Pak Sugeng,
 
Saya percaya masalah praktis basement ini akan timbul saat sumur menyentuh 
batuan yang di prognosis dianggap sebagai basement. Perubahan gradual dari 
batuan sedimen ke batuan metasedimen jelas menunjukkan bahwa metasedimen itu 
bukan basement. Karena sekarang di beberapa tempat, terutama bila sumur 
eksplorasi dibor di tinggian, apalagi di cekungan Sumatra Selatan, sebaiknya 
sumur kalau mau masuk ke basement, bor saja beberapa puluh meter atau paling 
tidak 100 meter, sehingga jelas dapat basement. Sebab di Sumatra Selatan ada 
metasedimen, ada granite wash, ada fresh granitic basement. Dan fractured 
granite wash, fresh granitic basement, serta metasedimen bisa mengandung 
hidrokarbon. 
 
Basement adalah masalah regional yang puna aspek spatial dan temporal, tentu 
tak bisa diputuskan oleh satu titik sumur. Maka lebih baik membenahi 
prognosisnya dulu berdasarkan semua batuan "basement" yang pernah ditembus 
offset wells, daripada para wellsite geologists dan mudloggers silang sengketa 
di sumur : menghentikan drilling karena sudah menembus basement atau tidak. 
Setelah ada penemuan migas di basement, saran saya dan teman2 dari BPMIGAS 
biasanya - terus bor dulu agak jauh ke sekuen yang diributkan sebagai 
"basement" itu, dan kita lihat cuttings serta show-nya.
 
Salam,
awang
 
-----Original Message-----
From: Sugeng Hartono [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, January 28, 2009 4:17 C++
To: [email protected]; Forum HAGI; Geo Unpad; Eksplorasi BPMIGAS
Subject: Re: [iagi-net-l] Basement (?)
 
Pak Awang,
 
Trimakasih, uraiannya sangat lengkap dan jelas. Tentu saja ini dapat
menambah pengetahuan kami.
Dalam praktek di pemboran migas, Basement selalu diartikan jenis lithologi
(bisa batuan beku, metamorf, atau meta-sediment) yang berada dibawah lapisan
batuan sedimen yang berpotensi mengandung hidrokarbon.
 
Karena tidak semua pemboran menembus Basement, maka banyak mudlogger atau
wellsite geologist yang belum pernah "melihat" Basement walaupun sudah bbrp
tahun bekerja. Kalau basement-nya tidak begitu jelas (bukan batuan beku atau
metamorf), misalnya mirip batuan pasir dengan mineral yang "aneh" dan sangat
keras dan kompak, dengan butiran kwarsa yang saling mengikat
(inter-locking), tidak jelas antara butiran dan semen, maka kita sebut:
Metasediment.
Perubahan antara batuan sedimen menjadi metasediment sulit diketahui karena
perubahannya secara gradual. Lebih-2 kalau ada perbedaan pendapat antara
mudlogger dan geologist, yang satu menyebut: sedimen, yang lain menyebut:
metasedimen; dan terkadang pemboran diteruskan sampai sekian ratus atau ribu
feet masuk ke dalam "basement" (dengan ROP: 5 ft/hr, gas: 0-1 unit saja)
yang semestinya sudah dihentikan jauh di atasnya.
 
Ternyata tidak semua Basement menjadi "momok" dalam pemboran ya?. Buktinya
ada basement yang mengalami fractured dan mengandung hidrokarbon sehingga
disebut "economic basement". Konon di Vietnam kaya dengan gas yang terdapat
dalam fractured basement, dan di Sumatra Selatan juga sudah ditemukan
hidrokarbon dalam basement (bagaimana dengan di Jatibarang?).
 
Salam hangat,
sugeng

--- On Wed, 1/28/09, Awang Satyana <[email protected]> wrote:

From: Awang Satyana <[email protected]>
Subject: [eksplorasi_BPMIGAS] Basement (?)
To: "IAGI" <[email protected]>, "Forum HAGI" <[email protected]>, "Geo Unpad" 
<[email protected]>, "Eksplorasi BPMIGAS" 
<[email protected]>
Date: Wednesday, January 28, 2009, 9:55 AM











Minggu lalu, seorang mahasiswa mengirimkan e-mail kepada saya bertanya tentang 
basement dan secara khusus mananyakan apakah basement harus batuan beku atau 
metamorf, dan bagaimana dengan batuan meta-sedimen.
 
Karena pertanyaanya menurut hemat saya penting dan mendasar, dasar itu penting, 
berikut jawaban saya, barangkali ada gunanya untuk rekan2 netter yang lain.
 
salam,
awang
 
Basement = any widespread association of igneous and metamorphic rocks which 
covered unconformably by unmetamorphosed sediments (Whitten and Brooks,1985 - 
Dictionary of geology - Penguin Books)
 
Basement = (1) the undifferentiated complex of rocks that underlies the rocks 
of interest in an area, (2) the crust of the Earth below sedimentary 
deposits,extending downward to the Mohorovicic discontinuity. In many places, 
the rocks of the complex are igneous and metamorphic and of Precambrian age, 
but in some places they are Paleozoic, Mesozoic,or even Cenozoic (Bate and 
Jackson, 1987 - Glossary of geology - American Geological Institute)
 
Definisi basement yang panjang dan detail lengkap dengan sejarah asal 
istilahnya dberikan oleh Burwash (1987) dalam The encyclopedia of structural 
geology and plate tectonics (editor : Carl Seyfert - penerbit van Nostrand 
Reinhold company). Burwash membedakan definisi basement menjadi enam konteks.
 
