Pak Bambang, Extra-terrestrial origin untuk Vredefort impact-crater telah dibuktikan lewat serangkaian penelitian dan publikasi, termasuk anomali iridium pada granophyre/pseudotachylite-nya. Beberapa hal yang membuktikan bahwa Vredefort structure ini bekas benturan astrobleme adalah : coesite dan stishovite (high-pressure quartz polymorphs)(dipublikasi oleh Martini, 1978, Nature 272:715-717), planar deformation features dalam quartz (Grieve et al., 1990; Tectonophysics 171:185-200), iridium anomalies dalam granophyre/pseudotachylite (French and Nielsen, 1990, Tectonophysics 171, 287-301), dan Re/Os anomalies (Koeberl et al., 1996, Geology 24:913-916). Reinterpretasi Vredefort structure sebagai multiring structure dengan diameter 180-300 menguatkan pendapat bahwa ia impact crater (semua impact crater adalah multiring structure. U-PB zircon dating menghasilkan bahwa impact ini terjadi pada 2023 +/- 4 Ma (Early Proterozoic) Yang paling penting sebenarnya adalah kehadiran pola-pola planar deformation dalam banyak mineral dan kehadiran high-pressure polymorphs (seperti coesite dan stishovite yang berasal quartz, dan intan dari grafit), diaplectic glass, dan leburan mineral dan batuan. Semua pola ini telah dipelajari baik oleh metode-metode tradisional seperti petrographic microscope maupun yang modern seperti transmission electron microscopy, Raman spectroscopy, cathodoluminescence imaging dan spectroscopy, dan high-resolution X-ray computed tomography. Karena berpendapat bahwa ini extra-terrestrial origin maka digunakan metode2 geokimia khusus untuk mendeteksi komponen2 ET (extraterrestrial) termasuk pengukuran konsentrasi siderophile elements, khususnya platinum-group elements (PGEs), dan, yang lebih baru adalah chromium dan osmium isotopic studies. PGEs dab Cr/Os isotopes adalah dua metode terbaru untuk mengkonfirmasi meteoritic origin. Metode Cr isotopic juga mampu mendeteksi meteorite type-nya. Tentang "klulut" /tektit di Martapura, saya tak punya informasi, tetapi akan menjadi menarik bila dikaitkan dengan penelitian Pak Tjia untuk impact crater di Sundaland (beberapa tahun yang lalu sempat dijadikan luncheon talk oleh IAGI). Kita dari dulu mendiskusikan asal intan di Martapura itu dengan berbagai pendekatan termasuk menerapkan model pipa kimberlite ala Afrika Selatan. Bila sekarang didekati dengan impact crater, tak ada salahnya, sebab di Vredefort pun intan adalah salah satu bentuk high-pressure polymorphs akibat impact. Salam, awang -----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Saturday, November 22, 2008 2:31 C++ To: [email protected] Cc: IAGI; Geo Unpad Subject: RE: [iagi-net-l] Vredefort Catastrophe, South Africa : the Massive Disaster on Primitive Earth Bagaimana dengan kadar unsur Ir (Iridium) di sekitar lokasi pak? Seingat saya Ir yang masuk golongan Siderophile (komponen-komponen yang "biasa" bersama penyusun inti bumi), yang tidak dijumpai (cukup banyak) di permukaan bisa untuk indikator. Saya pernah baca kalau kadar Ir cukup melimpah di sekitar Teluk Mexico yang dijadikan salah satu indikator keberadaan komponen-inti yang sempat hadir (berantakan?) di sekitar permukaan bumi di sekitar zona benturan. Sekalian tanya, apa pernah tahu ada yang meneliti kandungan Ir di sekitar Martapura, barangkali intannya dari proses hadirnya komponen inti/lower-crust juga, rasanya ada kehadiran "klulut" di situ yang sepertinya nama lokal untuk tektit. Nuwun BPriadi

