Mbak Yuriza, Status pengerjaan CBM saat ini menggembirakan, ada banyak kontrak CBM yang telah ditandatangani, sekitar 25 WK CBM status Juni 2010; sedang ditawarkan ada sekitar 10 WK, yang sedang joint study dalam rangka direct offer ada sekitar 5 WK. Beberapa operator WK CBM di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur telah mengebor core holes-nya dan ada yang hampir dewatering process. Belum ada yang produksi kecuali pilot hole CBM di Ranbutan Field di Sumatera Selatan (proyek percobaan Pemerintah). Airnya memang harus dikeluarkan dulu (dewatering) baru gas yang tertekan dan masuk ke retakan2 (cleats) CBM atau matriksnya itu bisa keluar. Yang generik dari hasil simulasi biasanya dewatering akan mencapai sisa sekitar 30 % setelah 4-5 tahun dewatering,saat itu gasnya sudah mencapai peak production-nya. Tetapi dari awal2 dewatering pun gas sudah keluar hanya masih kecil lalu bertambah banyak semakin tahun berjalan sebab air hasil dewatering akan semakin sedikit semakin berjalan waktu. salam, Awang
--- Pada Kam, 15/7/10, [email protected] <[email protected]> menulis: Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: [iagi-net-l] Berbicara Mengenai CBM Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 15 Juli, 2010, 4:44 PM Pak Awang, Boleh cerita bagaimana statusnya CBM di Indonesia saat ini ?. Aku dengar dengar katanya 'pengairan' nya bisa sampai dua tahun dulu baru bisa 'panen'. Apakah sudah ada yang produksi (bukan pilot) saat ini ?. Terima kasih atas informasinya. salam y This e-mail message is intended only for the use of the named recipient. Information contained in this e-mail message and its attachment may be privileged,confidential and protected from disclosure. If you are not the intended recipient, any copying, disclosure, reproduction, distribution or use of this communication is strictly prohibited. Please notify the sender of your receipt of the e-mail message by replying to the message and then delete it from your system.

