Kalau dilihat datanya, variasi back-azimuth-nya sekitar 10 derajat, mungkin representasi gempa2 di selatan Sumatra saja. Saya bilang mungkin karena tidak tahu persis lokasi stasiun pengamat.
Analisis gambarnya memperlihatkan rentang waktu sekitar lima setengah tahun, jadi kurang lebih sampai Juni 2007. Gempa Yogya terjadi kalau tidak salah 27 Mei 2006 (day number 1550), dan gempa Nias 28 Maret (day number 1972). Yang menarik (mungkin tanda-tanya sebetulnya), kalau dilihat digambar tersebut, tidak ada "spikes" yang muncul pada day number 1550 dan 1972. LL -----Original Message----- From: Paulus Tangke Allo [mailto:[email protected]] Sent: Friday, October 02, 2009 3:09 PM To: [email protected] Subject: Fwd: Fw: [iagi-net-l] Gempa Sumatra - Setelah Padang kini Jambi/Bengkulu ---------- Forwarded message ---------- From: Snow White <[email protected]> To: [email protected] Sent: Fri, 2 October, 2009 3:42:45 PM Subject: Re: [iagi-net-l] Gempa Sumatra - Setelah Padang kini Jambi/Bengkulu Bapak/Ibu yang saya hormati, Kemarin saya mengikuti internal seminar di campus. Ada yang menarik perhatian saya (mungkin juga informasi ini telah lama beredar, mohon maaf kalo crossposting). Gambar di bawah ini (terlampir) memperlihatkan pengukuran noise signals di laut antartica dan sekitarnya. Data di kumpulkan berdasarkan 2 stasiun lokasi, dari 3 triangle hydrophone di dasar laut yang berlokasi di antara benua australia dan antartika (milik Australia), dan yang satu lagi terletak di Indian Ocean (milik US). Terlihat bahwa ada aktifitas kecil sebelum terjadinya gempa dan tsunami di Aceh dan sekitarnya, yang di tunjukkan oleh spike "noise" waktu terjadi gempa dan setelah itu mereda tetapi tetap menunjukkan adanya aktivitas dibandingkan sebelum terjadi gempa dan tsunami (note: daerah yang relative flat di sebelah kiri dari grafik menunjukkan australia continent, di mana aktifitas seismik sangat minim atau hampir tidak ada). Hal ini juga di terangkan dan di pertanyakan oleh Lecture yang memberikan seminar, apakah sudah ada yang mengamati "noise" setelah gempa dan tsunami di Aceh karena ada kemungkinan berhubungan dg gempa2 yang terjadi akhir2 ini (saya yakin para ahli2 gempa di Indonesia sudah mengamatinya, dg berbagai cara dan metoda). Mungkinkah bisa di prediksi periode-nya dari pengamatan "noise"? Sekiranya informasi ini dapat berguna dan menjadi salah satu alternative untuk mitigasi bencana gempa dan tsunami di Indonesia. Semoga. Terima kasih. Salam, Putri -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang 13-14 Oktober 2009 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

