Pak Awang,

Trimakasih, uraiannya sangat lengkap dan jelas. Tentu saja ini dapat menambah pengetahuan kami. Dalam praktek di pemboran migas, Basement selalu diartikan jenis lithologi (bisa batuan beku, metamorf, atau meta-sediment) yang berada dibawah lapisan batuan sedimen yang berpotensi mengandung hidrokarbon.

Karena tidak semua pemboran menembus Basement, maka banyak mudlogger atau wellsite geologist yang belum pernah "melihat" Basement walaupun sudah bbrp tahun bekerja. Kalau basement-nya tidak begitu jelas (bukan batuan beku atau metamorf), misalnya mirip batuan pasir dengan mineral yang "aneh" dan sangat keras dan kompak, dengan butiran kwarsa yang saling mengikat (inter-locking), tidak jelas antara butiran dan semen, maka kita sebut: Metasediment. Perubahan antara batuan sedimen menjadi metasediment sulit diketahui karena perubahannya secara gradual. Lebih-2 kalau ada perbedaan pendapat antara mudlogger dan geologist, yang satu menyebut: sedimen, yang lain menyebut: metasedimen; dan terkadang pemboran diteruskan sampai sekian ratus atau ribu feet masuk ke dalam "basement" (dengan ROP: 5 ft/hr, gas: 0-1 unit saja) yang semestinya sudah dihentikan jauh di atasnya.

Ternyata tidak semua Basement menjadi "momok" dalam pemboran ya?. Buktinya ada basement yang mengalami fractured dan mengandung hidrokarbon sehingga disebut "economic basement". Konon di Vietnam kaya dengan gas yang terdapat dalam fractured basement, dan di Sumatra Selatan juga sudah ditemukan hidrokarbon dalam basement (bagaimana dengan di Jatibarang?).

Salam hangat,
sugeng



----- Original Message ----- From: "Awang Satyana" <[email protected]> To: "IAGI" <[email protected]>; "Forum HAGI" <[email protected]>; "Geo Unpad" <[email protected]>; "Eksplorasi BPMIGAS" <[email protected]>
Sent: Wednesday, January 28, 2009 9:55 AM
Subject: [iagi-net-l] Basement (?)


Minggu lalu, seorang mahasiswa mengirimkan e-mail kepada saya bertanya tentang basement dan secara khusus mananyakan apakah basement harus batuan beku atau metamorf, dan bagaimana dengan batuan meta-sedimen.

Karena pertanyaanya menurut hemat saya penting dan mendasar, dasar itu penting, berikut jawaban saya, barangkali ada gunanya untuk rekan2 netter yang lain.

salam,
awang

Basement = any widespread association of igneous and metamorphic rocks which covered unconformably by unmetamorphosed sediments (Whitten and Brooks,1985 - Dictionary of geology - Penguin Books)

Basement = (1) the undifferentiated complex of rocks that underlies the rocks of interest in an area, (2) the crust of the Earth below sedimentary deposits,extending downward to the Mohorovicic discontinuity. In many places, the rocks of the complex are igneous and metamorphic and of Precambrian age, but in some places they are Paleozoic, Mesozoic,or even Cenozoic (Bate and Jackson, 1987 - Glossary of geology - American Geological Institute)

Definisi basement yang panjang dan detail lengkap dengan sejarah asal istilahnya dberikan oleh Burwash (1987) dalam The encyclopedia of structural geology and plate tectonics (editor : Carl Seyfert - penerbit van Nostrand Reinhold company). Burwash membedakan definisi basement menjadi enam konteks.

1. spatial relation : basement is in the lowest or basal rock unit occurring within a region. 2. stratigraphic relation : basement lies beneath an unconformity of regional extent. The formations above the unconformity are referred to as cover. 3. temporal relation : basement is always older than its cover. The difference in age of the basement and cover may range from 10 million year to over 2 billion year. 4. rock type : characteristic of a basement complex is a hybrid assemblage of igneous and metamorhic rocks. The overlying cover is composed of sedimentary rocks, with or without thin interbedded pyroclastic or volcanic flow rocks. 5. structure and texture : basement rocks are usually highly deformed and dominantly crystalline, in contrast to cover rocks that are less deformed and preserve their clastic texture. 6. mechanical behavior : a fundamental distinction between basement and cover is found in the difference in behavior during deformation. The crystalline basement remains relatively undeformed until it yields by faulting. The stratified cover rocks yield more continuously by folding, followed in many cases by faulting, this distinction remains valid as long as depth of burial remains moderate. Where the basement is deeply burried, especially in orogenic belts,a ductile, remobilized basement may be formed.

