Minggu lalu, seorang mahasiswa mengirimkan e-mail kepada saya bertanya tentang
basement dan secara khusus mananyakan apakah basement harus batuan beku atau
metamorf, dan bagaimana dengan batuan meta-sedimen.
Karena pertanyaanya menurut hemat saya penting dan mendasar, dasar itu penting,
berikut jawaban saya, barangkali ada gunanya untuk rekan2 netter yang lain.
salam,
awang
Basement = any widespread association of igneous and metamorphic rocks which
covered unconformably by unmetamorphosed sediments (Whitten and Brooks,1985 -
Dictionary of geology - Penguin Books)
Basement = (1) the undifferentiated complex of rocks that underlies the rocks
of interest in an area, (2) the crust of the Earth below sedimentary
deposits,extending downward to the Mohorovicic discontinuity. In many places,
the rocks of the complex are igneous and metamorphic and of Precambrian age,
but in some places they are Paleozoic, Mesozoic,or even Cenozoic (Bate and
Jackson, 1987 - Glossary of geology - American Geological Institute)
Definisi basement yang panjang dan detail lengkap dengan sejarah asal
istilahnya dberikan oleh Burwash (1987) dalam The encyclopedia of structural
geology and plate tectonics (editor : Carl Seyfert - penerbit van Nostrand
Reinhold company). Burwash membedakan definisi basement menjadi enam konteks.
1. spatial relation : basement is in the lowest or basal rock unit occurring
within a region.
2. stratigraphic relation : basement lies beneath an unconformity of regional
extent. The formations above the unconformity are referred to as cover.
3. temporal relation : basement is always older than its cover. The difference
in age of the basement and cover may range from 10 million year to over 2
billion year.
4. rock type : characteristic of a basement complex is a hybrid assemblage of
igneous and metamorhic rocks. The overlying cover is composed of sedimentary
rocks, with or without thin interbedded pyroclastic or volcanic flow rocks.
5. structure and texture : basement rocks are usually highly deformed and
dominantly crystalline, in contrast to cover rocks that are less deformed and
preserve their clastic texture.
6. mechanical behavior : a fundamental distinction between basement and cover
is found in the difference in behavior during deformation. The crystalline
basement remains relatively undeformed until it yields by faulting. The
stratified cover rocks yield more continuously by folding, followed in many
cases by faulting, this distinction remains valid as long as depth of burial
remains moderate. Where the basement is deeply burried, especially in orogenic
belts,a ductile, remobilized basement may be formed.
Menjawab pertanyaan2-nya yang spesifik :
Term basement itu sendiri adalah batuan dasar yg bsa terdiri dari batuan beku ,
batuan metamorf ya?
---> ya,umumnya begitu berdasarkan definisi di atas sebab pertanyaan itu punya
konteks rock type definisi Burwash (1987), dan cocok dengan definisi Bates and
Jackson (1987) dan Whitten and Brooks (1985).
Bagaimana dengan batuan metasedimen?
----> kita lihat dulu definisi batuan metasedimen berdasarkan Bates and Jackson
(1987) : a sediment or sedimentary rock that shows evidence of having been
subjected to metamorphism. Jadi batuan metasedimen, berdasarkan definisi ini
tetap merupakan batuan sedimen. Kembali ke definisi2 di atas, maka batuan
metasedimen menurut hemat saya bukanlah basement (alasannya lihat keterangan
paling bawah).
kalau batuan beku kayanya kan enggak memberikan gambaran seperti itu ya? begitu
juga metamorf kan ? sekis & filit apa akan memberikan gambaran layer yg bagus?
(kayanya enggak ya? belum pernah lihat karakter filit, sekis kalau di seismik
sih..).
-----> Batuan beku atau metamorf di penampang seismik tidak akan memberikan
gambaran layers (lihat definisi Burwash, 1987 untuk konteks structure and
texture dan mechanical behavior). Batuan metamorf yang kristalin akan "free of
reflector" atau "blurred" atau "chaotic" di penampang seismik dan tak
menunjukkan layers sekalipun ia asalnya dari batuan sedimen. Secara mineralogi
memang mineral2nya mengarah ke orientasi tertentu (foliasi), tetapi secara rock
mass ia tidak stratified, ia kristalin, kalau di singkapan ia kelihatan
stratified, hati2 itu bukan strata tetapi karena efek lebih dari 50 %
mineralnya berfoliasi sehingga saling paralel dan akibatnya mudah belah-belah
(split into flakes) berlembar-lembar - lamellar. Slate dan filit menunjukkan
karakter flakes yang sama sebab foliated. Keduanya adalah batuan metamorf,
bukan metasedimen, walaupun tak sekristalin seperti sekis.
Nah, bagaimana kalau metasedimen? apa bisa disebut basement?
----> menurut hemat saya, batuan metasedimen bukanlah basement, alasannya : ia
tetap sedimentary cover di atas basement, ia adalah sedimentary rock (lihat
definisi metasedimen di atas), tidak kristalin, jarang menunjukkan hubungan
unconformity dengan sedimentary cover di atasnya, secara mechanical behavior
masih mengikuti stratified dan folded seperti batuan sedimen di atasnya. Juga,
kalau membaca sejarah istilah basement berdasarkan Burwash (1987), istilah
basement dipakai untuk pertama kalinya muncul pada sebuah laporan geologi tahun
1843 yang menerangkan bahwa sebuah kompleks batuan "metmorphosed shale"
(mungkin yang dimaksud metasedimen) di Semenanjung Portrush (Skotlandia) duduk
di atas batuan massive crystalline augitic. Metamorhosed shale itu bukan
basement, tetapi batuan masif kristalin augit (beku) itu yang basement.
Karena istilah basement akan mengemuka saat kita mendiskusikan stratigrafi,
maka definisi sederhana dan banyak dipakai tentang basement adalah : a
subjacent crystalline mass of any age unconformably overlain by sedimentary
cover (Burwash,1987). ('subjacent' - di dekatnya tetapi posisinya relatif di
bawahnya -nya di sini adalah sedimentary cover). ***