Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman,

Masyarakat Batumulia Indonesia dirundung malang. Perintis batumulia berkaliber 
dunia, Bapak Mahardi Paramita , meninggal dunia mendadak di Jakarta pada hari 
Sabtu , 9 Mei 2009 ,  jam 11 siang. Meninggalnya beliau merupakan suatu 
kehilangan yang sangat besar bagi para Gem-Lovers khususnya di Indonesia. 
Beliaulah perintis pendidikan ilmu batumulia di Indonesia melalui Institute 
Gemology Paramita ( IGP ) yang didirikannya pada tahun 1989.

Lahir di Tangerang pada tahun 1944, Mahardi Paramita mulai menyenangi batumulia 
sejak berumur 10 tahun  melalui ibundanya yang memang pencinta batumulia. 
Cintanya akan dunia batumulia terus tumbuh berkembang sampai almarhum menginjak 
dewasa. Usai kuliah di University of Hawaii tahun 1969 dan kembali ke Jakarta, 
almarhum melanjutkan hobinya di bidang batumulia. Pada tahun 1981, almarhum 
memutuskan untuk mengikuti kuliah batumulia di Gemological Institute of America 
( GIA ) di Santa Monica, Amerika Serikat , dan menyandang gelar Graduate 
Gemologist ( GG ). Sepulangnya ke Jakarta, pada tahun 1983, almarhum mendirikan 
Adamas Gemological Laboratory (AGL) yang sangat dikenal oleh banyak kalangan 
khususnya  yang membutuhkan konsultasi dan sertifikasi batumulia / batupermata. 
Seperti telah disinggung di atas, pada tahun 1989, bersama puteri kesayangannya 
Sumarni Paramita yang juga Graduate Gemologist, almarhum mendirikan Institute 
Gemology Paramita yang beralamat di Apartemen Istana Harmoni Lantai I/2A, 
Kompleks Harmoni Plaza, Jl. Suryopranoto, Jakarta Pusat.

Almarhum Mahardi Paramita adalah  sosok cendekiawan yang sangat bersahaja dan 
rendah hati. Sebelum mempublikasikan bukunya berjudul  Kemilau Batu Permata ( 
Pengenalan Asal-usul, Sifat, dan Keasliannya )  yang diterbitkan oleh PT 
Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2008 ( gambar di bawah ) , almarhum dengan 
pengalamannya yang begitu luas , datang ke mang Okim di Bandung bersama  puteri 
kesayangannya , untuk menyampaikan rencananya  dan meminta mang Okim  
memberikan sambutan di bukunya.  Sayang sekali karena kendala teknis dan 
komunikasi, keinginan almarhum tidak kesampaian dan sambutannya diberikan oleh 
Dirut Perum Pegadaian yang  memang banyak memakai jasa almarhum dalam  
meningkatkan kualitas sumber daya manusia  di lingkungan Perum Pegadaian 
khususnya di bidang apresiasi batumulia / batu permata.

Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman,

Bapak Mahardi Paramita telah tiada. Puji Tuhan bahwa almarhum telah berhasil 
menanamkan fondasi yang kuat kepada puteri kesayangannya Sumarni Paramita GG 
beserta keluarga yang ditinggalkan sehingga diharapkan , kecintaan dan usaha 
almarhum  di bidang pendidikan dan apresiasi batumulia / batu permata  akan 
terus berlanjut. Semoga perjalanan almarhum menghadap Sang Khalik diberikan 
kelancaran, dan  keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan 
dalam menghadapi cobaan besar ini.

Salam duka dalam batumulia,

Mang Okim
Sujatmiko
e-mail : [email protected] or [email protected]

GAMBAR : Cover buku " Kemilau BATU PERMATA "  yang dikarang oleh almarhum 
Mahardi Paramita dan diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2008 
( ISBN : 978-979-22-3790-0 ).




www.gemafia.co.id

<<P1010031-resized.jpg>>

Kirim email ke