Yth. Mas Yo , Halloo, apa kabar mas ? Semoga selalu dalam sehat wal'afiat dan bahagia bersama Mbak Marietta dan keluarga. Saya sangat surprise mendapat tanggapan spontan dari Atlanta apalagi karena sudah lama rasanya Mas Yo tidak muncul di milis IAGI. Seperti biasanya, tanggapan Mas Yo selalu di deretan pertama, sama halnya kalau ada permasalahan di bidang mineralogi yang sering saya posting. Dan yang aneh, dalam beberapa kasus antara lain yang terakhir tentang masalah penyelamatan karst dan mineral pyrrhotite kaitannya dengan meteorite, tanggapan dan masukan justru datang dari rekan-rekan penggemar keong atau SOLARIS. Entahlah, apa yang terjadi dengan para ahli geologi dan akademisi kebumian kita, benar-benar tanda tanya besar - - - ta' iya.
Salam hangat juga dari dik Ai ( Wiasgar ), Miko ----- Original Message ----- From: Yo Sumartojo To: [email protected] Cc: Miko Sudjatmiko Sent: Wednesday, June 23, 2010 6:03 PM Subject: Re: PENELITIAN MINERAL - KOMENTAR Mang OKIM Mas Miko, Saya ikuti rembugan (?) tentang Citereup dsb yang banyak dibicarakan okeh rekan-rekan di IAGI. Sebaliknya di negerinya Paman Sam banyak perhimpunan-perhimpunan amatir (?) tentang mineral dan batu mulia. Bahkan di kecamatan di tempat saya tinggal ada perhimpunan mineral masyatakat awam (Cobb County Mineral Society). Disamping bahan-bahan galian metal, bahan-bahan galian industri ("industrial minerals") buanyak sekali yang dapat dijadikan rembugan di kancah IAGI: gips, lempung, zeolit, gamping, belerang dsb. dsb. Saya harap Mang Okim tetap giat menjadi obor bagi mereka yang tertarik dalam bidang mineralogi. Salam hangat dari Marietta (kampungnya Atlanta) Yo (Jojok Sumartojo) Registered Professional Geologist --- On Wed, 6/23/10, MIKO <[email protected]> wrote: From: MIKO <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] ANTARA CITEREUP - CITEUREUP DAN PENELITIAN MINERAL To: "IAGI" <[email protected]> Date: Wednesday, June 23, 2010, 6:05 AM Rekan-rekan Ahli Kebumian yang budiman, Koreksi sakti yang dilontarkan oleh Prof. Koesoemadinata tentang nama Citereup yang salah eja ternyata mendapat sambutan bertalu-talu dari rekan-rekan IAGI. Semangat rekan-rekan dalam menyampaikan pendapat , pandangan, dan komentar sungguh mengagumkan sehingga forum yang tercipta bagaikan forum bahasa Sunda saja. Hal yang sama terjadi kalau masalahnya menyangkut migas atau lumpur, banyak sekali yang nimbrung, sampai berhari-hari. Tetapi kalau yang dilontarkan menyangkut masalah mineralogi , kok very quite ya ? Pertanda apakah gerangan ? Apakah laboratorium batuan dan mineral di universitas-universitas kebumian tersohor di negeri kita sudah pada tutup ya ? Atau para ahlinya sudah males meneliti mineral atau batuan dan lebih milih pindah ke sektor migas atau sektor eksploitasi sumber daya mineral ? Wallahualam. Salam cinta mineral dan batuan, Mang Okim Indonesian Gemstone Promotion Center Jl. Pajajaran No. 145 Bandung 40173 Telp/Fax: +62-22-6038712 Http://www.gemafia.co.id ----- Original Message ----- From: "koesoema" <[email protected]> To: "iagi-net" <[email protected]> Sent: Tuesday, June 22, 2010 10:05 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Kebun Wisata Pasirmukti (dekat Citeurup/Cibinong) -->wisata Geologi? Citeureup, barangkali bukan Citereup!