1. spatial relation : basement is in the lowest or basal rock unit occurring 
within a region.
2. stratigraphic relation : basement lies beneath an unconformity of regional 
extent. The formations above the unconformity are referred to as cover.
3. temporal relation : basement is always older than its cover. The difference 
in age of the basement and cover may range from 10 million year to over 2 
billion year.
4. rock type : characteristic of a basement complex is a hybrid assemblage of 
igneous and metamorhic rocks. The overlying cover is composed of sedimentary 
rocks, with or without thin interbedded pyroclastic or volcanic flow rocks.
5. structure and texture : basement rocks are usually highly deformed and 
dominantly crystalline, in contrast to cover rocks that are less deformed and 
preserve their clastic texture.
6. mechanical behavior : a fundamental distinction between basement and cover 
is found in the difference in behavior during deformation. The crystalline 
basement remains relatively undeformed until it yields by faulting. The 
stratified cover rocks yield more continuously by folding, followed in many 
cases by faulting, this distinction remains valid as long as depth of burial 
remains moderate. Where the basement is deeply burried, especially in orogenic 
belts,a ductile, remobilized basement may be formed.
 
Menjawab pertanyaan2- nya yang spesifik : 
 
Term basement itu sendiri adalah batuan dasar yg bsa terdiri dari batuan beku , 
batuan metamorf ya? 
 
---> ya,umumnya begitu berdasarkan definisi di atas sebab pertanyaan itu punya 
konteks rock type definisi Burwash (1987), dan cocok dengan definisi Bates and 
Jackson (1987) dan Whitten and Brooks (1985).
 
Bagaimana dengan batuan metasedimen? 
 
----> kita lihat dulu definisi batuan metasedimen berdasarkan Bates and Jackson 
(1987) : a sediment or sedimentary rock that shows evidence of having been 
subjected to metamorphism. Jadi batuan metasedimen, berdasarkan definisi ini 
tetap merupakan batuan sedimen. Kembali ke definisi2 di atas, maka batuan 
metasedimen menurut hemat saya bukanlah basement (alasannya lihat keterangan 
paling bawah).
 
kalau batuan beku kayanya kan enggak memberikan gambaran seperti itu ya? begitu 
juga metamorf kan ? sekis & filit apa akan memberikan gambaran layer yg bagus? 
(kayanya enggak ya? belum pernah lihat karakter filit, sekis kalau di seismik 
sih..). 
 
-----> Batuan beku atau metamorf di penampang seismik tidak akan memberikan 
gambaran layers (lihat definisi Burwash, 1987 untuk konteks structure and 
texture dan mechanical behavior). Batuan metamorf yang kristalin akan "free of 
reflector" atau "blurred" atau "chaotic" di penampang seismik dan tak 
menunjukkan layers sekalipun ia asalnya dari batuan sedimen. Secara mineralogi 
memang mineral2nya mengarah ke orientasi tertentu (foliasi), tetapi secara rock 
mass ia tidak stratified, ia kristalin, kalau di singkapan ia kelihatan 
stratified, hati2 itu bukan strata tetapi karena efek lebih dari 50 % 
mineralnya berfoliasi sehingga saling paralel dan akibatnya mudah belah-belah 
(split into flakes) berlembar-lembar - lamellar. Slate dan filit menunjukkan 
karakter flakes yang sama sebab foliated. Keduanya adalah batuan metamorf, 
bukan metasedimen, walaupun tak sekristalin seperti sekis.
 
Nah, bagaimana kalau metasedimen? apa bisa disebut basement? 
 
----> menurut hemat saya, batuan metasedimen bukanlah basement, alasannya : ia 
tetap sedimentary cover di atas basement, ia adalah sedimentary rock (lihat 
definisi metasedimen di atas), tidak kristalin, jarang menunjukkan hubungan 
unconformity dengan sedimentary cover di atasnya, secara mechanical behavior 
masih mengikuti stratified dan folded seperti batuan sedimen di atasnya. Juga, 
kalau membaca sejarah istilah basement berdasarkan Burwash (1987), istilah 
basement dipakai untuk pertama kalinya muncul pada sebuah laporan geologi tahun 
1843 yang menerangkan bahwa sebuah kompleks batuan "metmorphosed shale" 
(mungkin yang dimaksud metasedimen) di Semenanjung Portrush (Skotlandia) duduk 
di atas batuan massive crystalline augitic. Metamorhosed shale itu bukan 
basement, tetapi batuan masif kristalin augit (beku) itu yang basement. 
 
Karena istilah basement akan mengemuka saat kita mendiskusikan stratigrafi, 
maka definisi sederhana dan banyak dipakai tentang basement adalah : a 
subjacent crystalline mass of any age unconformably overlain by sedimentary 
cover (Burwash,1987) . ('subjacent' - di dekatnya tetapi posisinya relatif di 
bawahnya -nya di sini adalah sedimentary cover). ***
 
 
__._,_.___ 
Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic 
Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar 

MARKETPLACE



>From kitchen basics to easy recipes - join the Group from Kraft Foods 
 
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) 
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to 
Traditional 
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe 



Recent Activity


 1
New MembersVisit Your Group 


Yahoo! News
Odd News
You won't believe
it, but it's true

Find helpful tips
for Moderators
on the Yahoo!
Groups team blog.

Support Group
Lose lbs together
Share your weight-
loss successes.
. 
__,_._,___ 














      

Kirim email ke