Kelihatannya sudah dipegang oleh orang kita ..... tapi apakah sudah cukup 
efektif?


-----Original Message-----
From: Harry Kusna [mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, July 08, 2010 2:41 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Subject: IHS Geologist detained and tortured by 
China's state security agents

Pada dasarnya, dengan kemajuan teknologi saat ini, melindungi data untuk tidak
dikirim keluar akan cukup sulit, karena denga satu key-stroke saja pada komputer
kita, sejumlah data sudah bisa dikirim.  Diperlukan peraturan untuk
mengawasinya, baik dari segi software (access melalui aplikasi dan jaringan
komunikasi) dan hardware (pengaturan di perangkat keras, platform yang
digunakan) , maupun dari segi brainware (proses pengaturan dan manusia yang
menanganinya).

Hal brainware ini menarik, karena disini kita perlu hati2.  Di jaman globalisasi
ini dimana jaringan multi national coy bisa diatur secara remote dari induk
perusahaannya, (demi efisiensi), pengatur system di luar sana dapat mengambil
data apapun di dalam tanpa kita ketahui, karena segala log/catatan kegiatan yang
bisa digunakan untuk keperluan audit trail akan berada dibawah kontrol mereka,
yang dapat mereka hilangkan/manipulasi kapan saja.  Untuk itu, Bpmigas
hendaknya mempersyaratkan bahwa posisi2 kritis seperti system administrator
dan database administrator untuk system komputer E&P (upstream technical
computing) harus dipegang oleh orang kita yang berlokasi di kita.

Wassalam,
HK




________________________________
From: oki musakti <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, July 8, 2010 12:53:29 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Subject: IHS Geologist detained and tortured by
China's state security agents

Bagaimana kalau paradigmenya kita balik.
Alih-alih memperlakukan data, at least data dasar.sebagai suatu produk komoditi
yang kita perdagangkan, kenapa tidak menganggapnya sebagai suatu alat produksi.
Negara (ie. Migas, BP Migas) 'memodali' untuk mengambil data entah secara
langsung (spec survey, Baruna Jaya) ataupun memakai modal dan tenaga para
kontraktor dan pemegang konsesi (dalam kasus pemboran, field seismik dll).

Setelah itu lepas saja semuanya ke publik baik dalam maupun luar negeri. Jadi
dari pusing  memikirkan mana data yang BOLEH diambil, lebih baik buat daftar
negatif data yang TIDAK BOLEH diambil misalnya karena alasan keamanan negara,
commercial in confidence (misalnya tight hole) dan lainnya.
Teorinya sih makin tersedia data, makin orang menginterpertasi dan bakal makin
banyak kegiatan.....
Mungkinkah itu terjadi ?
--- On Thu, 8/7/10, Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> wrote:

From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: Subject: IHS Geologist detained and tortured by
China's state security agents
To: [email protected]
Received: Thursday, 8 July, 2010, 2:09 AM

Mencoba menjawab pertanyaan terakhir. TSA (Technical Service from
Abroad ada juga Tech Service Assistant) bisa ada dua macam :
- Mengundang expert dari luar, dan dikerjakan di DN.
- Membawa sample (data) keluar NKRI utk keperluan analisa atau studi
yg hanya bisa dikerjakan di luar NKRI. Misal alat analisanya hanya ada
di LN.

Jadi TSA tidak selalu datanya (barangnya) scara fisik keluar NKRI.

Rdp

On 07/07/2010, Shofiyuddin <[email protected]> wrote:
> Apa definisi DATA?
> Apakah barang termasuk kategori DATA?
> Kita sudah hidup didunia network yang global. Coy di Indonesia bisa akses
> dengan gampang data di amrik sana hanya dengan sebuah pc (di holding
> perusahaan yang sama), begitu juga sebaliknya.
> kalo lalu lintas data di dalam company yang sama, apakah dikategorikan
> menjual data? padahal kita tidak menjual.
>
> Apakah kalo sudah TSA, otomatis data bisa dikirim keluar?
>
> Shofi
>
>




Keep it on screen - think before you print

This e-mail and any information contained are confidential and legally 
privileged.  It is intended solely for the use of the individual or entity to 
whom it is addressed and others authorized to receive it.  If you are not the 
intended recipient, you are hereby notified that any disclosure, copying, 
distribution or taking any action in reliance on the contents of this e-mail is 
strictly prohibited and may be unlawful.  If you have received this e-mail in 
error, please notify us immediately by responding to this e-mail or by 
telephone MedcoEnergi IS Division Helpdesk on +6221 2995 4777 then delete this 
email including any attachment(s) from your system.  MedcoEnergi does not 
accept liability for damage caused by any of the foregoing.  This e-mail is 
from PT MedcoEnergi Internasional Tbk and Subsidiaries, having Registered 
Address at The Energy 52nd floor, SCBD Lot 11A, Jakarta 12190, Indonesia.

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
Ayo siapkan diri....!!!!!
Hadirilah PIT ke-39 IAGI, Senggigi, Lombok NTB, 22-25 November 2010
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke