Bu Yuriza, Saya belum membaca majalah edisi tersebut. Tetapi sebagai anggota Tim Penilai WK Migas, saya pernah melihat seismik terbaru di Cenderawasih, Bintuni, Gorontalo, dan West Sumatra. Menurut pendapat saya, yang menarik dan mungkin dapat mengubah pendapat kita selama ini adalah hasil seismik di Gorontalo dan Bone (nanti saya tuliskan secara khusus). Sementara yang di Cenderawasih dan West Sumatra tak ada perbedaan signifikan dengan pendapat2 selama ini (meskipun kata calon investornya terdapat perbedaan yang drastis).
salam, Awang --- On Mon, 8/10/09, [email protected] <[email protected]> wrote: > From: [email protected] <[email protected]> > Subject: [iagi-net-l] Things are not what they seem in Indonesia > To: [email protected] > Date: Monday, August 10, 2009, 1:29 PM > Pak Awang udah baca E&P July > 2009, hal 32 - 33 ?. > Artikel ini mengenai new spec seismic di west sumatera, > cendrawasih dan > bone bay, yang katanya bisa menjungkir balikkan hipotesa > sebelumnya. > Mohon komentarnya. > > salam > y > > > > > Awang Satyana <[email protected]> > > 10.08.2009 05:28 > Please respond to > <[email protected]> > > > To > [email protected] > cc > IAGI <[email protected]>, > Forum HAGI <[email protected]>, > Geo Unpad > <[email protected]>, > Eksplorasi BPMIGAS > <[email protected]> > Subject > Re: [iagi-net-l] Granit Bangka-Belitung dan Suture > Terranes > > > > > > > Pak Yatno, terima kasih atas usulannya. > > Beberapa publikasi lama pernah memuat radiometric dating di > Bangka dan > Belitung ini. Dating dengan Rb-Sr (Priem et al., 1975, > Isotope > geochronology in the Indonesian tin belt : Geol. Mijnbouw, > 54, p. 61- > 70. dan Katili, 1980, Note on tin granite ages, p. 23-25 : > > Geotectonics of Indonesia, a Modern View, Direkt. Jend. > Pertamb. Umum, Jakarta.) di Bangka menunjukkan umur 217 +/- > 5 Ma (dengan > K-Ar 213 +/- 6 Ma), sedangkan di Belitung 213 +/- 5 Ma. > Tidak diketahui > apakah sampling dilakukan pada mineral biotit atau > K-felspar. Sementara > itu menurut Pulunggono dan Cameron (1984) di Belitung > ditemukan umur 198 > Ma yang diperkirakan merupakan collisional granite. > > Kelihatanya, berdasarkan konsep terrane amalgamation, > apalagi kalau kita > mencurigai bahwa Bangka dan Belitung duduk di terrane yang > berlainan > sebelum collided, memang sampling granit dan > mineralisasinya harus lebih > hati-hati dan dilakukan di beberapa tempat. Sampling dan > analisisnya pun > harus dilakukan di protolithnya (pre-granite emplacement) / > pre-suturing > succession. > > Di Bangka tersingkap kompleks batuan yang mungkin mirip > kepunyaan terrane > East Malaya maupun Malacca (bagian timur Sibumasu). Apa > yang pernah > disebut Zwierzycki (1930) atau Katili (1967)sebagai Formasi > Bangka adalah > berkorelasi dengan Papan Formation di Pulau Kundur, Selat > Malaka yang > terdiri atas pre-granite shales, sandstones dan reddened > conglomerates > (Germeraad, 1941; Cameron el al., 1982). Kedua kompleks ini > pun sebenarnya > berkorelasi dengan pre-suture succession quartzites > (meta-sandstones), > slates dan phyllites di Sumatra Tengah yang disebut Eubank > dan Makki > (1981) sebagai ”Quartzite Terrain” atau dalam disertasi > Pak Pulunggono > (1983) sebagai ”Quartzite Phyllite Terrain”. Semua > batuan di atas mewakili > terrane Malacca yang mendominasi Pulau Bangka. > > Meskipun demikian, bagian timurlaut Bangka (Belinyu dan > Klabat) > menunjukkan kompleksitas litologi yang luar biasa. > Pulunggono dan Cameron > (1984) melaporkan ditemukannya Permian funas di wilayah > ini, juga > litologinya sangat sesuai dengan suksesi litologi East > Malaya Mircoplate > atau bahkan terusan paling ujung Raub-Bentong line yang di > wilayah ini > ditandai oleh muscovite schist. Rupanya separuh timurlaut > dan > selatan-tenggara Bangka merupakan area yang kompleks, sebab > di selatan > masih ditemukan kembali litologi East Malaya di wilayah > yang harusnya > domain Malacca terrane (Cobbing, 1984). Ini tak > mengherankan sebab suatu > suturing pasti akan kompleks, bisa saja dari dua terranes > yang beradu itu > menyumbangkan sebagian massa-nya dalam proses amalgamasi - > dan kini > menjadi lensoid fragments dari dua terranes yang tersingkap > di suatu > wilayah. > > Tanpa data dan analisis yang cukup, kita hanya bisa > berspekulasi soal > setting petro-tektonik Bangka-Belitung. > > salam, > Awang > > > --- On Mon, 8/10/09, [email protected] > <[email protected]> > wrote: > > > From: [email protected] > <[email protected]> > > Subject: Re: [iagi-net-l] Granit Bangka-Belitung dan > Suture Terranes > > To: [email protected] > > Cc: "IAGI" <[email protected]>, > "Forum HAGI" <[email protected]>, > "Geo > Unpad" <[email protected]>, > "Eksplorasi BPMIGAS" > <[email protected]> > > Date: Monday, August 10, 2009, 4:38 PM > > Menambahkan sedikit anjuran Kang > > Awang. > > > > Analisis radiometric dating akan sangat membantu > pemecahan > > masalah ini > > disamping analisis lain yg diusulkan Kang Awang. > > Ada dua sampling yang sangat saya anjurkan untuk > dating > > ini, I) sampling > > biotit di Bangka dan Belitung dan II) sampling > K-Felspar > > untuk kedua > > lokasi tersebut. Sampling K-felspar utk umur magma, > > sampling biotit untuk > > umur mineralisasi. Dari dati dating ini dapat dibuat > > sintesa yang baik. > > Salam, > > Yatno(YSY) > > > > > Seorang rekan milis menanyakan tentang granit2 > di > > Bangka dan Belitung. > > > Saya jadi teringat bahwa ada sesuatu yang > menarik > > tentang petro-tektonik > > > granit2 ini, saya tuliskan sedikit ringkasannya > > seperti di bawah ini. > > > > > > Publikasi lama dari Westerveld (1939) dan van > Bemmelen > > (1949) menyatakan > > > bahwa granit Bangka dan Belitung termasuk ke > dalam > > Jurassic intrusions of > > > the Malayan tin-belt (umur sebenarnya kemudian > > diketahui 198-217 Ma - > > > Trias berdasarkan absolute dating –Pulunggono > dan > > Cameron, 1984). > > > Westerveld (1939) menyatakan bahwa “tin > granites” > > ini merupakan > > > biotite granite porfiritik dengan fenokris > ortoklas > > yang panjangnya bisa > > > sampai 8 cm, juga terdapat microcline, perthite, > acid > > plagioclase, > > > biotite, quartz. Secara setempat, terdapat > zirkon, > > apatit, titanit, > > > fluorit, black turmaline, kasiterit, amfibol. > Granit > > Bangka dan Belitung > > > oleh Hutchison (1989) dimasukkan ke dalam Jalur > Timah > > berumur Permo-Trias > > > sebagai hasil magmatisme yang berhubungan dengan > > subduksi dan > > > post-collision. > > > > > > Publikasi dari McCourt et al. (1996) menarik > dicermati > > (“Mesozoic and > > > Cenozoic plutonic evolution of SE Asia : evidence > from > > Sumatra, Indonesia > > > –Geol. Soc. London Spec Publ. 106, 321-335). > > Publikasi ini menaruh > > > jalur-jalur granit di Sumatra berdasarkan tipe > > genesanya (“S” type dan > > > “I” type) dan batas-batas jalur itu punya > > kemiripan yang besar dengan > > > jalur2 batas terranes (misalnya peta terranes SE > Asia > > dari Metcalfe, > > > 1996). > > > > > > Suture line adalah sebuah batas geologi yang > membatasi > > dua terrane. > > > Terrane adalah suatu provinsi (mandala) geologi > yang > > punya karakter > > > tertentu secara regional dan bisa dibedakan > dengan > > karakter terrane lain > > > di sebelahnya. Bila dua terrane kontinen > berbenturan, > > ia akan memusnahkan > > > atau merusakkan kerak oseanik yang semula ada di > > antara kedua terrane itu > > > melalui proses subduction lalu collision. Tentu > tak > > semua kerak oseanik > > > itu hilang, ada yang tersisa yang berasal dari > > keratannya yang lalu > > > terangkat, dan kita mengenalnya sekarang sebagi > jalur > > kerak oseanik atau > > > jalur ofiolit di antara dua kerak benua. > Jalur > > benturan terrane inilah > > > suture line. > > > > > > Di daratan Malaysia ada sebuah suture line yang > > terkenal bernama suture > > > Raub-Bentong. Publikasi2 tektonik menyebutkan > bahwa > > suture ini merupakan > > > jalur benturan antara terrane kontinen East > Malaya > > dengan Sibumasu (atau > > > dengan bagian timur Sibumasu yang bernama > Malacca). > > Suture Raub-Bentong > > > yang menjulur dari utara-selatan dan membelok ke > > tenggara ke wilayah > > > Indonesia telah lama menjadi bahan perdebatan. > Yang > > diperdebatkan adalah > > > ke arah mana suture Raub-Bentong menerus. Menurut > Tjia > > (1989), garis ini > > > berbelok agak ke selatan-baratdaya menuju > Bengkalis, > > sehingga sambungannya > > > di wilayah Indonesia disebutnya sebagai > > Bentong-Bengkalis suture. Hamilton > > > (1979) membelokkannya lebih tajam lagi ke > Sumatra > > Tengah daratan. > > > Sementara itu, Pulunggono dan Cameron (1984) dan > > Hutchison (1989) > > > meneruskan belokan ke tenggara itu melalui > offshore > > sebelah timur Sumatra > > > melalui wilayah Riau Kepulauan sampai akhirnya > > berhenti di ujung timurlaut > > > Bangka. > > > > > > Setelah melihat kembali banyak publikasi dan > > analisis-analisis baru yang > > > dilakukan, saya berpendapat bahwa terusan > Indonesia > > untuk garis suture > > > Raub-Bentong itu adalah seperti yang diusulkan > oleh > > Pulunggono dan Cameron > > > (1984) dan Hutchison (1989). Apa hubungan > terranes dan > > sutures ini dengan > > > pertanyaan adakah perbedaan granit antara Bangka > dan > > Belitung ? > > > > > > Pemikiran yang sedang saya kembangkan adalah > bahwa > > Bangka termasuk ke > > > dalam terrane bagian timur Sibumasu > (Malacca), > > sedangkan Belitung masuk > > > ke dalam terrane East Malaya. Dan karena kedua > pulau > > berdekatan ini duduk > > > di dua terrane yang berbeda, maka genesa > granitnya > > mungkin berlainan. > > > Pemikiran ini diinspirasi oleh van Bemmelen > (1949) > > yang menyebutkan bahwa > > > granit Bangka dan Belitung berbeda sedikit dalam > > dimensi dan cirinya. > > > Hutchison (1989) sudah mengemukakan bahwa granit > > Bangka itu punya kesamaan > > > dengan Main Range Granite di Malaysia peninsular > > bagian barat, sedangkan > > > granit Belitung mirip dengan East Coast > > volcano-plutonic arc (Malaysia > > > peninsular bagian timur); dan antara Malaysia > barat > > dan Malaysia timur ini > > > dipisahkan oleh jalur suture Raub-Bentong. > Apakah > > Bangka dan Belitung juga > > > lalu dipisahkan oleh sebuah suture karena > granitnya > > berbeda seperti juga > > > di Malaysia ? > > > > > > Tipe genesa granit dikenal ada dua : S-type > > (S=sedimentary) dan I-type > > > (I=igneous). S-type granite adalah granit yang > > dibentuk oleh partial > > > melting batuan asal (protolith) yang mengandung > batuan > > (meta) sedimen > > > dalam jumlah signifikan. Prosesnya suka disebut > > anatexis atau > > > ultra-metamorphism. I-type granite adalah granit > yang > > dibentuk dari > > > protolith yang berkomposisi batuan beku > (igneous > > rocks) atau dari > > > fraksionasi magma granitik atau granodioritik > (Kanen, > > 2001). > > > > > > Mengacu kepada Hutchison (1989), Main Range > Granite di > > Malaysia peninsular > > > bagian barat dan Granit Bangka adalah S-type, > > sedangkan East Coast > > > Malaysia peninsular bagian timur dan Granit > Belitung > > adalah I-type. > > > > > > Secara umum, menurut Tulloch et al. (2001), > S-type > > granite akan punya > > > rasio K/Na tinggi, low Ca, tak mengandung > magnetit, > > biotit berwarna coklat > > > (menunjukkan low oxidation state). I-type > granite > > punya rasio K/Na rendah, > > > high Ca, mengandung magnetit, biotit berwarna > hijau > > atau kehijauan. > > > Publikasi lama dari O’Neil (1977) menyebutkan > bahwa > > isotop oksigen > > > mungkin adalah cara terbaik untuk membedakan > granit > > tipe-S dan tipe-I. > > > Granit Tipe-S punya whole rock isotop O-18 > > 10 per > > mile dan granit tipe-I > > > punya whole rock isotop O-18 < 10 per mile. > Harris > > et al. (1997) > > > menambahkan bahwa lebih baik menggunakan isotop > O > > untuk fraksi kuarsa yang > > > telah dipisahkan daripada isotop O whole rock > sebab > > kuarsa lebih tahan > > > terhadap perubahan hidrotermal. Nilai isotop > kuarsa > > sekitar 1 per mile > > > lebih tinggi daripada whole rock-nya. Isotop > O-18 > > tahan terhadap proses > > > fraksionasi kristal, sehingga merupakan metode > yang > > baik untuk mengetahui > > > komposisi protolith dan tingkat > > > kontaminasi kerak. > > > > > > Apakah granit Bangka adalah S-type granite > dan > > berhubungan dengan genesa > > > di terrane Malacca/Sibumasu bagian timur, > sedangkan > > granit Belitung adalah > > > I-type granite dan berhubungan dengan genesa di > > terrane East Malaya, masih > > > harus dibuktikan dengan analisis petrokimia dan > isotop > > oksigen-18 kedua > > > granit itu. Evaluasi regional menunjukkan bahwa > mereka > > mungkin berbeda. > > > > > > Bahwa Bangka dan Belitung terpisah secara > tektonik > > oleh suatu suture > > > diindikasikan oleh : (1) batas granit S dan > I > > type di sebelah timurlaut > > > Bangka (Cobbing et al., 1992; McCourt et al., > 1996) > > –makalah ini tak > > > memuat garis tegas batas jalur granit itu di > antara > > Bangka-Belitung; (2) > > > analog perbedaan Main Range granite vs East > Coast > > granite di Malayan > > > peninsular yang dipisahkan suture Raub-Bentong > > (Hutchison, 1989); dan (3) > > > ditemukannya discontinuous serpentinite > (indikator > > suture) di timurlaut > > > Bangka (Pulunggono dan Cameron, 1984). Data > > petrokimia, isotop oksigen-18, > > > dan paleomagnetik granit Bangka dan Belitung > akan > > membuktikan > > > kebenaran/kesalahan pemikiran ini, sehingga > kuncinya > > adalah analisis > > > -interpretasi-sintesis petro-tektonik > Bangka dan > > Belitung. > > > > > > Salam, > > > Awang > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > > PP-IAGI 2008-2011: > > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, > banyak > > biro... > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > > ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! > > > yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang > > > 13-14 Oktober 2009 > > > > > > ----------------------------------------------------------------------------- > > > To unsubscribe, send email to: > > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > > To subscribe, send email to: > > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > > > No. Rek: 123 0085005314 > > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > > > No. Rekening: 255-1088580 > > > A/n: Shinta Damayanti > > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with > regard > > to information > > > posted on its mailing lists, whether posted by > IAGI or > > others. In no event > > > shall IAGI and its members be liable for any, > > including but not limited to > > > direct or indirect damages, or damages of any > kind > > whatsoever, resulting > > > from loss of use, data or profits, arising out of > or > > in connection with > > > the use of any information posted on IAGI > mailing > > list. > > > > > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > PP-IAGI 2008-2011: > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak > > biro... > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! > > yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang > > 13-14 Oktober 2009 > > > ----------------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: > > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: > > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > > No. Rek: 123 0085005314 > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > > No. Rekening: 255-1088580 > > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > > --------------------------------------------------------------------- > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard > to > > information posted on its mailing lists, whether > posted by > > IAGI or others. In no event shall IAGI and its members > be > > liable for any, including but not limited to direct > or > > indirect damages, or damages of any kind whatsoever, > > resulting from loss of use, data or profits, arising > out of > > or in connection with the use of any information > posted on > > IAGI mailing list. > > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak > biro... > -------------------------------------------------------------------------------- > ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! > yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang > 13-14 Oktober 2009 > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to > information > posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or > others. In no event > shall IAGI and its members be liable for any, including but > not limited to > direct or indirect damages, or damages of any kind > whatsoever, resulting > from loss of use, data or profits, arising out of or in > connection with > the use of any information posted on IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > This e-mail message is intended only for the use of the > named recipient. > Information contained in this e-mail message and its > attachment may be privileged,confidential and protected from > disclosure. If you are not the intended recipient, any > copying, disclosure, reproduction, distribution or use of > this communication is strictly prohibited. Please notify the > sender of your receipt of the e-mail message by replying to > the message and then delete it from your system. > > -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang 13-14 Oktober 2009 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

