Sertifikasi IAGI bukan sudah dibahas .... dan tertahan di DIKTI, tapi sertifikasi IAGI sudah dilaksanakan sejak 2002 pada waktu kepengurusan saya, dimana persiapan-nya dimulai sejak 1998 oleh Kang Yanto Sumantri dan dikomandani oleh Uda Karsani, Suryowibowo dkk. Dokumen, tata cara, persyaratan, dsb malah sdh sejak 2002 dicantumkan dalam web iagi (iagi.or.id) yang nampaknya sekarang web tsb sudah tidak dimaintain lagi. Dan sejak 2002 pemberian sertifikat pertama untuk 8 orang petroleum geologist di Surabaya itu, setiap tahun, setiap PIT: 2003 di JKT, 2004 di Bandung, 2005 di Surabaya berturut-turut selalu dilakukan pemberian Sertikat Ahli Geologi Perminyakan (Petroleum Geologist) pada waktu pembukaan PIT. Kesemuanya itu juga diterangkan, dibukukan dalam buku MEMBUMIKAN GEOLOGI yang diterbitkan 2006 awal. Pada pertengahan 2003 s/d 2005 akhirpun terus menerus berlangsung usaha untuk merencanakan dan mengeksekusi sertifikasi-sertifikasi yang lainnya (Geologi Teknik - sdh lengkap bahan dasar dokumen dan kepanitaannya dan sampai ke tahapan sosialisasi di 4 kota besar: JKT-Yogja-Surabaya-Balikpapan,.., Geologi Pertambangan - ini kerjasama dengan Perhapi). Usaha untuk membuat sertifikasi IAGI (untuk petroleum geology) menjadi wajib bagi semua pekerja ASING di Idnonesia sdh pula dilakukan dengan memasukkan usulan ke Direktur Teknik Diitjen Migas (karena kita dimintai pendapat ttg hal itu juga dlm rangka standarisasi profesional) pada 2004-2005. Tapi akhirnya Ditjen Migas tidak berani mengeluarkan satu aturan apapun tentang hal itu karena takut diprotes IPA (terngkap secara verbal dalam forum forum sosialisasi mereka waktu itu).

Sayang sekali kita tidak terbiasa untuk menengok ke belakang dan berangkat dr modal yang sudah ada. Seringkali kita mengabaikan dan mencoba untuk :menemukan: roda kembali (re-invent the well). Kita terbiasa mencipta, tidak terbiasa memelihara.

Sertifikasi? Siapa takut?!!

Salam

adb

----- Original Message ----- From: "Taufik Manan" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Cc: <[email protected]>
Sent: Thursday, November 12, 2009 10:30 AM
Subject: [iagi-net-l] Sertifikasi IAGI perlukah bagi Geosaintis?


Selamat pagi para rekan seprofesi dimanapun,

Topik ini kami kami angkat atas saran Mas Setiyo Pamungkas (Ketua IAGI
Komwil KL) sebagai informasi yang berguna (karena Beliau tidak ikut milis
IAGInet. Mohon didaftarkan). Pagi ini kami baru saja menghadiri SKG09
Geoscience Annual Briefing di KL Convention Center KLCC dan saat yang
bersamaan di tempat yang terpisah pada KL Convention Center ada Jamuan Makan
Siang bagi SBY yang sedang berkunjung ke KL hari ini.

Dari diskusi dari kawan2 yang kerja di KL di sela acara ini antara lain Mas
Setiyo, Hendra, dll; saya mewakili mereka membawa topik ini sebagai
"trigger" tentang perlukah Sertfikasi IAGI bagi Geosaintis di Indonesia.

Saat ini di KL sedang digalakkan meski tidak wajib untuk menjadi anggota
Institute Geology Malaysia (IGM) dimana *sertifikasi kenggotaannya* sekitar
2-3 tahun lagi menjadi *dasar legalitas profesi geosaintis (G&G*) yang
bekerja di Malaysia. Ini sudah diendorse oleh Parlemen (DPR) nya.

Menurut Mas Setiyo (tolong koreksi bila salah), Serifikasi IAGI sudah
dibahas sejak beberapa tahun yll dan statusnya masih tertahan di Dikti.
Mudah-mudahan ini dapat segera mendapat legalitas sehingga eksistensi dan
apresiasi tenaga geosaintis di Indonesia bisa terwujud. Jangan sampai
tertinggal dari negeri jiran yang sudah mendapat "lampu hijau" dari
pemerintah dan parlemennya untuk sertifikasi profesi geosaintis.

Sebagai catatan di Malaysia, ada Institute Geology Malaysia (IGM) dan yang
lainnya adalah Geology Society of Malaysia (GSM). Petronas membuka
pendaftaran massal dari para geosaintis yang kerja di sana untuk menjadi
anggotanya. Saya sendiri dan beberapa rekan2 di KL masih pikir2 dulu untuk
ikut jadi anggotanya.

Semoga berjaya Indonesia

Demikian sekilas info dan salam dari KL


TAM dan Mas Setiyo



--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke