------------------------------------------------------
--------
ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG
* mungkin di semarang
* mungkin pula di solo
* mungkin juga join dg HAGI dll.
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI and its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
---------------------------------------------------------------------
______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________
______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________
--------------------------------------------------------------------------------
serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL
pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG
* mungkin di semarang
* mungkin pula di solo
* mungkin juga join dg HAGI dll.
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI
and
its members be liable for any, including but not limited to direct or
indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data
or
profits, arising out of or in connection with the use of any information
posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
__________ NOD32 3244 (20080705) Information __________
This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com
--------------------------------------------------------------------------------
serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL
pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG
* mungkin di semarang
* mungkin pula di solo
* mungkin juga join dg HAGI dll.
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI
and
its members be liable for any, including but not limited to direct or
indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data
or
profits, arising out of or in connection with the use of any information
posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
__________ NOD32 3244 (20080705) Information __________
This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com
--------------------------------------------------------------------------------
serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL
pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG
* mungkin di semarang
* mungkin pula di solo
* mungkin juga join dg HAGI dll.
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------