Rekan-2 Yth,

Ada pengalaman menarik dari kawan, mungkin dapat diambil sbg pelajaran:

Lapangan Pinang Emas sudah diproduksi sejak bbrp tahun yll, sudah ada puluhan sumur produksi dibor dng kedalaman antara 5500' - 6000'. Salah satu lokasi (pad) terdapat bbrp sumur produksi, ada yg vertikal dan ada yg miring (berarah). Selama sekian tahun belum pernah terjadi problem pemboran yg serius. Akhirnya, suatu saat ada laporan bahwa sumur Pinang Emas -39 mengalami blowout; padahal pemboran baru sampai di kedalaman 1500 ft. Setelah sekian hari, yang tadinya miring, akhirnya menara (rig) tumbang, dan lokasi berubah seperti kawah kecil. Akhirnya menara dikubur. Tidak ada korban jiwa kecuali rig dan sumurnya hilang. Konon sempat ada perdebatan, apa penyebabnya: karena shallow gas atau pemboran (bit PDC) menabrak casing sumur produksi.

Hasil bincang-2 dengan salah satu mudlogger yg bertugas, ada informasi sbb:
Ketika pemboran sampai di kedalaman 1500 ft, ROP (rate of penetration) sangat lambat, lalu engineer pemboran berarah telpon mudlogger, menanyakan jenis cutting sample, karena engineer menduga bahwa pemboran menembus litologi yg keras. Litologi biasa-2 saja (claystone). Pipa pun diangkat, lalu dng kecepatan agak tinggi pipa diturunkan untuk melanjutkan pemboran. Tetap saja ROP sangat lambat atau tidak ada kemajuan. Setelah ini dilakukan tiga kali maka pemboran ada kemajuan (progress), tetapi segera di-ikuti semburan gas dan lumpur..... Terjadilah blowout.
Catatan: Belakangan diketahui bahwa ada salah satu sumur produksi mati.

Saya tidak akan mempermasalahkan penyebab blowout, tetapi seandainya saya ada di sana, saya akan segera stop pemboran, lalu dilakukan sirkulasi cukup lama, dan perintahkan mudloggers untuk mengambil sample setiap 5 menit. Dengan "senjata" magnet (selalu ada di dalam mudlogging unit) kita periksa dengan teliti, apakah cutting sample mengandung serpihan-2 metal. Kalau ya, ini gawat. Perlu koordinasi dengan Companyman. Pipa harus segera dicabut, lubang sumur segera disemen (cement plug). Evaluasi kembali arah (azimuth dan kemiringan) sumur baru.

Semoga cerita ini bermanfaat bagi kita semua.

Salam,
Sugeng


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 29 November - 2 Desember 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke