Sdr. Hepy,
 
"Mahakam Basin" atau secara resmi bagian offshore Kutei Basin yang makin ke 
timur membentuk embayment (terbuka, tanpa border yang signifikan) menyatu ke 
North Makassar Basin diawali oleh suatu rifting atau peretakan kerak benua pada 
sekitar Eosen Tengah di posisi yang kedudukannya sekarang berupa Selat Makassar.
 
Sebelum Eosen, bagian barat Sulawesi masih bersatu dengan bagian timur 
Kalimantan. Persatuan ini bukan merupakan kerak kontinen yang asli (craton), 
tetapi hasil akresi oleh berbagai proses tektonik sepanjang Yura dan Kapur. Ke 
dalam akresi ini terlibat beberapa mikrokontinen seperti Paternoster, 
Mangkalihat, dan Pompangeo (di Sulawesi). Maka pada awal Tersier, akibat akresi 
ini, Sundaland berukuran lebar.
 
Massa kerak Sundaland yang lebar ini telah menghalangi sirkulasi mantel di 
bawahnya. Akibatnya, lama-kelamaan terbentuk garis retakan akibat mantle plume 
yang naik di bawah bagian timur Sundaland, itulah cikal bakal rifting yang akan 
membuka Selat Makassar. Pada Eosen, rifting mulai terjadi. Rifting bagian 
paling timur Sundaland ini juga dipicu oleh proses tektonik yang disebut 
"escape tectonism" akibat regional berbenturnya massa benua India ke Eurasia 
pada Eosen Tengah (50-45 Ma). Dalam escape tectonics, suatu benturan akan 
selalu diikuti oleh terpisahnya beberapa massa kerak Bumi berhubungan menjauhi 
pusat benturan. Rifting Selat Makassar adalah salah satu responnya di samping 
dipicu juga oleh upwelling mantle plume (material mantel yang naik ke bawah 
litosfer) yang kemudian akan segera diikuti oleh lateral separation mengikuti 
hukum konveksi sel mantel. Begitulah asal-muasal terjadinya rifting.
 
Rfting Selat Makassar kemudian membuka Cekungan Kutei, "Mahakam Basin" dan 
North Makassar Basin. Skenario tektonik rifting di Selat Makassar ini bisa 
dipelajari lebih jauh di publikasi saya di proceedings PIT IAGI-HAGI tahun 2003 
(Satyana, 2003 : Accretion and dispersion of SE Sundaland : the growing and 
slivering of a continent) dan proceedings PIT IAGI tahun 2006 (Satyana, 2006 : 
Post-collisional tectonic escapes in Indonesia : fashioning the cenozoic 
history). 
 
Setelah rifting makin jauh membuka ke selatan menuju Jawa Timur dan ke utara 
menuju Laut Sulawesi, terbentuklah tiga lengan patahan : (1) ke utara (menuju 
Laut Sulawesi - ini akan berpengaruh ke pembukaan Tarakan Basin), (2) ke 
selatan (menuju Jawa Timur - ini akan berpengaruh ke pembentukan horst-graben 
Paleogen di Jawa Timur), dan (3) ke barat menuju bagian tengah Kalimantan. 
Sistem tiga lengan rifting ini kita kenal sebagai sistem "aulacogen". Hukum 
aulacogen mengatakan bahwa satu lengan yang keluar dari kesejajaran akan 
berhenti membuka - dalam hal ini lengan ke-3 yang ke arah Kalimantan yang 
berhenti membuka memasuki Neogen. Sementara lengan 1 dan lengan 2 terus membuka 
ke timur, tetapi pada Mio-Pliosen terhenti juga akibat Sulawesi Barat berhenti 
bergerak ke timur tertahan oleh benturan dua mikrokontinen besar di timur 
Sulawesi : Buton dan Banggai dan terangkatnya bagian tengah Sulawesi.
 
Dalam sistem tripartit aulocogen, lengan yang keluar dari kesejajaran akan 
merupakan asal muasal sistem delta, dan progradasinya akan ke arah dua lengan 
lain yang aktif membuka. Dalam kasus "Mahakam Basin" delta berasal dari onshore 
Kalimantan bagian timur dan berprogradasi ke arah timur ke dua lengan yang 
aktif membuka. Bisa dimengerti mengapa begitu sebab dua lengan yang aktif 
membuka tentu terus-menerus menyiapkan space of accommodation (tempat sedimen 
diendapkan). 
 
