Itulah masalahnya, mang Okim. Teman2 yg piawai ttg mineral lebih suka ngobrol topik tsb di milis lainnya, MGEI. Rupanya sempat terjadi sedikit kesalah-pahaman karena milis iagi-net ini dianggap sbg media utk 'orang2 migas'. Sedikit, tetapi keterusan...
Di milis MGEI tsb, katanya, sangatlah seru pembahasan mineral yg mang Okim idam2kan. Entahlah, bagaimana caranya kawan2 yg 'mengkhususkan diri' mau meneruskan (paling tidak) obrolan ttg mineral tsb ke milis iagi-net ini. Salam, Syaiful Mohammad Syaiful * handphone: +62-812-9372808 * business: [email protected] -----Original Message----- From: "MIKO" <[email protected]> Date: Wed, 23 Jun 2010 17:05:16 To: IAGI<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] ANTARA CITEREUP - CITEUREUP DAN PENELITIAN MINERAL Rekan-rekan Ahli Kebumian yang budiman, Koreksi sakti yang dilontarkan oleh Prof. Koesoemadinata tentang nama Citereup yang salah eja ternyata mendapat sambutan bertalu-talu dari rekan-rekan IAGI. Semangat rekan-rekan dalam menyampaikan pendapat , pandangan, dan komentar sungguh mengagumkan sehingga forum yang tercipta bagaikan forum bahasa Sunda saja. Hal yang sama terjadi kalau masalahnya menyangkut migas atau lumpur, banyak sekali yang nimbrung, sampai berhari-hari. Tetapi kalau yang dilontarkan menyangkut masalah mineralogi , kok very quite ya ? Pertanda apakah gerangan ? Apakah laboratorium batuan dan mineral di universitas-universitas kebumian tersohor di negeri kita sudah pada tutup ya ? Atau para ahlinya sudah males meneliti mineral atau batuan dan lebih milih pindah ke sektor migas atau sektor eksploitasi sumber daya mineral ? Wallahualam. Salam cinta mineral dan batuan, Mang Okim Indonesian Gemstone Promotion Center Jl. Pajajaran No. 145 Bandung 40173 Telp/Fax: +62-22-6038712 Http://www.gemafia.co.id ----- Original Message ----- From: "koesoema" <[email protected]> To: "iagi-net" <[email protected]> Sent: Tuesday, June 22, 2010 10:05 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Kebun Wisata Pasirmukti (dekat Citeurup/Cibinong) -->wisata Geologi? Citeureup, barangkali bukan Citereup!

