Rekan-rekan Ahli Kebumian yang budiman, Koreksi sakti yang dilontarkan oleh Prof. Koesoemadinata tentang nama Citereup yang salah eja ternyata mendapat sambutan bertalu-talu dari rekan-rekan IAGI. Semangat rekan-rekan dalam menyampaikan pendapat , pandangan, dan komentar sungguh mengagumkan sehingga forum yang tercipta bagaikan forum bahasa Sunda saja. Hal yang sama terjadi kalau masalahnya menyangkut migas atau lumpur, banyak sekali yang nimbrung, sampai berhari-hari. Tetapi kalau yang dilontarkan menyangkut masalah mineralogi , kok very quite ya ? Pertanda apakah gerangan ? Apakah laboratorium batuan dan mineral di universitas-universitas kebumian tersohor di negeri kita sudah pada tutup ya ? Atau para ahlinya sudah males meneliti mineral atau batuan dan lebih milih pindah ke sektor migas atau sektor eksploitasi sumber daya mineral ? Wallahualam.
Salam cinta mineral dan batuan, Mang Okim Indonesian Gemstone Promotion Center Jl. Pajajaran No. 145 Bandung 40173 Telp/Fax: +62-22-6038712 Http://www.gemafia.co.id ----- Original Message ----- From: "koesoema" <[email protected]> To: "iagi-net" <[email protected]> Sent: Tuesday, June 22, 2010 10:05 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Kebun Wisata Pasirmukti (dekat Citeurup/Cibinong) -->wisata Geologi? Citeureup, barangkali bukan Citereup!