Begitulah, sedimen Paleogen berkembang di rift-rift kecil di bawah Makassar 
Strait sekarang (lengan-1 dan lengan-2), dan di rift2 kecil di wilayah 
Kalimantan onshore di lengan ke-3. Memasuki Oligo-Miosen, rift2 kecil ini 
seluruhnya terkubur transgresi maksimum laut saat itu yang bersamaan dengan 
masa sagging (penenggelaman), maka karbonat berkembang di mana-mana, baik di 
bawah Makassar Strait sekarang (sekarang menjadi target utama semua operator di 
Sulawesi Barat offshore), maupun di onshore Kalimantan. Sedimen delta baru 
mendominasi pada periode Neogen, sejalan dengan terangkatkanya bagian tengah 
Kalimantan pada awal Miosen, yang kemudian akan menjadi provenance delta 
Mahakam purba sampai delta Mahakam modern dan semua progradasinya sampai ke 
laut dalam di North Makassar Basin.
 
Demikian sekilas tektonik pembentukan dan sedimentasi "Mahakam Basin", semoga 
cukup mudah diikuti dan sesuai dengan yang ditanyakan.
 
salam,
awang
 
From: 

"hepy kurnia atmajana" <[email protected]>
To: 

[email protected]


-----Inline Attachment Follows-----



if (typeof YAHOO == "undefined") {
 var YAHOO = {};
}
YAHOO.Shortcuts = YAHOO.Shortcuts || {};
YAHOO.Shortcuts.hasSensitiveText = false;
YAHOO.Shortcuts.sensitivityType = [];
YAHOO.Shortcuts.doUlt = false;
YAHOO.Shortcuts.location = "us";
YAHOO.Shortcuts.document_id = 0;
YAHOO.Shortcuts.document_type = "";
YAHOO.Shortcuts.document_title = "mahakam basin";
YAHOO.Shortcuts.document_publish_date = "";
YAHOO.Shortcuts.document_author = "[email protected]";
YAHOO.Shortcuts.document_url = "";
YAHOO.Shortcuts.document_tags = "";
YAHOO.Shortcuts.document_language = "indonesian";
YAHOO.Shortcuts.annotationSet = {
"lw_1231385671_0": {
"text": "terima kasih",
"extended": 0,
"startchar": 328,
"endchar": 339,
"start": 328,
"end": 339,
"extendedFrom": "",
"predictedCategory": "",
"predictionProbability": "0",
"weight": 0.545492,
"relScore": 35.6149,
"type": ["shortcuts:/concept"],
"category": ["CONCEPT"],
"wikiId": "Terima_Kasih",
"relatedWikiIds": [],
"relatedEntities": [],
"showOnClick": [],
"context": "pak.  jadi seperti apa pak analisa pembentukan mahakam basin itu?? 
terima kasih sebelumnya pak salam",
"metaData": {
"visible": "true"
}
 }
};
YAHOO.Shortcuts.headerID = "49b8f7e446c951b4f2de3db4ad71cf92";


pak awang, saya mahasiswa geofisika.
pak saya mau tanya mengenai pembentukan mahakam basin, yang saya pembentukannya 
oleh rifting.tapi saya belum begitu jelas maksudnya dan saya cari di search 
engine cuma meneman rifting itu juga pak.
jadi seperti apa pak analisa pembentukan mahakam basin itu??
terima kasih sebelumnya pak
salam,


--- On Wed, 1/7/09, hepy kurnia atmajana <[email protected]> wrote:

From: hepy kurnia atmajana <[email protected]>
Subject: [Forum-HAGI] mahakam basin
To: [email protected]
Date: Wednesday, January 7, 2009, 8:18 PM

bapak dan ibu anggota HAGI, saya salah satu mahasiswa geoisika. saya
mau tanya-tanya tentang mahakam basin. seperti apa analisa bapak dan
ibu tentang mahakam basin??
sebelumnya saya ucapkan terima kasih

______________________________________________
The Indonesian Assosiation Of Geophysicists mailing list.
[email protected]
www.hagi.or.id



      

Kirim email ke