Menjawab pertanyaan2-nya yang spesifik :

Term basement itu sendiri adalah batuan dasar yg bsa terdiri dari batuan beku , batuan metamorf ya?

---> ya,umumnya begitu berdasarkan definisi di atas sebab pertanyaan itu punya konteks rock type definisi Burwash (1987), dan cocok dengan definisi Bates and Jackson (1987) dan Whitten and Brooks (1985).

Bagaimana dengan batuan metasedimen?

----> kita lihat dulu definisi batuan metasedimen berdasarkan Bates and Jackson (1987) : a sediment or sedimentary rock that shows evidence of having been subjected to metamorphism. Jadi batuan metasedimen, berdasarkan definisi ini tetap merupakan batuan sedimen. Kembali ke definisi2 di atas, maka batuan metasedimen menurut hemat saya bukanlah basement (alasannya lihat keterangan paling bawah).

kalau batuan beku kayanya kan enggak memberikan gambaran seperti itu ya? begitu juga metamorf kan ? sekis & filit apa akan memberikan gambaran layer yg bagus? (kayanya enggak ya? belum pernah lihat karakter filit, sekis kalau di seismik sih..).

-----> Batuan beku atau metamorf di penampang seismik tidak akan memberikan gambaran layers (lihat definisi Burwash, 1987 untuk konteks structure and texture dan mechanical behavior). Batuan metamorf yang kristalin akan "free of reflector" atau "blurred" atau "chaotic" di penampang seismik dan tak menunjukkan layers sekalipun ia asalnya dari batuan sedimen. Secara mineralogi memang mineral2nya mengarah ke orientasi tertentu (foliasi), tetapi secara rock mass ia tidak stratified, ia kristalin, kalau di singkapan ia kelihatan stratified, hati2 itu bukan strata tetapi karena efek lebih dari 50 % mineralnya berfoliasi sehingga saling paralel dan akibatnya mudah belah-belah (split into flakes) berlembar-lembar - lamellar. Slate dan filit menunjukkan karakter flakes yang sama sebab foliated. Keduanya adalah batuan metamorf, bukan metasedimen, walaupun tak sekristalin seperti sekis.

Nah, bagaimana kalau metasedimen? apa bisa disebut basement?

----> menurut hemat saya, batuan metasedimen bukanlah basement, alasannya : ia tetap sedimentary cover di atas basement, ia adalah sedimentary rock (lihat definisi metasedimen di atas), tidak kristalin, jarang menunjukkan hubungan unconformity dengan sedimentary cover di atasnya, secara mechanical behavior masih mengikuti stratified dan folded seperti batuan sedimen di atasnya. Juga, kalau membaca sejarah istilah basement berdasarkan Burwash (1987), istilah basement dipakai untuk pertama kalinya muncul pada sebuah laporan geologi tahun 1843 yang menerangkan bahwa sebuah kompleks batuan "metmorphosed shale" (mungkin yang dimaksud metasedimen) di Semenanjung Portrush (Skotlandia) duduk di atas batuan massive crystalline augitic. Metamorhosed shale itu bukan basement, tetapi batuan masif kristalin augit (beku) itu yang basement.

Karena istilah basement akan mengemuka saat kita mendiskusikan stratigrafi, maka definisi sederhana dan banyak dipakai tentang basement adalah : a subjacent crystalline mass of any age unconformably overlain by sedimentary cover (Burwash,1987). ('subjacent' - di dekatnya tetapi posisinya relatif di bawahnya -nya di sini adalah sedimentary cover). ***






--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
tunggulah 'call for paper' utk PIT IAGI ke-38!!!
akan dilaksanakan di Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke